Polisi Masih Selidiki Penyebab Tawuran di Jalan Tambak

Kompas.com - 26/12/2014, 06:05 WIB
Tawuran warga di Jalan Tambak, Manggarai Jakarta Selatan, Minggu (30/11/2014) FATHUR ROCHMANTawuran warga di Jalan Tambak, Manggarai Jakarta Selatan, Minggu (30/11/2014)
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Polsek Menteng masih mendalami penyebab terjadinya tawuran antar warga di Jalan Tambak, Jakarta Pusat.

“Kami masih mencari penyebab sering terjadinya tawuran di tempat tersebut,” ujar Kapolsek Menteng AKBP Gunawan saat dihubungi, Kamis (25/12/2014).

Pada hari Natal ini setidaknya terjadi dua kali tawuran antar warga Jalan Tambak dan Jalan Manggarai di sekitar terowongan Manggarai. Kejadian pertama terjadi sekitar pukul 05.00. Tak selang beberapa lama, tawuran kembali terjadi sekitar pukul 15.00.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, situasi di lokasi sudah mulai kondusif sejak Kamis malam. Jalanan yang semula tidak dapat dilalui kendaraan, sudah dapat dilalui.


Petugas tidak menahan satu pun dari massa yang terlibat bentrok. Dalam insiden itu dilaporkan tidak ada yang terluka.

Aksi tawuran menjadi langganan di wilayah tersebut. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, telah terjadi setidaknya dua kali tawuran antar warga. Kejadian pertama terjadi pada Sabtu (29/11/2014) lalu. (Glery Lazuardi)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Warta Kota
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Tempat Menginap Tamu Negara Jelang Pelantikan, Ini yang Dilakukan Hotel Mulia

Jadi Tempat Menginap Tamu Negara Jelang Pelantikan, Ini yang Dilakukan Hotel Mulia

Megapolitan
Minggu, Kawasan Monas Akan Ditutup karena Ada Pelantikan Presiden

Minggu, Kawasan Monas Akan Ditutup karena Ada Pelantikan Presiden

Megapolitan
Seorang Guru Ngaji di Jatinegara Diduga Cabuli 7 Bocah Perempuan

Seorang Guru Ngaji di Jatinegara Diduga Cabuli 7 Bocah Perempuan

Megapolitan
Ada Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Hanya Sampai Stasiun Kebayoran

Ada Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Hanya Sampai Stasiun Kebayoran

Megapolitan
Nenek Arpah Ditipu, Sertifikat Tanah Ternyata Dipakai Tetangga untuk Pinjam Uang

Nenek Arpah Ditipu, Sertifikat Tanah Ternyata Dipakai Tetangga untuk Pinjam Uang

Megapolitan
Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Megapolitan
Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Megapolitan
Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X