"Tak Ada Kendaraan di Dunia Ini yang Bisa Mengalahkan Enaknya Naik Motor"

Kompas.com - 07/12/2014, 14:08 WIB
KOMPAS.com/Andri Donnal Putra Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyalami ibu-ibu peserta acara Hari Osteoporosis di Monas, Minggu (7/12/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menurut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, kendaraan yang paling diminati masyarakat pada umumnya adalah sepeda motor. Dia sepakat kalau naik sepeda motor masih dirasa oleh sebagian masyarakat lebih enak dibandingkan naik angkutan umum.

Berangkat dari hal itu, kata pria yang kerap disapa Ahok itu, sepeda motor harus dibatasi. Pembatasan ini dilakukan agar masyarakat bisa memanfaatkan kendaraan umum berupa bus tingkat gratis yang akan dioperasikan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta.

"Seluruh dunia, tidak ada yang bisa mengalahkan enaknya naik motor. Jadi kita harus lakukan pembatasan. Nanti ada bus tingkat gratis, kita targetkan lewat tiap 10 menit sekali," papar Basuki, Minggu (7/12/2014).

Bus tingkat gratis ini masih berjumlah lima unit. Basuki mengatakan, jika bus tingkat gratis sudah ditambah, maka tidak menutup kemungkinan zona pelarangan sepeda motor ditambah.

Saat ini, zona tersebut baru akan diterapkan di Jalan Medan Merdeka Barat sampai Jalan MH Thamrin dan sebaliknya. Meski demikian, bila masyarakat masih ingin menggunakan kendaraan pribadi, mereka bisa melewati jalan-jalan alternatif di luar jalan pelarangan sepeda motor.

Adapun bus tingkat gratis yang disediakan bisa mengangkut pengendara sepeda motor yang biasanya melewati tempat yang telah dilarang.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorAna Shofiana Syatiri
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Berkelahi, 4 Remaja di Jatinegara Ditangkap Polisi

Berkelahi, 4 Remaja di Jatinegara Ditangkap Polisi

Megapolitan
Sejarah Instalasi Bambu Getih Getah Seharga Rp 550 Juta yang Bertahan 11 Bulan di HI

Sejarah Instalasi Bambu Getih Getah Seharga Rp 550 Juta yang Bertahan 11 Bulan di HI

Megapolitan
Digugat 4 Pengamen Rp 746 Juta, Kepolisian Merasa Tak Salah Tangkap

Digugat 4 Pengamen Rp 746 Juta, Kepolisian Merasa Tak Salah Tangkap

Megapolitan
Rius Vernandes dan 2 Kontroversi Penumpang-Maskapai Sejak 2018

Rius Vernandes dan 2 Kontroversi Penumpang-Maskapai Sejak 2018

Megapolitan
YouTuber Rius Vernandes Ingin Audiensi dengan Pemerintah soal Kartu Menu Garuda Indonesia

YouTuber Rius Vernandes Ingin Audiensi dengan Pemerintah soal Kartu Menu Garuda Indonesia

Megapolitan
Polda Metro Jaya Cabut Laporan terhadap Caleg Gerindra Wahyu Dewanto 

Polda Metro Jaya Cabut Laporan terhadap Caleg Gerindra Wahyu Dewanto 

Megapolitan
Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar karena Rapuh

Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar karena Rapuh

Megapolitan
Kolong Flyover Arief Rachman Hakim Depok Jadi Lahan Parkir Liar

Kolong Flyover Arief Rachman Hakim Depok Jadi Lahan Parkir Liar

Megapolitan
Cara Planetarium Siasati Polusi dan Gedung Tinggi di Jakarta demi Melihat Bintang

Cara Planetarium Siasati Polusi dan Gedung Tinggi di Jakarta demi Melihat Bintang

Megapolitan
Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar

Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar

Megapolitan
Serikat Karyawan Garuda: Unggahan Rius Vernandes Merugikan Perusahaan

Serikat Karyawan Garuda: Unggahan Rius Vernandes Merugikan Perusahaan

Megapolitan
Pihak Pengelola Bantah Gerombolan Rusa Kebun Binatang Ragunan Kabur ke Permukiman

Pihak Pengelola Bantah Gerombolan Rusa Kebun Binatang Ragunan Kabur ke Permukiman

Megapolitan
Dilaporkan ke Polisi, Rian Ernest Siap Hadapi

Dilaporkan ke Polisi, Rian Ernest Siap Hadapi

Megapolitan
Cerita Kurir Sepeda, Bertarung Lawan Ojek Online, Macet hingga Kotornya Udara Jakarta

Cerita Kurir Sepeda, Bertarung Lawan Ojek Online, Macet hingga Kotornya Udara Jakarta

Megapolitan
Anies Terlalu Lama Tanpa Wagub dan Pengaruhnya terhadap Kebijakan di Jakarta

Anies Terlalu Lama Tanpa Wagub dan Pengaruhnya terhadap Kebijakan di Jakarta

Megapolitan
Close Ads X