Ahok Ancam Laporkan Kontraktor Penyebab Tanggul Kali Sunter Jebol ke Polisi

Kompas.com - 26/01/2015, 13:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di ruang kerja Gubernur, di Balaikota, Kamis (22/1/2015). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di ruang kerja Gubernur, di Balaikota, Kamis (22/1/2015).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menganggap peristiwa jebolnya tanggul Kali Sunter sama seperti peristiwa jebolnya tanggul Latuharhari Kanal Banjir Barat (KBB) pada awal 2013 lalu. Basuki menengarai, jebolnya tanggul Kali Sunter disebabkan tindakan kontraktor yang ingin memasukkan alat berat untuk pengerukan saluran air tersebut. 

"Saya anggap mereka (kontraktor) sengaja membiarkan air terbuka kencang lewat tanggul. Saya enggak bisa nuduh mereka karena enggak ada bukti, tetapi saya curiga ini mirip sabotase (penjebolan) Kanal Banjir Barat," kata Basuki di Balai Kota, Senin (26/1/2015). 

Pria yang akrab disapa Ahok itu mengaku sangat kesal atas peristiwa ini. Akibat jebolnya tanggul Kali Sunter, kata dia, hampir seluruh wilayah Jakarta Utara terendam banjir pada Jumat (23/1/2015) lalu.

Menurut dia, daerah rawan banjir ada di wilayah Jakarta Utara. Sebab, hampir semua penampungan air berada di sana.

Basuki pun telah menginstruksikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat untuk meninjau Kali Asin. Apabila tanggul Kali Asin juga jebol, maka banyak nyawa yang melayang. Di sana, kata Basuki, masih banyak permukiman kumuh bantaran kali yang belum direlokasi.

"Kalau banyak orang mati, polisi akan mengusut, cari tahu kenapa tanggul ini roboh. Ngapain kontraktor masukin alat berat pakai menjebol tanggul? Pakai otak enggak sih lu? Ada enggak kontraktor bisa nyemen (semen) tanggul dalam waktu satu sampai dua jam. Seharian juga enggak bisa. Lebih baik lu (kontraktor) enggak usah keruk kalau mesti jebolin tanggul dulu buat masukin alat berat. Saya mau lapor polisi saja," tekan Basuki. 

Sekadar informasi, pada Kamis dan Jumat (23/1/2015) lalu, sejumlah ruas jalan di Kelapa Gading, Jakarta Utara, tergenang akibat meluapnya saluran air dan sungai di sekitar lokasi tersebut. Kondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna kendaraan. Banjir antara lain terjadi di Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading, tepatnya mulai dari bundaran Sentra Kelapa Gading yang mengarah ke Mall of Indonesia (MoI). Ketinggian air di tempat tersebut 10 cm hingga 50 cm. Di Jalan Yos Sudarso, genangan air setinggi 10 cm hingga 50 cm.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Basuki menengarai, jebolnya tanggul Kali Sunter ini menyebabkan banjir merendam Jalan Yos Sudarso dan sekitarnya. Basuki pun mengaku telah melaporkan hal ini kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) T Iskandar. Saat ini, tanggul Kali Sunter yang jebol di hilir jembatan Mal Artha Gading, Jakarta Utara, tengah diperbaiki oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
TIPS, TRIK, DAN TUTORIAL
Tidak Pede karena Bau Mulut? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Tidak Pede karena Bau Mulut? Ini...
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Korban Pelecehan Seksual Pengurus Gereja di Depok Terima Uang Restitusi

Keluarga Korban Pelecehan Seksual Pengurus Gereja di Depok Terima Uang Restitusi

Megapolitan
DPRD Sahkan APBD DKI Jakarta Tahun 2022 Rp 82,47 Triliun

DPRD Sahkan APBD DKI Jakarta Tahun 2022 Rp 82,47 Triliun

Megapolitan
Ada Demo Buruh, Arus Lalu Lintas di Patung Kuda ke Harmoni Dialihkan

Ada Demo Buruh, Arus Lalu Lintas di Patung Kuda ke Harmoni Dialihkan

Megapolitan
Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Masih Dirawat di RS Polri, Sudah Jalani Operasi

Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Masih Dirawat di RS Polri, Sudah Jalani Operasi

Megapolitan
Alasan Anies Sebelumnya Ogah Bicara Formula E Jakarta

Alasan Anies Sebelumnya Ogah Bicara Formula E Jakarta

Megapolitan
WNI yang Pernah Kunjungi 11 Negara Ini Tetap Bisa Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

WNI yang Pernah Kunjungi 11 Negara Ini Tetap Bisa Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro Ditangani Polda Metro Jaya

Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro Ditangani Polda Metro Jaya

Megapolitan
Server Seleksi CPNS di Jaksel Error 2,5 Jam, Peserta Merasa Dirugikan

Server Seleksi CPNS di Jaksel Error 2,5 Jam, Peserta Merasa Dirugikan

Megapolitan
Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Tewas, RS Polri: Kami Sudah Berupaya Maksimal

Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Tewas, RS Polri: Kami Sudah Berupaya Maksimal

Megapolitan
Buruh Desak SK Penetapan UMP Jakarta 2022 Dicabut, Anies Jawab Begini

Buruh Desak SK Penetapan UMP Jakarta 2022 Dicabut, Anies Jawab Begini

Megapolitan
Kondisi Polisi yang Dianiaya Anggota Pemuda Pancasila Membaik

Kondisi Polisi yang Dianiaya Anggota Pemuda Pancasila Membaik

Megapolitan
Telanjur Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta, WNA dari 11 Negara Ini Akan Dideportasi

Telanjur Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta, WNA dari 11 Negara Ini Akan Dideportasi

Megapolitan
Saat Lawan Arah di Tol JORR, Sopir Mercy Hendak Berangkat Kerja, Lupa Sudah Pensiun

Saat Lawan Arah di Tol JORR, Sopir Mercy Hendak Berangkat Kerja, Lupa Sudah Pensiun

Megapolitan
Kepada Massa Buruh, Anies Mengaku Terpaksa Tetapkan UMP DKI 2022 Naik Hanya Rp 37.749

Kepada Massa Buruh, Anies Mengaku Terpaksa Tetapkan UMP DKI 2022 Naik Hanya Rp 37.749

Megapolitan
1.240 CPNS Seleksi Kompetensi Bidang di Jakarta Selatan

1.240 CPNS Seleksi Kompetensi Bidang di Jakarta Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.