Kompas.com - 03/02/2015, 15:27 WIB
Rangkaian kereta commuter line saat melintas di Stasiun Juanda, Senin (5/8/2013). PT KCJ berencana akan menambah jumlah rangkaian kereta untuk mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang setelah diberlakukan tarif progresif. KOMPAS.COM/RATIH WINANTI RAHAYURangkaian kereta commuter line saat melintas di Stasiun Juanda, Senin (5/8/2013). PT KCJ berencana akan menambah jumlah rangkaian kereta untuk mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang setelah diberlakukan tarif progresif.
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) akan membeli 120 kereta rel listrik (KRL) pada 2015 supaya bisa melayani lebih banyak penumpang.

Direktur Operasi dan Pemasaran PT KCJ Dwiyana Slamet Riyadi di Jakarta, Selasa (3/2/2015), mengatakan, perusahaan secara bertahap ingin mewujudkan target bisa mengangkut 1,2 juta penumpang setiap hari pada 2019.

"Target jumlah penumpang tersebut diharapkan tercapai hingga 2019. Oleh karena itu, kami akan membeli 120 KRL tambahan tahun ini dan 150 KRL pada setiap tahun berikutnya," kata Slamet.

Ia mengatakan, KCJ perlu memiliki 1.300 unit sampai 2019 untuk melayani 1,2 juta penumpang setiap hari. Hingga 2014, KCJ telah memiliki 664 unit KRL dengan total 757 perjalanan setiap hari.

Saat ini, Dwiyana mengatakan, KCJ mampu melayani rata-rata 700.000 penumpang per hari, dengan total 200 juta penumpang sepanjang tahun lalu.

"Selain jumlah unit KRL, kami juga terus mengembangkan e-ticketing melalui kerja sama dengan berbagai pihak," katanya.

Semester dua tahun ini, pengguna KRL tidak lagi harus menggunakan kartu untuk melakukan transaksi tiket elektronik, tetapi bisa menggunakan telepon pintar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 30 November: 44 Kasus Baru di Jakarta, Nihil Kematian akibat Covid-19

UPDATE 30 November: 44 Kasus Baru di Jakarta, Nihil Kematian akibat Covid-19

Megapolitan
Masih Pandemi, Ridwan Kamil Sarankan Reuni 212 di Masjd Az Zikra Sentul Dibatalkan

Masih Pandemi, Ridwan Kamil Sarankan Reuni 212 di Masjd Az Zikra Sentul Dibatalkan

Megapolitan
Reuni 212 di Sentul, Anies dan Riza Disebut Belum Terima Undangan

Reuni 212 di Sentul, Anies dan Riza Disebut Belum Terima Undangan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Dinkes DKI: Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Akan Digelar di Sekolah

Dinkes DKI: Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Akan Digelar di Sekolah

Megapolitan
Dibanding Juli 2021, Jumlah Penumpang MRT Jakarta Naik 596 Persen

Dibanding Juli 2021, Jumlah Penumpang MRT Jakarta Naik 596 Persen

Megapolitan
Dinas LH Kembali Segel Saluran Limbah Pabrik Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta

Dinas LH Kembali Segel Saluran Limbah Pabrik Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tangerang 94 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tangerang 94 Persen

Megapolitan
Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Megapolitan
Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Megapolitan
Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Megapolitan
Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Megapolitan
Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Megapolitan
6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

Megapolitan
Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.