Jalan Medan Merdeka Tergenang, Pengendara Pilih Berhenti

Kompas.com - 09/02/2015, 14:41 WIB
Banjir di Jalan Medan Merdeka Utara depan Istana Merdeka, Senin (9/2/2015). KOMPAS.COM/JESSI CARINABanjir di Jalan Medan Merdeka Utara depan Istana Merdeka, Senin (9/2/2015).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Genangan air di ruas Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, semakin meninggi, Senin (9/2/2015) siang. Pantauan Kompas.com hingga kini genangan air mencapai 50 cm.

Hal ini menyebabkan beberapa pengendara kendaraan terpaksa menepi hingga genangan air surut. Seperti yang diungkapkan oleh Gani Imam Praseti (35) yang hendak menuju Jalan Balik Papan.

Karyawan swasta ini terpaksa berhenti karena takut mesin sepeda motornya mati. "Enggak berani takut motor macet enggak bsa jalan," kata Gani.

Menurut dia, situasi ini menyebabkan pekerjaannya menjadi kacau. "Kacau. Belum tahu saya harus menunggu berapa lama lagi," ucapnya.

Hal serupa juga di ungkapkan oleh Riki Hermawan yang ingin pergi ke Serpong. "Saya akan menunggu airnya sedikit surut," kata Riki.

Ahmad Atori (55) yang ingin pergi ke Tanggerang mengeluhkan tingginya genangan air ini. Dia pun terpaksa berhenti dan menunggu air surut. "Saya menunggu air reda dan enggak terlalu tinggi," ujarnya.

Dia mengeluhkan keadaan ini sangat menyulitkan pekerjaannya yaitu sebagai kurir obat herbal.
"Biasanya satu ata dua jam sudah beres ini sampai jam segini saya masih tersendat," ujarnya.

Jakarta terus diguyur hujan sejak Minggu malam. Guyuran hujan ini menyebabkan beberapa ruas jalan tergenang dan lalu lintas tersendat.


Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PHRI Ajak Pengusaha agar Bersedia Hotelnya Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

PHRI Ajak Pengusaha agar Bersedia Hotelnya Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Wali Kota Depok dan Wakilnya Cuti Kampanye 71 Hari, Pemprov Jabar Tunjuk Pejabat Sementara

Wali Kota Depok dan Wakilnya Cuti Kampanye 71 Hari, Pemprov Jabar Tunjuk Pejabat Sementara

Megapolitan
Keluh Kesah Mereka yang Tak Bisa Kerja dari Rumah Selama PSBB...

Keluh Kesah Mereka yang Tak Bisa Kerja dari Rumah Selama PSBB...

Megapolitan
Rekam Jejak Terpidana Mati Cai Changpan, Kabur 2 Kali dari Sel Tahanan

Rekam Jejak Terpidana Mati Cai Changpan, Kabur 2 Kali dari Sel Tahanan

Megapolitan
Lihat Pelanggaran Protokol Kesehatan, Lapor ke Hotline Polisi 0822-1666-6911

Lihat Pelanggaran Protokol Kesehatan, Lapor ke Hotline Polisi 0822-1666-6911

Megapolitan
PHRI: Protokol di Hotel untuk Isolasi Pasien OTG Akan Ketat seperti Wisma Atlet

PHRI: Protokol di Hotel untuk Isolasi Pasien OTG Akan Ketat seperti Wisma Atlet

Megapolitan
Selama Pengetatan PSBB, 211 Restoran di Jakarta Ditutup Sementara

Selama Pengetatan PSBB, 211 Restoran di Jakarta Ditutup Sementara

Megapolitan
Ruko di Kebayoran Baru Terbakar, 2 Mobil Pemadam Dikerahkan

Ruko di Kebayoran Baru Terbakar, 2 Mobil Pemadam Dikerahkan

Megapolitan
Jadi Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Kekayaan Rahayu Saraswati Senilai Rp 23,7 Miliar

Jadi Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Kekayaan Rahayu Saraswati Senilai Rp 23,7 Miliar

Megapolitan
3.000 Pasangan Bercerai di Jakut Setiap Tahunnya

3.000 Pasangan Bercerai di Jakut Setiap Tahunnya

Megapolitan
Wagub DKI: Aparat Pengawas PSBB 20.000 Tak Sebanding dengan 11 Juta Warga Jakarta

Wagub DKI: Aparat Pengawas PSBB 20.000 Tak Sebanding dengan 11 Juta Warga Jakarta

Megapolitan
Tersangka Pelecehan dan Pemerasan di Bandara Soetta Ditangkap Saat Bersama Istri

Tersangka Pelecehan dan Pemerasan di Bandara Soetta Ditangkap Saat Bersama Istri

Megapolitan
PHRI Jakarta: 4.116 Kamar Hotel di Jakarta Siap Tampung Pasien OTG

PHRI Jakarta: 4.116 Kamar Hotel di Jakarta Siap Tampung Pasien OTG

Megapolitan
BNN Buru Aset Anggota DPRD Palembang yang Jadi Bandar Narkoba

BNN Buru Aset Anggota DPRD Palembang yang Jadi Bandar Narkoba

Megapolitan
Kemenkumham Persilakan Polisi Usut Oknum Lapas yang Bantu Kabur Cai Changpan

Kemenkumham Persilakan Polisi Usut Oknum Lapas yang Bantu Kabur Cai Changpan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X