Kompas.com - 19/12/2014, 16:11 WIB
Odeh (52), menantu dari Yanti (26) yang tewas dala kebakaran di Tambora, Jakarta Barat, Jumat (19/12/2014) dini hari. Kompas.com/UnovianaOdeh (52), menantu dari Yanti (26) yang tewas dala kebakaran di Tambora, Jakarta Barat, Jumat (19/12/2014) dini hari.
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Sofyan Hadi (30), anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pingsan saat mengetahui istri dan anaknya menjadi korban kebakaran di Tubagus Angke, Jakarta Barat, Jumat (19/12/2014) dini hari.

Ketika peristiwa itu terjadi, Sofyan tengah piket malam di kantornya. Pertemuan terakhirnya dengan Yanti (26) dan Teguh (5) adalah pada Kamis (18/12/2014) sore.

Hal itu dikisahkan Odeh, ibunda Sofyan, saat ditemui di kamar jenazah RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jumat siang. Odeh menuturkan, pagi tadi dia mendapat telepon dari rekan kerja Sofyan.

"Saya kaget kok kantor anak saya telepon. Dia bilang anak saya pingsan," jelas perempuan itu.

Bukan itu saja kabar buruk yang diterimanya. Yang lebih mengejutkan adalah menantu dan cucunya meninggal akibat kebakaran di rumah kerabatnya. Yanti pergi menginap di rumah kerabat itu lantaran akan menghadiri syukuran sunatan.

Dengan terisak Odeh pun menceritakan kondisi Yanti yang tengah mengandung anak keduanya. Usia kandungannya memasuki bulan ke enam. [Baca: Odeh Histeris Melihat Cucu dan Mantunya yang Hamil Tewas Terbakar]

"Padahal bulan depan padahal mau syukuran tujuh bulanan. Enggak nyangka saya sekarang malah begini...," ucap wanita paruh baya ini sambil memegangi dadanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hingga pukul 14.45, jenazah Yanti maupun Teguh belum selesai diotopsi. Namun Sofyan belum terlihat di sana. Odeh pun masih belum mengetahui dimana dan kapan jenazah Yanti dan Teguh akan dikebumikan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Megapolitan
Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Megapolitan
Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat 'Crowd Free Night'

Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat "Crowd Free Night"

Megapolitan
Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Megapolitan
Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
Scooterist Jakarta Utara Keliling Indonesia, Promosikan 12 Destinasi Wisata

Scooterist Jakarta Utara Keliling Indonesia, Promosikan 12 Destinasi Wisata

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.