Fraksi PKB Belum Satu Suara soal Hak Angket untuk Ahok

Kompas.com - 26/02/2015, 19:03 WIB
Daftar anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta yang mengajukan hak angket. Sebanyak 106 anggota DPRD sepakat mengajukan angket.

KOMPAS.COM/KURNIA SARI AZIZADaftar anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta yang mengajukan hak angket. Sebanyak 106 anggota DPRD sepakat mengajukan angket.
Penulis Jessi Carina
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Juru bicara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD DKI, Muallif, mengatakan masih ada perbedaan pendapat dalam anggota fraksinya soal pengajuan hak angket. Meskipun begitu, semua anggota fraksi telah menandatangani hak angket tersebut.

"Ini dinamika, kita masih belum bulat 100 persen, masih ada beberapa yang istilahnya kesimpulan cara pandang yang belum clear juga. Itu risiko dan dinamika politik," ujar Muallif di DPRD DKI, Kamis (26/2/2015).

Namun, dia tidak mengungkapkan apakah ada anggota fraksinya yang belum sepaham, tetapi tetap ikut tanda tangan. Menurut Muallif, hal itu sesuatu yang lumrah.

Dia mengakui, pengajuan hak angket oleh anggota DPRD DKI bisa memperkeruh hubungan DPRD DKI dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Akan tetapi, dia menilai itu sebagai risiko yang harus ditempuh demi perubahan Pemprov DKI sendiri.

"Kami tidak ada secara pribadi (masalah) dengan Bapak Ahok ini, segala macam tidak ada. Jadi, ini untuk kepentingan masyarakat," ujar Muallif.

Seperti diberitakan, DPRD DKI Jakarta menyetujui pengajuan hak angket terhadap Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dalam sidang paripurna yang diadakan pada Kamis siang.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

31 Rumah Sakit di Kota Tangerang Buka Pelayanan Covid-19

31 Rumah Sakit di Kota Tangerang Buka Pelayanan Covid-19

Megapolitan
Geliat UMKM Kota Tangerang Bertahan di Masa Pandemi Covid-19

Geliat UMKM Kota Tangerang Bertahan di Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
KPAI Terima 224 Pengaduan Terkait PPDB 2020, Jakarta Terbanyak

KPAI Terima 224 Pengaduan Terkait PPDB 2020, Jakarta Terbanyak

Megapolitan
Warga Bekasi Diimbau Tiadakan Lomba 17-an

Warga Bekasi Diimbau Tiadakan Lomba 17-an

Megapolitan
UPDATE 5 Agustus: 4 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 604

UPDATE 5 Agustus: 4 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 604

Megapolitan
Kritik Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, F-Gerindra: Kembalikan Saja Sistem WFH

Kritik Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, F-Gerindra: Kembalikan Saja Sistem WFH

Megapolitan
Kemendikbud Minta Pemkot Bekasi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Kemendikbud Minta Pemkot Bekasi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Megapolitan
Tak Lagi Jabat Sekda Tangsel dan Mundur sebagai ASN, Muhamad Akan Jadi Kader PDI-P

Tak Lagi Jabat Sekda Tangsel dan Mundur sebagai ASN, Muhamad Akan Jadi Kader PDI-P

Megapolitan
Pasien Covid-19: Corona is Real, Kalau Ingin Have Fun Pikir Lagi!

Pasien Covid-19: Corona is Real, Kalau Ingin Have Fun Pikir Lagi!

Megapolitan
Polisi: Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Depok Ditangkap di Bekasi

Polisi: Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Depok Ditangkap di Bekasi

Megapolitan
Video Anji dan Hadi Pranoto soal Temuan Antibodi Covid-19 Disebut Punya Kepentingan Penjualan Obat Herbal

Video Anji dan Hadi Pranoto soal Temuan Antibodi Covid-19 Disebut Punya Kepentingan Penjualan Obat Herbal

Megapolitan
Total 2.483 Orang Dirawat, Pasien Covid-19 di Jakarta Tebanyak Sejak Awal Pandemi

Total 2.483 Orang Dirawat, Pasien Covid-19 di Jakarta Tebanyak Sejak Awal Pandemi

Megapolitan
Kasus Jenazah Hilang di TPU Karang Bahagia, Polisi Temukan Potongan Tengkorak di Septic Tank

Kasus Jenazah Hilang di TPU Karang Bahagia, Polisi Temukan Potongan Tengkorak di Septic Tank

Megapolitan
Motor Pengantar Tabung Gas Terbakar di Jatinegara

Motor Pengantar Tabung Gas Terbakar di Jatinegara

Megapolitan
Positivity Rate Covid-19 di Jakarta 7,8 Persen Selama Sepekan Terakhir

Positivity Rate Covid-19 di Jakarta 7,8 Persen Selama Sepekan Terakhir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X