Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup, Lalu Lintas Arah Monas Padat

Kompas.com - 31/12/2014, 21:52 WIB
Lalulintas yang mengarah ke arah Gambir, Jakarta Pusat, padat dengan kendaraan jelang malam pergantian tahun. Rabu (31/12/2014). Kompas.com/Robertus BelarminusLalulintas yang mengarah ke arah Gambir, Jakarta Pusat, padat dengan kendaraan jelang malam pergantian tahun. Rabu (31/12/2014).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Konvoi kendaraan masyarakat yang berkeliling di malam menjelang pergantian tahun menuju arah Monas begitu padat, Rabu (31/12/2014) malam. Adanya pengalihan pengalihan arus salah satunya menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Seperti yang terjadi di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat. Volume kendaraan yang melintasi jalur ini menjadi tersendat. Sebab, pengendara dari arah timur yang hendak menuju Monas tak dapat melintas di Jalan Medan Merdeka Selatan. Petugas Kepolisian dan Dishub menutup jalur tersebut bagi semua jenis kendaraan.

"Mohon maaf, ada pengalihan arus lalu lintas," tulis pengumuman pada mobil petugas.

Masyarakat yang hendak menuju Monas terpaksa mencari parkir alternatif dan berjalan kaki melewati Jalan Medan Merdeka Selatan. Sementara pengendara lain, tampak memilih jalur alternatif menunju Monas.

Salah satunya melalui Jalan Silang Monas Tenggara. Di jalur ini kendaraan juga amat padat berdesakan.

Dampak penutupan juga terasa di Jalan Medan Merdeka Timur, tepatnya depan Stasiun Gambir. Sampai dengan pukul 21.00, jalur-jalur yang mengarah ke Monas masih nampak padat kendaraan.

Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Megapolitan
UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

Megapolitan
Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Rektor IPB University Positif Covid-19

Rektor IPB University Positif Covid-19

Megapolitan
Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Megapolitan
Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Megapolitan
Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Megapolitan
Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Megapolitan
Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Megapolitan
Ketika Anggota Ormas Mengaku 'Aparat' Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Ketika Anggota Ormas Mengaku "Aparat" Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Megapolitan
2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

Megapolitan
Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X