Kompas.com - 18/12/2014, 17:44 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama talkshow dengan siswa SMA Santa Laurencius, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (18/12/2014) KOMPAS.COM/KURNIASARI AZIZAHWakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama talkshow dengan siswa SMA Santa Laurencius, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (18/12/2014)
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bercerita tentang pengalaman putra bungsunya, Daud Albeener, kepada puluhan siswa-siswi SMA Santa Laurensia, di Balai Agung, Balaikota, Kamis (18/12/2014). Basuki mengaku senang putranya sudah memiliki mental berani mati seperti dia. 
 
Awal cerita, Daud sedang pergi bersama teman-teman dan keluarga teman-temannya dengan menumpang sebuah mobil bermerek Toyota Alphard. Kemudian, Daud menyalakan lampu kecil yang berada di dalam atap mobil. [Baca: Di Depan Murid SMA, Ahok Ungkapkan Enaknya Jadi Pemimpin]

Ibu teman Daud menegur anak usia delapan tahun tersebut. "Jangan nyalain lampu dalam mobil, nanti diculik, bahaya," kata Basuki menirukan perkataan ibu itu. 

 
"Eh, anak saya jawab begini, 'Iya, saya tahu kalau nanti ada yang diculik, saya yang ditangkap duluan karena saya anak Ahok.' Anak saya saja sudah siap mental berani mati kayak bapaknya," kata Basuki tertawa. Puluhan siswa sekolah yang memenuhi Balai Agung pun langsung tertawa dan bertepuk tangan mendengar cerita Basuki.
 
Pada kesempatan itu, Basuki pun mengimbau kepada generasi muda untuk berani menjadi seorang politisi. Tentunya, lanjut dia, menjadi seorang politisi yang baik, jujur, dan berani membela kepentingan warga.

Selain itu, mereka juga harus berani menanggung segala risiko yang ada, termasuk berbagai ancaman. "Kalau kalian semua yang orang baik tidak masuk dalam pemerintahan, berarti kalian semua memberi kesempatan orang tidak baik untuk berkuasa," ujar dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Damkar Tebet Evakuasi Jenazah di Sungai Ciliwung

Damkar Tebet Evakuasi Jenazah di Sungai Ciliwung

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Fraksi PSI Minta Pemprov DKI Larang Anak Masuk Tempat Umum

Kasus Covid-19 Melonjak, Fraksi PSI Minta Pemprov DKI Larang Anak Masuk Tempat Umum

Megapolitan
Polisi Upayakan Mediasi pada Kasus Roy Suryo dan Lucky Alamsyah

Polisi Upayakan Mediasi pada Kasus Roy Suryo dan Lucky Alamsyah

Megapolitan
Sentra Vaksinasi Covid-19 Smesco Naikkan Target Peserta Jadi 5.000 Orang Per Hari

Sentra Vaksinasi Covid-19 Smesco Naikkan Target Peserta Jadi 5.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Ibu Korban Penembakan di Taman Sari Berharap Pelaku Ditangkap dan Dipenjara

Ibu Korban Penembakan di Taman Sari Berharap Pelaku Ditangkap dan Dipenjara

Megapolitan
Anggaran Penanganan Covid-19 di Kota Bekasi Rp 175 M, Sisanya Tinggal Rp 16 Miliar

Anggaran Penanganan Covid-19 di Kota Bekasi Rp 175 M, Sisanya Tinggal Rp 16 Miliar

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan Pemuda di Taman Sari

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan Pemuda di Taman Sari

Megapolitan
Ratusan Polisi Tidur Tak Sesuai Aturan di Jakbar Akan Dibongkar jika Tak Diperbaiki

Ratusan Polisi Tidur Tak Sesuai Aturan di Jakbar Akan Dibongkar jika Tak Diperbaiki

Megapolitan
120 Orang Ikut Tes Swab Antigen di Stasiun KRL, 6 Reaktif Covid-19

120 Orang Ikut Tes Swab Antigen di Stasiun KRL, 6 Reaktif Covid-19

Megapolitan
25 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Jombang Tangsel Hari Ini, Terbanyak Selama Pandemi

25 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Jombang Tangsel Hari Ini, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
Pasien Covid-19 Makin Banyak, Epidemiolog Sarankan Pemda Buka Selter Isolasi

Pasien Covid-19 Makin Banyak, Epidemiolog Sarankan Pemda Buka Selter Isolasi

Megapolitan
Kasus Truk Diserbu Rombongan Pengiring Jenazah, Bagaimana Aturan di Jalan?

Kasus Truk Diserbu Rombongan Pengiring Jenazah, Bagaimana Aturan di Jalan?

Megapolitan
BOR di Kota Bogor Capai 77,6 Persen, Bima Arya Minta RS Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19

BOR di Kota Bogor Capai 77,6 Persen, Bima Arya Minta RS Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19

Megapolitan
Sesosok Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Ciliwung di Bukit Duri

Sesosok Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Ciliwung di Bukit Duri

Megapolitan
Percepat Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas, Pemkot Bogor Minta 50.000 Vial Vaksin Covid-19

Percepat Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas, Pemkot Bogor Minta 50.000 Vial Vaksin Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X