Selalu Tawuran, Apa Solusi untuk Warga Jalan Tambak?

Kompas.com - 25/12/2014, 20:29 WIB
Tawuran warga di Jalan Tambak, Manggarai Jakarta Selatan, Minggu (30/11/2014) FATHUR ROCHMANTawuran warga di Jalan Tambak, Manggarai Jakarta Selatan, Minggu (30/11/2014)
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com - Selalu berulangnya peristiwa tawuran antarwarga di Jalan Tambak, Manggarai, Jakarta Selatan, dinilai merupakan efek dari frustasi sosial warga di kawasan tersebut. Penyebab warga mengalami frustasi sosial beragam, mulai dari pengangguran, kemiskinan, tempat tinggal yang padat, dan kumuh.

Sosiolog Musni Umar menilai, ada beberapa solusi yang bisa dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menghilangkan perilaku doyan tawuran warga Jalan Tambak. Hal yang pertama adalah memberikan pelatihan motivasi.

"Pertama, merevolusi mental mereka (warga Jalan Tambak) dengan cara memberikan mereka program pelatihan motivasi. Meski tidak mudah, pemerintah pasti bisa melakukannya," kata Musni kepada Kompas.com, Kamis (25/12/2014).

Apabila hal yang pertama telah sukses dilakukan, kata Musni, maka langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan kepakaran kerja dan bisnis. Dengan demikian, warga nantinya akan mampu memanfaatkan modal yang diberikan oleh pemerintah.


"Dengan dibina, dimotivasi, dan dididik, maka warga akan mampu memanfaatkan modal usaha yang diberikan ke mereka. Modal usaha bisa berupa uang, atau tempat usaha yang strategis, dan bisa juga izin usaha," ucap Musni.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ahok Yakin Transjakarta Sudah Tahu Cara Atasi Problem Bus Zhong Tong

Ahok Yakin Transjakarta Sudah Tahu Cara Atasi Problem Bus Zhong Tong

Megapolitan
Ini Kata Ahok soal Bus Zhong Tong yang Dulu Dia Soroti Kini Beroperasi Kembali

Ini Kata Ahok soal Bus Zhong Tong yang Dulu Dia Soroti Kini Beroperasi Kembali

Megapolitan
TPU Pondok Ranggon Kekurangan SDM untuk Pelayanan

TPU Pondok Ranggon Kekurangan SDM untuk Pelayanan

Megapolitan
Krisis Makam, TPU Pondok Ranggon Overload Pada Januari 2020

Krisis Makam, TPU Pondok Ranggon Overload Pada Januari 2020

Megapolitan
Nunung Akan Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Hari Ini

Nunung Akan Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Hari Ini

Megapolitan
Fraksi PAN Kritik Sanitasi Air di Jakarta Pada 2 Tahun Kepemimpinan Anies

Fraksi PAN Kritik Sanitasi Air di Jakarta Pada 2 Tahun Kepemimpinan Anies

Megapolitan
12 Klaim Keberhasilan Anies Selama 2 Tahun Pimpin Jakarta

12 Klaim Keberhasilan Anies Selama 2 Tahun Pimpin Jakarta

Megapolitan
Ketika Wiranto dan Kivlan Zen Disatukan Nasib, Berseteru dan Bersimpati di RSPAD

Ketika Wiranto dan Kivlan Zen Disatukan Nasib, Berseteru dan Bersimpati di RSPAD

Megapolitan
Catatan Fraksi PDI-P di 2 Tahun Kepemimpinan Anies, dari Penanganan Banjir hingga Rumah DP 0 Rupiah

Catatan Fraksi PDI-P di 2 Tahun Kepemimpinan Anies, dari Penanganan Banjir hingga Rumah DP 0 Rupiah

Megapolitan
Anies Klaim Tingkat Kemacetan Jakarta pada 2018 Menurun dibandingkan 2017

Anies Klaim Tingkat Kemacetan Jakarta pada 2018 Menurun dibandingkan 2017

Megapolitan
Evaluasi 2 Tahun Anies Jadi Gubernur, PKS Sebut Realisasi Rumah DP 0 Lambat

Evaluasi 2 Tahun Anies Jadi Gubernur, PKS Sebut Realisasi Rumah DP 0 Lambat

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Tanah Abang-Bogor Merupakan PHL Pemkot Jakarta Barat

Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Tanah Abang-Bogor Merupakan PHL Pemkot Jakarta Barat

Megapolitan
Regulasi Sudah Dipermudah, Pemerintah Harap Banyak Kapal Pesiar Asing Masuk Indonesia

Regulasi Sudah Dipermudah, Pemerintah Harap Banyak Kapal Pesiar Asing Masuk Indonesia

Megapolitan
2 Tahun Pimpin Jakarta, Anies Klaim Bangun 4 Rumah Aman Anak dan Perempuan

2 Tahun Pimpin Jakarta, Anies Klaim Bangun 4 Rumah Aman Anak dan Perempuan

Megapolitan
Anies Masuki Masa Jabatan 2 Tahun Tanpa Wagub

Anies Masuki Masa Jabatan 2 Tahun Tanpa Wagub

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X