186 Preman di Jakarta Barat Terjaring dalam Razia

Kompas.com - 19/01/2015, 19:33 WIB
Sebanyak 23 preman bayaran dibekuk oleh tim kepolisian Polres Jakarta Pusat. Jessi CarinaSebanyak 23 preman bayaran dibekuk oleh tim kepolisian Polres Jakarta Pusat.
Penulis Nur Azizah
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Jajaran Polres Metro Jakarta Barat menangkap 186 terduga preman yang berkeliaran di Jakarta Barat. Razia itu merupakan operasi rutin yang disebut Operasi Cipta Kondisi.

Kepala Bagian Humas Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Polisi Herru Julianto mengatakan, razia tersebut dilakukan guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Sebab, Herru menerima banyak laporan dari warga mengenai premanisme di wilayah kerjanya.

"Kebanyakan laporan yang masuk ke pos pantau itu soal pengamen yang memaksa, bahkan mengancam," ujar Herru, Senin (19/1/2015). [Baca: Segala Bujuk Rayu Dilontarkan oleh Para Preman yang Terjaring Razia]

Dari razia yang digelar Sabtu (17/1/2015) kemarin, Polres Metro Jakarta Barat mengamankan sejumlah pemuda yang bergaya anak punk, preman, pengamen yang memaksa, dan pemuda yang tak memiliki identitas. Tak hanya itu, Polres Metro Jakarta Barat juga menyita puluhan miras, dua linting ganja, serta airsoft gun.

Dari hasil razia yang dilakukan delapan kepolisian sektor di wilayah Jakarta Barat, Polsek Cengkareng menangkap 16 orang, Polsek Kalideres 37 orang, Polsek Kembangan 9 orang, Polsek Tanjung Duren 13 orang, Polsek Palmerah 7 orang, Polsek Kebon Jeruk 27 orang, dan Polsek Tamansari 8 orang.

Herru melanjutkan, ratusan orang itu akan diperiksa lebih lanjut untuk dilihat apakah terlibat tindak pidana, seperti penjambretan atau pencopetan.

Hanya yang terbukti terlibat yang akan diproses lebih lanjut. Sementara itu, lanjut Herru, yang tidak terlibat tindak pidana, akan dikirim ke dinas sosial karena tak semua yang terjaring razia terbukti preman.

Beberapa di antaranya adalah pengamen dan tunawisma. "Kalau tidak terbukti, akan kami masukkan ke panti sosial di Kedoya," ujar Herru.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sebut Istri Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Terlibat Kasus Pelarian Anak

Polisi Sebut Istri Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Terlibat Kasus Pelarian Anak

Megapolitan
Tempat Pengungsian Banjir Selama Pandemi Covid-19 Harus Dua Kali Lipat, Anies Siapkan Ingub

Tempat Pengungsian Banjir Selama Pandemi Covid-19 Harus Dua Kali Lipat, Anies Siapkan Ingub

Megapolitan
Virtual Job Fair Kota Tangerang, 13 Perusahaan Buka 210 Lowongan

Virtual Job Fair Kota Tangerang, 13 Perusahaan Buka 210 Lowongan

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudin Nakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudin Nakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Sempat Disegel karena Langgar Protokol Kesehatan, 4 Kafe di Bekasi Diizinkan Beroperasi Lagi

Sempat Disegel karena Langgar Protokol Kesehatan, 4 Kafe di Bekasi Diizinkan Beroperasi Lagi

Megapolitan
Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Taman Mini Akan Dapat Fasilitas Wifi

Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Taman Mini Akan Dapat Fasilitas Wifi

Megapolitan
Rasio Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tinggi, padahal Testing Bermasalah

Rasio Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tinggi, padahal Testing Bermasalah

Megapolitan
Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Jalani Tes Kejiwaan

Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Jalani Tes Kejiwaan

Megapolitan
Sembuh dari Covid-19, Ini Tips dari Wali Kota Jakbar untuk Pasien Positif

Sembuh dari Covid-19, Ini Tips dari Wali Kota Jakbar untuk Pasien Positif

Megapolitan
Cerita Penyintas Covid-19, Terpapar karena Menyepelekan...

Cerita Penyintas Covid-19, Terpapar karena Menyepelekan...

Megapolitan
Pria Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Depok

Pria Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Depok

Megapolitan
Graha Wisata TMII Siap Tampung 102 Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi

Graha Wisata TMII Siap Tampung 102 Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi

Megapolitan
Seorang Pengendara Diserang Sekelompok Orang Pakai Pecahan Botol di Ciputat

Seorang Pengendara Diserang Sekelompok Orang Pakai Pecahan Botol di Ciputat

Megapolitan
Pemkot Jakbar Keruk Lumpur yang Sebabkan Banjir Tiap Hujan Deras

Pemkot Jakbar Keruk Lumpur yang Sebabkan Banjir Tiap Hujan Deras

Megapolitan
Sosialisasi Masker, Polisi dan Satpol PP Patroli Keliling Wilayah Padat Penduduk di Kuningan Barat

Sosialisasi Masker, Polisi dan Satpol PP Patroli Keliling Wilayah Padat Penduduk di Kuningan Barat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X