Hotel dan Apartemen Jadi Penyumbang Penyebab Banjir di Jakarta

Kompas.com - 19/12/2014, 16:54 WIB
Banjir merendam Jalan Jatinegara Barat, Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur. Kamis (20/11/2014). Kompas.com/Robertus BelarminusBanjir merendam Jalan Jatinegara Barat, Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur. Kamis (20/11/2014).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Banjir yang selama ini menjadi permasalahan rutin di Jakarta dinilai tidak semata diakibatkan semakin dangkal dan menyempitnya sungai serta buruknya drainase. Penyebab lain dari banjir adalah penggunaan air tanah secara berlebihan.

Salah satu industri yang dituding paling bertanggung jawab terhadap semakin berkurangnya air tanah di Jakarta adalah properti dan perhotelan. Bahkan, saat ini hampir semua hotel dan apartemen yang ada di Jakarta menggunakan air tanah untuk pasokan air bersih mereka. [Baca: Banjir di Jakarta dan Kepedulian Kita]

"Bukan apa-apa, Jakarta itu tanahnya sudah putus, patah, di mana-mana banjir. Banyak sedotan yang memakai air tanah. Hotel-hotel dan apartemen pada pakai air tanah," kata Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI, Jumat (19/12/2014).

Atas dasar itulah, Pras ingin agar Pemerintah Provinsi DKI menegakkan peraturan seputar penggunaan air tanah. Hal itulah yang disampaikan saat bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Jumat siang. [Baca: Antisipasi Banjir Lambat, Ahok Kumpulkan Kepala Dinas]

"Padahal sudah ada perdanya, tetapi tidak mau dilaksanakan. Nah, ini yang kita mau kerjakan, masalah kedisiplinan soal air tanah," ucap politisi PDI Perjuangan itu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 30 November: Bertambah 40, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Kini 2.838

UPDATE 30 November: Bertambah 40, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Kini 2.838

Megapolitan
Warga Miskin di Kota Bekasi Naik 37 Persen Selama Pandemi Covid-19, Kini Total 152.002 Jiwa

Warga Miskin di Kota Bekasi Naik 37 Persen Selama Pandemi Covid-19, Kini Total 152.002 Jiwa

Megapolitan
Polemik Tes Swab Rizieq Shihab, Satgas Pusat Minta Daerah Tak Pandang Bulu Lakukan Tracing

Polemik Tes Swab Rizieq Shihab, Satgas Pusat Minta Daerah Tak Pandang Bulu Lakukan Tracing

Megapolitan
Seorang Pengemudi Ojol Jotos Karyawan Toko Roti di Pondok Gede

Seorang Pengemudi Ojol Jotos Karyawan Toko Roti di Pondok Gede

Megapolitan
Polisi Periksa RT hingga Camat Tanah Abang Terkait Kerumunan di Acara Rizieq

Polisi Periksa RT hingga Camat Tanah Abang Terkait Kerumunan di Acara Rizieq

Megapolitan
Polisi Pastikan Rizieq Shihab Akan Dites Swab Sebelum Diperiksa soal Kerumunan di Petamburan

Polisi Pastikan Rizieq Shihab Akan Dites Swab Sebelum Diperiksa soal Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Bekasi Tembus 10.000, KBM Tatap Muka Tetap Jalan

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Bekasi Tembus 10.000, KBM Tatap Muka Tetap Jalan

Megapolitan
Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Megapolitan
UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Megapolitan
Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Megapolitan
Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Megapolitan
854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X