Jakarta Diserbu Kendaraan karena Kredit Motor Murah

Kompas.com - 15/12/2014, 10:06 WIB
Massa buruh mendorong sepeda motor dalam unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2014), sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga BBM. KOMPAS.COM/UNO KARTIKAMassa buruh mendorong sepeda motor dalam unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2014), sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga BBM.
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com
- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, kredit motor begitu murah. Hal itu menjadi pemicu semakin banyaknya pengendara motor dari Depok, Tangerang dan Bekasi menyerbu masuk Jakarta.

Menurut Edi, populasi kendaraan roda dua di Jabodetabek mencapai 12,1 juta unit. "Sekarang kredit motor begitu mudah dan murah. Uang muka Rp 250.000 sudah bisa kredit mobil," ujarnya, Minggu (14/12/2014).

Di daerah seperti Bekasi, Depok dan Tangerang, setiap kendaraan bermotor juga masih menggunakan pelat nomor B, tetapi pajak kendaraan bermotor (PKB) yang dibayarkan oleh pemiliknya ke pemerintah daerah tetangga. Oleh karena itu, Edi mengaku setuju pembatasan motor di jalan protokol Ibu Kota. Setidaknya, dengan pembatasan sepeda motor ini, dapat mengurangi beban jalan protokol dari luar Jakarta.

"Jumlahnya memang tidak signifikan, tapi tetap mengurangi volume kendaraan yang ada," ungkap Prasetyo.

Meski begitu, Ketua DPRD DKI tetap mendesak Pemprov DKI Jakarta memperbaiki sistem pelayanan angkutan umum di Jakarta. Kehadiran bus transjakrta tidak cukup diandalkan dalam melayani perjalanan warga setiap hari. Ketersediaan armada belum mencukupi.

"Busway baru di jalan utama. Di koridor lainnya angkutan umumnya belum memadai. Warga masih terus dihantui dengan rasa tidak aman dan nyaman. Ini PR Dishub yang harus dikejar," ungkapnya. (Bintang Pradewo)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imam Singgung Kartu Depok Sejahtera, Pradi: Itu Program Pemeritah Pusat

Imam Singgung Kartu Depok Sejahtera, Pradi: Itu Program Pemeritah Pusat

Megapolitan
Pemkot Tangerang Usung 4 Program Prioritas dalam RAPBD 2021

Pemkot Tangerang Usung 4 Program Prioritas dalam RAPBD 2021

Megapolitan
Berkas Perkara Kasus Pabrik Narkoba di Cipondoh Sudah Rampung

Berkas Perkara Kasus Pabrik Narkoba di Cipondoh Sudah Rampung

Megapolitan
Soal Gini Ratio, Imam Sebut Kota Depok Lebih Baik dari Jakarta dan Indonesia

Soal Gini Ratio, Imam Sebut Kota Depok Lebih Baik dari Jakarta dan Indonesia

Megapolitan
Viral Video Pengemudi Ojol Dibegal di Klender, Polisi Lakukan Penyelidikan

Viral Video Pengemudi Ojol Dibegal di Klender, Polisi Lakukan Penyelidikan

Megapolitan
Debat Pilkada Depok: Pradi Janjikan Dana RW, Imam Dana Kelurahan

Debat Pilkada Depok: Pradi Janjikan Dana RW, Imam Dana Kelurahan

Megapolitan
Debat Kandidat Pilkada Depok: Imam Tanya soal Kesehatan, Pradi Malah Bahas UMKM

Debat Kandidat Pilkada Depok: Imam Tanya soal Kesehatan, Pradi Malah Bahas UMKM

Megapolitan
Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Sepeda MTB di Jakarta

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Sepeda MTB di Jakarta

Megapolitan
Pradi: Kami Akan Jaga Pertumbuhan Ekonomi Depok Tanpa Korbankan Kesehatan Warga

Pradi: Kami Akan Jaga Pertumbuhan Ekonomi Depok Tanpa Korbankan Kesehatan Warga

Megapolitan
Imam Sebut 1.000 Kios Sudah Dibangun di Depok, Afifah: Lihat Kenyataan di Lapangan

Imam Sebut 1.000 Kios Sudah Dibangun di Depok, Afifah: Lihat Kenyataan di Lapangan

Megapolitan
Atasi Masalah Generasi Muda, Idris-Imam Janji Bangun Alun-alun hingga Depok Creative Hub

Atasi Masalah Generasi Muda, Idris-Imam Janji Bangun Alun-alun hingga Depok Creative Hub

Megapolitan
Imam Pamer Alpukat dan Belimbing Saat Debat Kandidat Pilkada Depok

Imam Pamer Alpukat dan Belimbing Saat Debat Kandidat Pilkada Depok

Megapolitan
Debat Kandidat Pilkada Depok, Imam Budi Janji Manfaatkan Lahan Tidur untuk Urban Farming

Debat Kandidat Pilkada Depok, Imam Budi Janji Manfaatkan Lahan Tidur untuk Urban Farming

Megapolitan
Pradi-Afifah Janji Batasi Izin Pendirian Pasar Modern jika Menang Pilkada Depok

Pradi-Afifah Janji Batasi Izin Pendirian Pasar Modern jika Menang Pilkada Depok

Megapolitan
UPDATE 30 November: Ada 2.909 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, Terbanyak di Karawaci

UPDATE 30 November: Ada 2.909 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, Terbanyak di Karawaci

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X