Beredar "Broadcast" Pengendara Outlander Dikerjai Teman-temannya

Kompas.com - 26/01/2015, 12:47 WIB
Christopher Daniel, pengendara Mitsubishi Outlander mendatangi gedung BNN untuk pemeriksaan urine, Rabu (21/1/2015) Wartakota/Mohamad YusufChristopher Daniel, pengendara Mitsubishi Outlander mendatangi gedung BNN untuk pemeriksaan urine, Rabu (21/1/2015)
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Beredar kabar Christopher Daniel Sjarief (23) menjadi korban teman-temannya. Pengendara Mitsubishi Outlander yang menabrak dan menewaskan empat orang itu disebut diberi narkoba LSD saat dugem bareng di Pacific Place.

Berikut isi dari pesan broadcast tersebut:

"Peringatan Buat Semua" Dalam peristiwa tabrak maut di Pondok Indah kemarin, "Peringatan penabraknya adalah anak dari teman SMA istri saya. Si penabrak, dalam kehidupan kesehariannya, adalah seorang anak yang baik. Dia kuliah di Amrik dan sedang liburan ke Jkt.

Sore itu dia ada party dengan teman2nya, lalu tanpa dia ketahui (dikerjai teman2nya) dia disuguhi narkoba jenis LSD yang bentuknya spt permen mint tipis yg di jual di supermaket. Akibat dari permen narkoba tsb, si anak mengalami halusinasi.

LSD padat bentuknya spt permen (semcam kertas bergambar) tipis yg ditaruh di bawah lidah dan meleleh sendiri. LSD cair biasanya diteteskan ke dalam minuman. Sbg pelajaran alangkah baiknya kita berhati2 bila ditawari permen sekalipun oleh teman sendiri. Dan di suatu pesta, jangan minum minuman yg sdh anda tinggalkan.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk anak2 kita mengingat ada 350 lebih jenis narkoba di seluruh dunia. Perhatian utk para org tua harus lebih hati2 & pantau terus pergaulan anak2 kita."

Menanggapi pesan berantai itu, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Hando Wibowo mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan sampel urine dari Badan Narkotika Nasional dan sampel darah dari RS Polri. Saat ini, dia belum dapat menyebutkan kebenaran dari pesan berantai tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, Christopher mengaku menggunakan LSD untuk tujuan bersenang-senang. Ia menggunakan LSD bersama temannya yang merupakan anak pemilik mobil, Muhammad Ali Husni Riza (22).

Menurut Hando, tersangka dapat membuat pengakuan apa saja. Namun, pihak kepolisian harus membuktikannya secara ilmiah. Karena itu, pihaknya masih menunggu hasil tes urine dan tes darah keluar.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Megapolitan
Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Megapolitan
Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Megapolitan
Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Megapolitan
Total 6 Anggota Pemuda Pancasila Pengeroyok Perwira Menengah Polisi Ditangkap

Total 6 Anggota Pemuda Pancasila Pengeroyok Perwira Menengah Polisi Ditangkap

Megapolitan
Bentrokan PP dan FBR di Ciledug, Ini Respons Wali Kota Tangerang

Bentrokan PP dan FBR di Ciledug, Ini Respons Wali Kota Tangerang

Megapolitan
Kronologi Kematian Mahasiswi UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa di Bogor

Kronologi Kematian Mahasiswi UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa di Bogor

Megapolitan
Tertangkap Warga, Begal Babak Belur Diamuk Massa di Cakung

Tertangkap Warga, Begal Babak Belur Diamuk Massa di Cakung

Megapolitan
Polantas Tembak 2 Orang di Exit Tol Bintaro, Propam Usut Pelanggaran Kode Etik

Polantas Tembak 2 Orang di Exit Tol Bintaro, Propam Usut Pelanggaran Kode Etik

Megapolitan
Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Demo di Kampus Terkait Kematian Rekannya Saat Pembaretan Menwa

Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Demo di Kampus Terkait Kematian Rekannya Saat Pembaretan Menwa

Megapolitan
Polantas Penembak di Exit Tol Bintaro Belum Jadi Tersangka, Polda Metro Sebut Kurang Alat Bukti

Polantas Penembak di Exit Tol Bintaro Belum Jadi Tersangka, Polda Metro Sebut Kurang Alat Bukti

Megapolitan
Tak Pernah Kebagian Kuota, Warga Senang Akhirnya Bisa Vaksinasi Covid-19 Saat Belanja di Pasar

Tak Pernah Kebagian Kuota, Warga Senang Akhirnya Bisa Vaksinasi Covid-19 Saat Belanja di Pasar

Megapolitan
Buruh Berencana Gugat ke Pengadilan jika Anies Tak Revisi UMP 2022 Jakarta

Buruh Berencana Gugat ke Pengadilan jika Anies Tak Revisi UMP 2022 Jakarta

Megapolitan
Polda Metro Jaya Belum Tetapkan Anggotanya Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro, Apa Alasannya?

Polda Metro Jaya Belum Tetapkan Anggotanya Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro, Apa Alasannya?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.