7-Eleven Klaim Wajibkan Pembeli Miras Tunjukkan Identitas - Kompas.com

7-Eleven Klaim Wajibkan Pembeli Miras Tunjukkan Identitas

Kompas.com - 14/01/2015, 18:23 WIB
KOMPAS.com/UMMI HADYAH SALEH Gerai minimarket 7-Eleven di Jalan Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, sudah ditutup dan tak beroperasi sejak Sabtu lalu (4/1/2014). Penutupan dilakukan Suku Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) Jakarta Pusat memasang pelang segel pada bangunan tersebut.
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Modern Seven Eleven Indonesia selaku pihak yang membawahi operasional 7-Eleven mengklaim telah memperketat penjualan minuman keras. Salah satunya adalah dengan meminta pembeli menunjukan kartu identitas saat akan melakukan pembayaran.

"Sesuai ketentuan, kita hanya menjual kepada yang berusia di atas 21 tahun. Kalau ada yang beli bir, kita kan ada ID Zone, kita juga mintakan ID Card," kata Manajer Humas Seven Eleven Neneng Sri Mulyati saat mengadakan pertemuan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, di Balai Kota, Rabu (14/1/2015).

Menurut Neneng, pihaknya juga sudah tak memperbolehkan konsumsi miras dilakukan di lokasi penjualan. Tak hanya itu, Neneng mengklaim penjualan miras ditiadakan khusus untuk gerai yang kebetulan berlokasi dekat sekolah dan rumah ibadah.

"Untuk outlet yang dekat rumah ibadah dan sekolah, kita tidak jual (minuman keras). Adapun miras yang kami jual adalah miras yang kadar alkoholnya di bawah lima persen," ucap Neneng.


Saat ini jumlah gerai 7-Eleven yang terdata di seluruh Jakarta ada sekitar 170. Penyebaran paling banyak ada di Jakarta Selatan dengan 64 gerai, disusul di Jakarta Pusat dengan 36 gerai, Jakarta Barat dengan 27 gerai, Jakarta Timur 24 gerai, dan Jakarta Utara 21 gerai. [Baca: Masih Ada 7-Eleven yang Tak Berizin di Jakarta]

EditorKistyarini
Komentar

Terkini Lainnya

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional
Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Regional
Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Megapolitan
Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Internasional
Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Nasional
Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, 'Lu Lagi Lu Lagi'

Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, "Lu Lagi Lu Lagi"

Megapolitan

Close Ads X