Wali Kota Bekasi Ujian SIM B untuk Kendarai Truk Sampah dari DKI

Kompas.com - 15/01/2015, 10:54 WIB
Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi usai mengadakan pertemuan di Balaikota Jakarta, Selasa (28/10/2014) Alsadad RudiPlt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi usai mengadakan pertemuan di Balaikota Jakarta, Selasa (28/10/2014)
EditorKistyarini
BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meluangkan waktunya untuk menempuh agenda ujian memperoleh Surat Izin Mengemudi B.

"SIM B ini saya butuhkan untuk mengendarai truk sampah hasil hibah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hari ini," kata Rahmat di Bekasi, Rabu (14/1/2015).

Menurut dia, ujian SIM tersebut dijalaninya pada Selasa (13/1/2015) di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Daan Mogot, Jakarta Barat.

"Saya urus SIM-nya melalui jalur normal dengan rangkaian tes sejak pukul 06.30 WIB sampai pukul 13.00 WIB," katanya.

Rahmat menjelaskan, SIM itu digunakannya sebagai izin untuk mengendarai sebuah mobil truk sampah dari kantor Suku Dinas Kebersihan DKI Jakarta menuju Plaza Pemkot Bekasi. Truk tersebut merupakan unit keempat  dari hasil hibah Pemprov DKI Jakarta.

Menurut dia, truk yang dikendarainya sepanjang perjalanan tidak mengalami kendala mesin maupun suku cadang lainnya.

"Kondisi truknya masih bagus dan layak dikendarai untuk mengangkut sampah di Kota Bekasi, namun dengan catatan jaraknya harus yang terdekat dengan TPA," katanya.

Menurut Rahmat, seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilakukannya semata-mata hanya untuk memberikan contoh berprilaku positif kepada masyarakat maupun pegawainya.

"Saya mau menunjukan ke pegawai dan masyarakat bahwa segala sesuatu harus dikerjakan sesuai dengan aturan dan tanggung jawabnya," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

Megapolitan
Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

Megapolitan
Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

Megapolitan
Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

Megapolitan
PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

Megapolitan
Damkar Jaktim Punya Aplikasi Go-Damkar untuk Percepat Pelayanan Pemadaman Kebakaran

Damkar Jaktim Punya Aplikasi Go-Damkar untuk Percepat Pelayanan Pemadaman Kebakaran

Megapolitan
[Update 29 November]: Bertambah 34, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tercatat 2.870

[Update 29 November]: Bertambah 34, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tercatat 2.870

Megapolitan
Satgas Covid-19 Kota Bogor Pertimbangkan Cabut Laporan Polisi terhadap RS Ummi

Satgas Covid-19 Kota Bogor Pertimbangkan Cabut Laporan Polisi terhadap RS Ummi

Megapolitan
Cerita Merekam Adegan Seks Sendiri dari Para Pelaku…

Cerita Merekam Adegan Seks Sendiri dari Para Pelaku…

Megapolitan
Wagub DKI Positif Covid-19, Diketahui Tertular dari Staf

Wagub DKI Positif Covid-19, Diketahui Tertular dari Staf

Megapolitan
Terus Melonjak, Depok Catat 2.093 Warga Masih Positif Covid-19

Terus Melonjak, Depok Catat 2.093 Warga Masih Positif Covid-19

Megapolitan
Kontroversi Seputar Tes Swab Covid-19 Rizieq Shihab

Kontroversi Seputar Tes Swab Covid-19 Rizieq Shihab

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK]: Tersangkut Kerumunan Massa Rizieq, 2 Pejabat DKI Dicopot| Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

[POPULER JABODETABEK]: Tersangkut Kerumunan Massa Rizieq, 2 Pejabat DKI Dicopot| Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
BMKG: Jakarta Hari Ini Dipreksi Hujan Seharian

BMKG: Jakarta Hari Ini Dipreksi Hujan Seharian

Megapolitan
Kasus Tes Swab Rizieq Shihab, RS Ummi Akui Ada Kelemahan di Sistem Internal dan Meminta Maaf

Kasus Tes Swab Rizieq Shihab, RS Ummi Akui Ada Kelemahan di Sistem Internal dan Meminta Maaf

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X