Daripada Demo, Mahasiswa Diajak Bersihkan Ciliwung

Kompas.com - 09/12/2014, 13:38 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersama Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus Mayor Jenderal Agus Sutomo (perahu tengah atas) menyusuri Kali Ciliwung, Jumat (5/4/2013). Di tempat ini Jokowi melihat prajurit Kopassus menjaring sampah kali kemudian diolah menjadi barang bernilai. Gubernur berencana melibatkan Tentara Nasional Indonesia menjadi kelestarian Ciliwung. 

KOMPAS/ANDY RIZA HIDAYATGubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersama Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus Mayor Jenderal Agus Sutomo (perahu tengah atas) menyusuri Kali Ciliwung, Jumat (5/4/2013). Di tempat ini Jokowi melihat prajurit Kopassus menjaring sampah kali kemudian diolah menjadi barang bernilai. Gubernur berencana melibatkan Tentara Nasional Indonesia menjadi kelestarian Ciliwung.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Panglima Daerah Militer Jakarta Raya (Pangdam Jaya) Mayor Jenderal Agus Sutomo menyatakan akan mengajak mahasiswa untuk turun membersihkan Sungai Ciliwung dari sampah. Agus mengatakan, pembersihan Ciliwung tidak hanya melibatkan aparat pemerintahan, tetapi juga masyarakat dan elemen lainnya.

"Mahasiswa, ormas-ormas, semua kita ajak. Nanti kita ajak turun ke sungai, terutama BEM (badan eksekutif mahasiswa) itu, jangan demo di jalan, demonya di air," ujar mantan Komandan Jenderal Kopassus itu, di tepi Ciliwung, Kelurahan Pangadegan, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (9/12/2014).

Sementara itu, untuk jajarannya sendiri, Agus meminta agar pembersihan Ciliwung dilakukan dengan komunikasi yang baik antar-kesatuan. "Teknis-teknis di lapangan, jangan berantem. (Cari) solusinya apa, ini kerjaan bersama, dikomunikasikan bersama," ujar Agus.

"Ini kalau selesai sejarah, nama kita enggak usah dicatat. Nanti kalau suatu saat Sungai Ciliwung bersih, jadi tempat wisata, dunia akan lihat bahwa Jakarta ada tempat indah, yaitu Sungai Ciliwung," ujar Pangdam Jaya.

Johan, Wakil Camat Pancoran, mengatakan, perusahaan yang dapat memberikan CSR untuk kegiatan pembersihan Sungai Ciliwung juga akan dilibatkan.

"Memang kita sedang mengarahkan sektor lain, misalnya mahasiswa ataupun perusahaan yang bisa memberikan semacam CSR. Yang jelas, ini kerja besar, kerja sama," ujar Johan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Megapolitan
Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Megapolitan
Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, 17 RS Menunggu Stok di PMI Tangsel

Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, 17 RS Menunggu Stok di PMI Tangsel

Megapolitan
Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Megapolitan
Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Megapolitan
Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Megapolitan
Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Megapolitan
Mogok Jualan, Los Pedagang Sapi di Sejumlah Pasar di Jaksel Kosong

Mogok Jualan, Los Pedagang Sapi di Sejumlah Pasar di Jaksel Kosong

Megapolitan
Catat, Hotline Layanan Covid-19 dan Rumah Sakit Rujukan di Jakarta

Catat, Hotline Layanan Covid-19 dan Rumah Sakit Rujukan di Jakarta

Megapolitan
Polemik Tingginya Harga Daging Sapi hingga Aksi Mogok Berdagang

Polemik Tingginya Harga Daging Sapi hingga Aksi Mogok Berdagang

Megapolitan
Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

Megapolitan
Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X