Berada di Pinggir Rel, Kantor Polisi di Lenteng Agung Akan Dibongkar

Kompas.com - 28/01/2015, 10:49 WIB
Sejumlah bangunan yang berdiri di pinggiran rel kereta Jakarta-Bogor, di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (27/1/2015). Diantaranya bangunan tersebut, tampak diantaranya Kantor Polisi Sub Sektor Lenteng Agung dan Kantor Pegadaian Alsadad RudiSejumlah bangunan yang berdiri di pinggiran rel kereta Jakarta-Bogor, di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (27/1/2015). Diantaranya bangunan tersebut, tampak diantaranya Kantor Polisi Sub Sektor Lenteng Agung dan Kantor Pegadaian
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan bahwa seluruh bangunan yang berdiri di pinggiran rel, di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, akan dibongkar. Bangunan yang dibongkar tidak hanya kios-kios pedagang, tetapi juga bangunan non niaga lainnya, seperti kantor polisi Sub Sektor Lenteng Agung dan kantor Pegadaian Lenteng Agung.

"Itu (kantor polisi) akan kita tertibkan juga. Akan kita bongkar bersama dengan kios-kios lainnya. Untuk pos polisi kita tidak ada masalah," kata Kepala Humas Daops I PT KAI Bambang Prayitno kepada Kompas.com, Rabu (28/1/2015).

Menurut Bambang, keberadaan kantor polisi di pinggiran rel di Lenteng Agung sudah atas seizin resmi dari PT KAI. Pemberian izin dilakukan beberapa tahun lalu.

"Saya kira untuk pos polisi pasti dulu ada izinnya untuk kepentingan pengamanan. Izinnya pasti resmi," ujarnya.

Kantor polisi Sub Sektor Lenteng Agung dan kantor Pegadaian Lenteng Agung merupakan bangunan yang masih satu baris dengan kios-kios pedagang. Bangunan-bangunan tersebut berlokasi di pinggiran rel kereta rute Jakarta-Bogor.

PT KAI telah memberikan tenggat waktu dari 21 Januari hingga 27 Januari agar para pemilik bangunan membongkar sendiri bangunannya. Pembongkaran itu bertujuan untuk menciptakan pemandangan kota yang lebih indah, dan untuk mempermudah kinerja masinis.

Selain pinggiran rel kereta Jakarta-Bogor, rute-rute rel Daop I PT KAI lainnya juga akan dibersihkan, misalnya lintas Jakarta-Tangerang, Jakarta-Merak, Jakarta-Bogor, dan Sukabumi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dini Hari, Petugas Damkar Depok Berburu Ular Sanca yang Lepas di Permukiman Warga

Dini Hari, Petugas Damkar Depok Berburu Ular Sanca yang Lepas di Permukiman Warga

Megapolitan
Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Megapolitan
Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Megapolitan
Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Megapolitan
Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Megapolitan
Polsek Matraman Beri Uang untuk Tarik Minat Anak-anak Usia 6-11 Tahun Vaksinasi Covid-19

Polsek Matraman Beri Uang untuk Tarik Minat Anak-anak Usia 6-11 Tahun Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Street Race di Ancol Rencananya Hendak Digelar 2 Kali Dalam Sepekan

Street Race di Ancol Rencananya Hendak Digelar 2 Kali Dalam Sepekan

Megapolitan
Wagub DKI: Vaksinasi Booster di Jakarta Capai 143.020

Wagub DKI: Vaksinasi Booster di Jakarta Capai 143.020

Megapolitan
Animo Street Race Ancol Tinggi, Masih Ada yang Mau Daftar Saat Kapasitas Peserta Penuh

Animo Street Race Ancol Tinggi, Masih Ada yang Mau Daftar Saat Kapasitas Peserta Penuh

Megapolitan
Tarif KRL Akan Naik, YLKI Sebut Masyarakat Setuju asal Ada Peningkatan Pelayanan

Tarif KRL Akan Naik, YLKI Sebut Masyarakat Setuju asal Ada Peningkatan Pelayanan

Megapolitan
Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Tembus 153 Kasus, Wagub DKI Minta Warga Hati-hati

Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Tembus 153 Kasus, Wagub DKI Minta Warga Hati-hati

Megapolitan
Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Selama PTM di Jakarta Ditemukan di 15 Sekolah

Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Selama PTM di Jakarta Ditemukan di 15 Sekolah

Megapolitan
Pedagang Belum Mengetahui Rencana Revitalisasi di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Belum Mengetahui Rencana Revitalisasi di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Setelah Ancol, Street Race Rencananya Digelar di Serpong Tangsel

Setelah Ancol, Street Race Rencananya Digelar di Serpong Tangsel

Megapolitan
Ini 8 Kelas yang Bertanding di Ajang Street Race Ancol

Ini 8 Kelas yang Bertanding di Ajang Street Race Ancol

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.