Paket Diduga Bom Diamankan ke Mobil Gegana

Kompas.com - 23/02/2015, 23:18 WIB
Polisi tengah melakukan penyelidikan terhadap letupan di ITC Depok, Senin (23/2/2015). Alsadad RudiPolisi tengah melakukan penyelidikan terhadap letupan di ITC Depok, Senin (23/2/2015).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorHindra Liauw
DEPOK, KOMPAS.com — Polisi telah mengamankan sejumlah barang mencurigakan yang ditemukan di pusat perbelanjaan ITC Depok ke mobil penjinak bom milik tim Gegana, Senin (23/2/2015). Sebelum dimasukkan ke dalam mobil, barang-barang yang diduga bagian dari satu rangkaian bom tersebut diletakkan di dalam drum-drum ukuran sedang.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, petugas yang membawa drum-drum tersebut tampak mengenakan pakaian khusus untuk penjinak bom. Polisi sendiri menyelesaikan proses penjinakan sekitar pukul 23.00. Belum ada pernyataan resmi dari polisi mengenai kronologi peristiwa tersebut. Namun, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul telah berada di lokasi.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Jakarta Segera Berakhir, Hanya Tersisa Satu Pasien Covid-19 di Kepulauan Seribu

PSBB Jakarta Segera Berakhir, Hanya Tersisa Satu Pasien Covid-19 di Kepulauan Seribu

Megapolitan
Cegah Penumpukan Warga di Satpas Jaktim, Polisi Operasikan SIM Keliling di TMII Besok

Cegah Penumpukan Warga di Satpas Jaktim, Polisi Operasikan SIM Keliling di TMII Besok

Megapolitan
Politisi PDI-P Minta Penerapan Aturan dan Sanksi Saat Berlakunya New Normal

Politisi PDI-P Minta Penerapan Aturan dan Sanksi Saat Berlakunya New Normal

Megapolitan
Syarat Berakhirnya PSBB Jakarta, Kasus Menurun dan Tak Ada Penularan di Area Baru

Syarat Berakhirnya PSBB Jakarta, Kasus Menurun dan Tak Ada Penularan di Area Baru

Megapolitan
Ibadah Haji 2020 Dibatalkan, Kemenag Tangsel Terima Banyak Pertanyaan Calon Jemaah

Ibadah Haji 2020 Dibatalkan, Kemenag Tangsel Terima Banyak Pertanyaan Calon Jemaah

Megapolitan
Saat New Normal Berlaku, Jam Operasional Museum di Kota Tua Jakarta Dibatasi

Saat New Normal Berlaku, Jam Operasional Museum di Kota Tua Jakarta Dibatasi

Megapolitan
Pemohon SIM di Satpas Jaktim Datang sejak Pukul 05.00 WIB

Pemohon SIM di Satpas Jaktim Datang sejak Pukul 05.00 WIB

Megapolitan
Penataan Stasiun Tanah Abang, Angkutan Umum Punya Jalur Khusus Naik Turunkan Penumpang

Penataan Stasiun Tanah Abang, Angkutan Umum Punya Jalur Khusus Naik Turunkan Penumpang

Megapolitan
Pemohon Perpanjangan SIM di Satpas Jaktim Membeludak, Ini Penjelasan Polisi

Pemohon Perpanjangan SIM di Satpas Jaktim Membeludak, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Satu RW Masih Zona Merah, 200 Warga Pisangan Baru Jalani Rapid Test Covid-19

Satu RW Masih Zona Merah, 200 Warga Pisangan Baru Jalani Rapid Test Covid-19

Megapolitan
Saat New Normal, Orang Sakit Dilarang Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan

Saat New Normal, Orang Sakit Dilarang Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan

Megapolitan
1.700 Calon Jemaah Haji Kota Tangerang Batal Berangkat Tahun Ini

1.700 Calon Jemaah Haji Kota Tangerang Batal Berangkat Tahun Ini

Megapolitan
1.285 Calon Jemaah Haji 2020 di Tangsel Batal Berangkat

1.285 Calon Jemaah Haji 2020 di Tangsel Batal Berangkat

Megapolitan
Pengunjung Museum di Kota Tua Akan Dibatasi Saat New Normal Berlaku

Pengunjung Museum di Kota Tua Akan Dibatasi Saat New Normal Berlaku

Megapolitan
Kasus Covid-19 DKI Jakarta: Tertinggi April, PSBB Berakhir 4 Juni

Kasus Covid-19 DKI Jakarta: Tertinggi April, PSBB Berakhir 4 Juni

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X