Kebutuhan Pokok dan Obat Disiapkan untuk Korban Banjir di Jakarta Timur

Kompas.com - 13/01/2015, 19:49 WIB
Anak-anak bermain di sekitar banjir yang terjadi akibat meluapnya Waduk Pluit, Jakarta Utara, Minggu (19/1/2014).  KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA Anak-anak bermain di sekitar banjir yang terjadi akibat meluapnya Waduk Pluit, Jakarta Utara, Minggu (19/1/2014).
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Menghadapi ancaman banjir pada awal 2015, Pemerintah Kota Jakarta Timur menyatakan telah menyiapkan bahan kebutuhan pokok bagi korban banjir. Wali Kota Jakarta Timur Bambang SW menyatakan, pihaknya telah mendirikan tempat penampungan logistik, yang nantinya akan didistribusikan bagi masyarakat yang terdampak banjir di posko pengungsian.

"Sekarang kita sudah pasang tenda untuk logistik. Di situ ada lengkap, mulai beras, bahan pokok, dan lainnya. Nanti logistik ini untuk mem-backup di posko pengungsian," kata Bambang saat ditemui dalam blusukan-nya di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (13/1/2015).

Selain logistik, pihaknya juga telah menyiapkan obat-obatan untuk korban banjir. Bambang mengaku, jajarannya telah bersiap menghadapi banjir pada awal tahun 2015 ini.

"Kita sudah persiapkan dan melakukan koordinasi dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana)," ujar Bambang.

Seperti diketahui, wilayah yang kerap parah saat dilanda banjir di Jakarta Timur adalah Kampung Melayu, khususnya Kampung Pulo. Menurut Bambang, warga Kampung Pulo nantinya bakal direlokasi dari tepian Sungai Ciliwung.

"Relokasi akan segera kita lakukan secepatnya, sepanjang rumah susun-nya ada," ujar Bambang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 2 April: Depok Tambah 4 Pasien Positif dan 1 Suspect Wafat

UPDATE Covid-19 2 April: Depok Tambah 4 Pasien Positif dan 1 Suspect Wafat

Megapolitan
Ada yang Kecewa tetapi Memaklumi Mantan Kapolsek Kembangan Gelar Pernikahan di Tengah Pandemi Corona

Ada yang Kecewa tetapi Memaklumi Mantan Kapolsek Kembangan Gelar Pernikahan di Tengah Pandemi Corona

Megapolitan
Sudah Ada 20 Pasien Covid-19 yang Sembuh dari RSPI Sulianti Saroso

Sudah Ada 20 Pasien Covid-19 yang Sembuh dari RSPI Sulianti Saroso

Megapolitan
Terjatuh Saat Berjalan Kaki, Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Cakung

Terjatuh Saat Berjalan Kaki, Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Cakung

Megapolitan
Soal Pembatasan Transportasi, Dishub Kota Tangerang Ikuti Arahan Pemerintah Pusat

Soal Pembatasan Transportasi, Dishub Kota Tangerang Ikuti Arahan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Anies Tagih Dana Bagi Hasil ke Kemenkeu untuk Tangani Corona, Nilainya Mencapai Rp 7 Triliun

Anies Tagih Dana Bagi Hasil ke Kemenkeu untuk Tangani Corona, Nilainya Mencapai Rp 7 Triliun

Megapolitan
Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Megapolitan
Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Megapolitan
Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Megapolitan
Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Megapolitan
Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Megapolitan
Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Megapolitan
Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Megapolitan
Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Megapolitan
Pandemi Corona Belum Usai, Pembatasan Bus Transjakarta Diperpanjang hingga 19 April

Pandemi Corona Belum Usai, Pembatasan Bus Transjakarta Diperpanjang hingga 19 April

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X