Kompas.com - 20/02/2015, 11:51 WIB
Penumpang Lion Air berkerumun di depan ruang rapat para petinggi Angkasa Pura II di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (20/2/2015). Mereka menunggu kejelasan setelah sempat dikabarkan tidak ada pesawat yang tersedia. KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERAPenumpang Lion Air berkerumun di depan ruang rapat para petinggi Angkasa Pura II di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (20/2/2015). Mereka menunggu kejelasan setelah sempat dikabarkan tidak ada pesawat yang tersedia.
|
EditorKistyarini
TANGERANG, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II memutuskan untuk memindahkan penumpang maskapai AirAsia dari Terminal 3 ke Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (20/2/2015).

Pemindahan dilakukan karena masih banyaknya penumpang Lion Air yang ingin melakukan pengembalian tiket atau refund di terminal 3 atas jadwal keberangkatan yang tidak jelas.

"Sampai proses refund selesai, para penumpang AirAsia tetap check in di Terminal 3, tapi nanti naik pesawat di Terminal 2," tutur PR Manager PT Angkasa Pura II Achmad Syahir kepada Kompas.com.

Achmad menambahkan, untuk penumpang AirAsia yang sudah check in, akan disediakan bus untuk mengantar ke Terminal 2.

Pantauan Kompas.com di lokasi, pelataran Terminal 3 memang dipenuhi oleh penumpang Lion Air dengan tujuan ke Solo, Yogyakarta, dan daerah lain di pulau Jawa. Jadwal keberangkatan mereka adalah hari ini.

Penumpang yang mengajukan refund, tambah Achmad, akan mendapatkan pengembalian uang tiket 100 persen, uang kompensasi keterlambatan sebesar Rp 300.000, dan person service charge (PSC) sebesar Rp 40.000.

Di depan pintu untuk melakukan refund, tertempel sebuah kertas yang ditempel oleh petugas dengan tulisan "agar disiapkan KTP, booking pass, dan invoice". Para penumpang terlihat sabar menunggu sambil membicarakan soal penerbangan Lion Air yang terganggu sejak Rabu (18/2/2015) lalu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Titik di Tegal Alur Masih Banjir, Penyedotan Air Dilakukan di Malam Hari

Sejumlah Titik di Tegal Alur Masih Banjir, Penyedotan Air Dilakukan di Malam Hari

Megapolitan
Dari 1.000 KK, Hanya 15 Keluarga Korban Banjir di Kecamatan Benda yang Mengungsi

Dari 1.000 KK, Hanya 15 Keluarga Korban Banjir di Kecamatan Benda yang Mengungsi

Megapolitan
Pertanyakan Progres Laporannya, Korban Penipuan Apartemen di Jaksel Datangi Polda Metro Jaya

Pertanyakan Progres Laporannya, Korban Penipuan Apartemen di Jaksel Datangi Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Megapolitan
Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Megapolitan
Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Megapolitan
Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Megapolitan
Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Megapolitan
Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Megapolitan
Warga Rangkapan Jaya Depok Temukan Jenazah Lansia di Kebun Belimbing

Warga Rangkapan Jaya Depok Temukan Jenazah Lansia di Kebun Belimbing

Megapolitan
Anggota Satlantas Jaktim Dilarikan ke RS Polri akibat Ditabrak Pemotor di Simpang PGC

Anggota Satlantas Jaktim Dilarikan ke RS Polri akibat Ditabrak Pemotor di Simpang PGC

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Komplek Deplu, Gasak 5 Spion Mobil Milik Warga

Komplotan Pencuri Beraksi di Komplek Deplu, Gasak 5 Spion Mobil Milik Warga

Megapolitan
Sempat Buron, Tiga Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD Akhirnya Ditangkap

Sempat Buron, Tiga Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Puluhan Kilogram Gulungan Kulit Kabel Ditemukan di Saluran Air Jalan Bungur Raya

Puluhan Kilogram Gulungan Kulit Kabel Ditemukan di Saluran Air Jalan Bungur Raya

Megapolitan
Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Ditemukan oleh Adiknya yang Tidur di Dekatnya

Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Ditemukan oleh Adiknya yang Tidur di Dekatnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.