Kompas.com - 25/12/2014, 11:05 WIB
Penulis Ihsanuddin
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com — Rumah Tahanan Kelas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur, ramai didatangi pengunjung pada hari Natal, Kamis (25/12/2014). Sejak jadwal kunjungan pagi dibuka pukul 09.30 WIB, pengunjung sudah terlihat membeludak sampai ke luar ruang tunggu.

Banyak umat Kristiani yang ingin merayakan Natal bersama keluarga dan kerabatnya yang sedang berada di tahanan. Banyak juga umat non-Kristiani yang hanya ingin memanfaatkan waktu libur yang ada.

Nico (45), misalnya, ingin merayakan Natal bersama putranya yang menjadi narapidana karena tertangkap menggunakan narkoba. Dia datang bersama istrinya, Margareth (41), setelah melakukan misa di gereja. "Tadi dari Gereja Theresia langsung ke sini," ujarnya.

Nico mengaku senang bisa merayakan Natal bersama anak semata wayangnya itu. Pasalnya, pada Natal tahun lalu, waktu kunjungan di Rutan Pondok Bambu ditiadakan. Dia baru bisa mengunjungi putranya beberapa hari setelah hari Natal. "Untung sekarang dikasih kesempatan berkunjung, walaupun ngantrinya lama juga," ujarnya.

Sementara itu, pengunjung lainnya, Riyanto (34), mengaku ingin memanfaatkan waktu libur Natal ini untuk mengunjungi adiknya, Haris (29).

Riyanto yang bekerja sebagai pegawai swasta ini mengatakan, dia kerap tidak mempunyai waktu jika harus menjenguk adiknya pada hari kerja. Sementara itu, pada Sabtu dan Minggu, jadwal kunjungan ditiadakan. "Kalau mau jenguk hari kerja harus izin dulu, jadi sekarang tanggal merah kita jenguknya," ujar Yanto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Megapolitan
Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Megapolitan
Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Megapolitan
Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Megapolitan
Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Megapolitan
Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Megapolitan
Tiga Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Masih Bertugas Hingga Hari Ini

Tiga Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Masih Bertugas Hingga Hari Ini

Megapolitan
Ingin Menolong Temannya, Bocah 13 Tahun Tewas Tenggelam di Kali Ciliwung

Ingin Menolong Temannya, Bocah 13 Tahun Tewas Tenggelam di Kali Ciliwung

Megapolitan
Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Asal Portugal Dipulangkan Hari Ini

Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Asal Portugal Dipulangkan Hari Ini

Megapolitan
Polisi Tetapkan 8 Tersangka pada Kasus Begal Motor di Kalideres

Polisi Tetapkan 8 Tersangka pada Kasus Begal Motor di Kalideres

Megapolitan
ASN Kota Tangerang Belum Tes Narkoba, Kesbangpol Terganjal Izin Wali Kota

ASN Kota Tangerang Belum Tes Narkoba, Kesbangpol Terganjal Izin Wali Kota

Megapolitan
Polisi Sebut 2 Kendala pada Penyelidikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pegawai KPI

Polisi Sebut 2 Kendala pada Penyelidikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pegawai KPI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.