Kompas.com - 15/01/2015, 21:25 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menjadi narasumber dalam Talkshow Strategi Tata Kelola Anggaran yang Efektif, di Balaikota, Kamis (11/12/2014). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menjadi narasumber dalam Talkshow Strategi Tata Kelola Anggaran yang Efektif, di Balaikota, Kamis (11/12/2014).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama mengklaim telah memiliki tujuh rute untuk proyek transportasi massal berbasis rel, light rail transit (LRT). Ia pun tetap berniat untuk membangun program itu meski mendapat penolakan dari DPRD DKI. 

"Sudah selesai tujuh rute, sudah lengkap. Rutenya hanya di dalam kota. Nanti saya dari Pluit naik LRT ke sini (Balai Kota) kalau sudah selesai (pembangunannya)," kata Basuki, di Balai Kota, Kamis (15/1/2015). [Baca: DPRD Tolak Wacana Pembangunan LRT, Ini Kata Ahok]

Adapun ketujuh rute tersebut adalah Kebayoran Lama-Kelapa Gading sepanjang 21,6 km, Tanah Abang-Pulo Mas sepanjang 17,6 km, Joglo-Tanah Abang sepanjang 11 km, dan Puri Kembangan-Tanah Abang sepanjang 9,3 km.

Lalu Pesing-Kelapa Gading sepanjang 20,7 km, Pesing-Bandara Soekarno-Hatta sepanjang 18,5 km, dan Cempaka Putih-Ancol sepanjang 10 km.

Sebelumnya Basuki mengatakan LRT tersebut rencananya juga akan dibangun hingga Bekasi, Jawa Barat. Rute yang ditargetkan yakni dari pesisir pesisir utara, Kota Tangerang -Bandara Soekarn-Hatta-Ancol-PRJ Kemayoran-Pulogadung-Bekasi.

Untuk rancangan atau desain pembangunannya, Basuki menyerahkan kepada dua BUMD DKI, yakni PD Pembangunan Jaya dan Jaya Konstruksi. Adapun estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan setiap satu rute sekitar Rp 7,5 triliun.

"Makanya itu gunanya DKI punya BUMD. Saya tugaskan BUMD, saya minta tolong desainkan semua," ucap Basuki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekadar informasi, wacana pembangunan LRT di Jakarta pertama kali mengemuka pada bulan Juni 2014 yang lalu, saat pembangunan moda transportasi monorel di Jakarta mulai mengalami ketidakjelasan kelanjutan proyek.

Kendati demikian, DPRD DKI menolak penganggaran untuk pembangunan LRT dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) yang dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2014. Lembaga parlemen daerah itu menilai, konsep integerasi moda transportasi itu belum jelas, serta mempertanyakan rincian mengenai Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), DED (Detailed Engineering Design), dan PSO (Public Service Obligation) dari pengoperasionalan LRT.

Ahok, sapaan Basuki, meyakini LRT merupakan salah satu moda transportasi massal yang efektif untuk mengurai kemacetan Ibu Kota tanpa menggunakan APBD.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Transjakarta Rute Stasiun Manggarai-UI Depok Kembali Beroperasi

Transjakarta Rute Stasiun Manggarai-UI Depok Kembali Beroperasi

Megapolitan
Satu Keluarga Jadi Korban Tabrak Lari di Kemayoran, Korban Alami Luka-luka

Satu Keluarga Jadi Korban Tabrak Lari di Kemayoran, Korban Alami Luka-luka

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Pukul 06.00-10.00 dan 16.00-20.00 WIB

Mulai Hari Ini, Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Pukul 06.00-10.00 dan 16.00-20.00 WIB

Megapolitan
Perempuan di Cipete Selatan Dijambret Saat Sapu Halaman, Kalung Emas 8 Gram Raib

Perempuan di Cipete Selatan Dijambret Saat Sapu Halaman, Kalung Emas 8 Gram Raib

Megapolitan
Mobil Grand Livina Terbakar di Jalan TB Simatupang, Pengemudi Alami Luka Bakar Ringan

Mobil Grand Livina Terbakar di Jalan TB Simatupang, Pengemudi Alami Luka Bakar Ringan

Megapolitan
UPDATE 17 Oktober: Bertambah 2 Kasus Covid-19 dan 7 Pasien Sembuh di Tangerang

UPDATE 17 Oktober: Bertambah 2 Kasus Covid-19 dan 7 Pasien Sembuh di Tangerang

Megapolitan
Minimarket di Condet Ambruk, Satu Orang Patah Tulang

Minimarket di Condet Ambruk, Satu Orang Patah Tulang

Megapolitan
Wagub DKI Singgung Masalah Listrik dan Puntung Rokok Penyebab Kebakaran di Ibu Kota

Wagub DKI Singgung Masalah Listrik dan Puntung Rokok Penyebab Kebakaran di Ibu Kota

Megapolitan
UPDATE 17 Oktober: Bertambah 8 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 17 Oktober: Bertambah 8 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 17 Oktober: DKI Jakarta Catat Penambahan 131 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 17 Oktober: DKI Jakarta Catat Penambahan 131 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Wagub: Ruang Terbuka Hijau di DKI Jakarta Segera Dibuka

Wagub: Ruang Terbuka Hijau di DKI Jakarta Segera Dibuka

Megapolitan
Bermula Request Lagu lalu Cekcok, 3 Pengunjung Bar Dikeroyok Sekuriti di Gading Serpong

Bermula Request Lagu lalu Cekcok, 3 Pengunjung Bar Dikeroyok Sekuriti di Gading Serpong

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pengeroyok Pria yang Tewas di Gunung Antang, Jaktim

Polisi Tangkap 2 Pengeroyok Pria yang Tewas di Gunung Antang, Jaktim

Megapolitan
Update 17 Oktober: Ada 18.388 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Update 17 Oktober: Ada 18.388 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Megapolitan
Koni Kota Bekasi Akan Gelar Penyambutan untuk Atletnya yang Berlaga di PON XX Papua

Koni Kota Bekasi Akan Gelar Penyambutan untuk Atletnya yang Berlaga di PON XX Papua

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.