Agar Tak Asal-asalan, Kontraktor Jalan Harus Tanggung Jawab Hingga 4 Tahun ke Depan

Kompas.com - 10/12/2014, 18:33 WIB
Ilustrasi: Pengguna jalan melintas di ruas Jalan Gatot Soebroto, Kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2012). Di sepanjang ruas jalan tersebut dari Slipi menuju Kampung Melayu banyak terdapat lubang-lubang jalan yang bisa membahayakan pengguna jalan. KOMPAS/WISNU WIDIANTOROIlustrasi: Pengguna jalan melintas di ruas Jalan Gatot Soebroto, Kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2012). Di sepanjang ruas jalan tersebut dari Slipi menuju Kampung Melayu banyak terdapat lubang-lubang jalan yang bisa membahayakan pengguna jalan.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas pekerjaan umum akan menerapkan sistem kontrak berbasis kinerja dalam lelang proyek perbaikan jalan. Dengan sistem itu, kontraktor yang memenangi lelang bertanggung jawab terhadap jalan yang ia kerjakan hingga empat tahun ke depan.

Kepala Dinas PU DKI Agus Priyono, mengatakan tujuan penerapan sistem kontrak berbasis kinerja adalah untuk menghindari kontraktor nakal yang mengerjakan proyek perbaikan jalan secara asal-asalan.

Hal ini dilakukan agar nantinya tak ada lagi jalan rusak di Jakarta. "Misalnya satu kawasan akan kita lelang. Silahkan pihak ketiga melakukan desain, ketebalannya berapa, mau modelnya beton atau hotmix. Yang terpenting adalah dia tanggung jawab selama tiga sampai empat tahun," kata Agus, Rabu (10/10/1204).

Agus mengakui, saat ini banyak ruas jalan di Jakarta yang rusak dan berlubang. Menurut dia, penyebab kerusakan jalan beragam, mulai dari tingginya tingkat curah hujan maupun beban kendaraan yang lewat. [Baca: Jalan Rusak "Telan" Korban Jiwa, Ahok Tunggu Realisasi Janji Kadis PU]

"Seperti Jalan Cakung-Cilincing, Jalan Daan Mogot, Jalan Pasar Rebo, Jalan Bekasi Raya, dan Jalan Perintis Kemerdekaan. Karena memang kendaraan yang over load dibandingkan dengan volume jalan yang ada," ucap dia.

Data dari Dinas PU DKI Jakarta mengklaim saat ini jumlah jalan rusak di seluruh wilayah DKI Jakarta ada 289 titik. Ditargetkan sebelum akhir tahun, ke-289 titik jalan rusak sudah diperbaiki.

Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Juaini Yusuf, mengklaim dinas PU tengah melakukan perbaikan terhadap 1.954 titik jalan rusak. Juani memaparkan, perbaikan jalan rusak yang dikerjakan oleh dinas PU dibagi menjadi 40 paket kegiatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut titik-titik jalan rusak yang ada di lima wilayah yang ada di DKI Jakarta: 1. Wilayah Jakarta Pusat memiliki titik jalan rusak sebanyak 17 titik. 2. Wilayah Jakarta Utara titik jalan rusak sebanyak 100 titik.

3. Wilayah Jakarta Barat memiliki titik jalan rusak sebanyak 120 titik. 4 Wilayah Jakarta Timur memiliki titik jalan rusak sebanyak 23 titik. 5. Wilayah Jakarta Selatan memiliki titik jalan rusak sebanyak 29 titik.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kampung Boncos Digerebek, 18 Pengguna Sabu Ditangkap

Kampung Boncos Digerebek, 18 Pengguna Sabu Ditangkap

Megapolitan
Tiga Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Ditangkap Polisi

Tiga Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Megapolitan
Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Megapolitan
 Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Megapolitan
Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Megapolitan
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Megapolitan
Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Megapolitan
Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Megapolitan
Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.