Kompas.com - 08/01/2015, 16:50 WIB
Lokasi parkir liar di sekitar Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Selasa (25/11/2014). Kompas.com/Robertus BelarminusLokasi parkir liar di sekitar Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Selasa (25/11/2014).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede menginginkan agar parkir liar yang berada di badan jalan, terutama untuk sepeda motor, bisa segera ditiadakan. Adapun parkir liar di wilayah Jakarta Pusat tersebar di beberapa titik.

Namun, tempat yang paling banyak parkir liarnya adalah di daerah Roxy Mas, Thamrin Plaza, dan Grand Indonesia. Menanggapi kondisi seperti itu, Mangara berencana akan bertemu dengan pengelola ketiga tempat tersebut dalam waktu dekat.

Mangara mengeluhkan tarif parkir yang dipatok mahal sehingga menjadi salah satu penyebab masyarakat lebih suka parkir secara liar. [Baca: Pembatasan Sepeda Motor Diberlakukan, Parkir Liar Kian Menjamur?]

"Saya mau ketemu mereka, ingin minta tarif parkir diturunkan supaya pada mau parkir di dalam gedung," kata Mangara saat memberikan paparan tentang program prioritas di kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2015).

Menurut dia, keberadaan parkir liar sudah sangat memprihatinkan dan membuat kemacetan semakin parah setiap harinya.

Di tempat lain, yakni jalan di depan Stasiun Tanah Abang, kemacetan bukan diperparah dengan parkir liar, melainkan angkutan umum yang mengetem. Angkutan umum itu membuat barisan memanjang dari depan ke belakang.

"Kita juga akan dorong terus dengan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Jembatan penyeberangan orang (JPO) dari Stasiun Tanah Abang menuju kawasan Blok G belum terealisasi," ucap Mangara.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) sendiri akan melakukan sejumlah perombakan di Stasiun Tanah Abang. Selain menambah kapasitas penumpang stasiun, penataan tersebut juga untuk mengurangi kesemerawutan di jalan depan stasiun tersebut.

Perombakan yang akan dilakukan ialah dengan mengubah pintu masuk atau gate in stasiun yang tadinya berada di lantai dua stasiun menjadi di lantai satu. Pintu masuk akan menggantikan pintu keluar atau gate out yang sekarang. Pintu masuk stasiun juga akan diperluas untuk mengakomodasi jumlah pengguna moda transportasi kereta api rel listrik (KRL) yang terus bertambah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putri John Kei Bantah Sejumlah Dakwaan terhadap Bapaknya

Putri John Kei Bantah Sejumlah Dakwaan terhadap Bapaknya

Megapolitan
Update 22 April: Pasien Bertambah, RS Wisma Atlet Rawat 1.587 Orang

Update 22 April: Pasien Bertambah, RS Wisma Atlet Rawat 1.587 Orang

Megapolitan
Sidang Rizieq Hari Ini: 14 Saksi Hadir, Salah Satunya Kapolsek Tebet

Sidang Rizieq Hari Ini: 14 Saksi Hadir, Salah Satunya Kapolsek Tebet

Megapolitan
MUI DKI Jakarta Haramkan Bermain Petasan dan Kembang Api

MUI DKI Jakarta Haramkan Bermain Petasan dan Kembang Api

Megapolitan
Fakta Menarik Irene Sukandar: Ambisi Kalahkan Kakak, Keliling Pasar Latih Mental, dan Karier Cemerlang

Fakta Menarik Irene Sukandar: Ambisi Kalahkan Kakak, Keliling Pasar Latih Mental, dan Karier Cemerlang

Megapolitan
Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penusukan Pemuda di Kalideres

Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penusukan Pemuda di Kalideres

Megapolitan
Disdik DKI Klaim Uji Coba Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Disdik DKI Klaim Uji Coba Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Megapolitan
Masjid Agung Al Jihad di Ciputat, Ikon Azan Maghrib TVRI Tahun 1960-an

Masjid Agung Al Jihad di Ciputat, Ikon Azan Maghrib TVRI Tahun 1960-an

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kasus KDRT Serpong, Istri Dipaksa Pompa ASI oleh Suami hingga Dianiaya

[POPULER JABODETABEK] Kasus KDRT Serpong, Istri Dipaksa Pompa ASI oleh Suami hingga Dianiaya

Megapolitan
Rantai Sepeda Motor Terkunci, Pemotor Tabrak Tiang Listrik di Cipete

Rantai Sepeda Motor Terkunci, Pemotor Tabrak Tiang Listrik di Cipete

Megapolitan
Sidang Kasus Rizieq Dilanjutkan Hari Ini, Jaksa Akan Hadirkan 5 Saksi

Sidang Kasus Rizieq Dilanjutkan Hari Ini, Jaksa Akan Hadirkan 5 Saksi

Megapolitan
Masih Ada 594 Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Masih Ada 594 Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Trotoar Margonda Depok Akan Diperlebar, di Atasnya Ada Jalur Sepeda

Trotoar Margonda Depok Akan Diperlebar, di Atasnya Ada Jalur Sepeda

Megapolitan
[Update 21 April]: Kasus Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 21 Pasien

[Update 21 April]: Kasus Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 21 Pasien

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di RS UI Kini Dibuka untuk Umum, Tak Hanya Warga Depok

Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di RS UI Kini Dibuka untuk Umum, Tak Hanya Warga Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X