Kompas.com - 02/03/2015, 18:22 WIB
Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren, Inspektur Satu Agung S Aji memegang pedang yang digunakan oleh kelompok begal di Pondok Aren, Tangerang Selatan, dini hari tadi. Foto diambil pada Selasa (24/2/2015) siang.

KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERAKanit Reskrim Polsek Pondok Aren, Inspektur Satu Agung S Aji memegang pedang yang digunakan oleh kelompok begal di Pondok Aren, Tangerang Selatan, dini hari tadi. Foto diambil pada Selasa (24/2/2015) siang.
Penulis Nur Azizah
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah sebulan terakhir wilayah Jabodetabek digegerkan dengan aksi kejahatan begal. Aksi para begal pun semakin brutal. Mereka tak segan-segan melukai bahkan membunuh korban.

Keberadaan begal semakin membuat masyarakat resah dan ketakutan. Oleh karena itu, kepolisian dari Polsek dan Polres Jakarta Barat menggelar operasi untuk memburu para begal.

Operasi tersebut dinamai Operasi Anti Begal. Wakapolres Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Bachtiar Ujang Purnama mengatakan telah membuat tim khusus untuk mengejar para pelaku.

"Kami sudah buat tim khusus yang dinamai Tim Anti Begal. Tim ini terdiri dari 50 polisi dari berbagai polsek di Jakarta Barat," ujar Ujang saat ditemui di Polres Jakarta Barat, Senin (2/3/2015).

Dalam operasi Anti Begal, aparat kepolisian Jakarta Barat menangkap 12 kawanan begal yang biasa beraksi di wilayah Kalideres, Cengkareng dan Tambora.

Semua pelaku kejahatan itu dicokok aparat yang menyebar ke delapan kecamatan di Jakarta Barat. [Baca: 12 Begal di Jakarta Barat Ditangkap, Dua di Antaranya Ditembak]

Operasi tersebut tak berhenti sampai di situ, Ujang mengaku akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku karena dinilai sudah menggangu dan meresahkan masyarakat.

Bahkan polisi tak segan-segan melepaskan timah panas jika pelaku mencoba melarikan diri saat akan ditangkap.

"Mereka itu sudah sangat meresahkan warga. Mereka tidak pandang kelamin dan umur. Kami akan tindak tegas pelaku kejahatan jika tertangkap," kata Ujang.

Dia mengingatkan agar masyarakat terus berhati-hati saat berkendara tengah malam. Hindari ruas jalan yang rawan kejahatan seperti di Cengkareng, Kalideres dan Tambora.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Lengkap UTBK SBMPTN 2022 Gelombang I, Simak Perubahannya

Jadwal Lengkap UTBK SBMPTN 2022 Gelombang I, Simak Perubahannya

Megapolitan
Sudin Kesehatan Sebut Tiga Warga Jakarta Pusat Negatif Hepatitis Akut

Sudin Kesehatan Sebut Tiga Warga Jakarta Pusat Negatif Hepatitis Akut

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Waktu Operasional MRT Diperpanjang hingga Pukul 23.00

Mulai Hari Ini, Waktu Operasional MRT Diperpanjang hingga Pukul 23.00

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pemprov DKI Diprotes karena Gunakan Istilah Genangan Saat Banjir | Kapolda Metro Berpeluang Jadi Pj Gubernur DKI

[POPULER JABODETABEK] Pemprov DKI Diprotes karena Gunakan Istilah Genangan Saat Banjir | Kapolda Metro Berpeluang Jadi Pj Gubernur DKI

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jaksel dan Jaktim Berpotensi Hujan Petir Disertai Angin Kencang pada Rabu Sore

Prakiraan Cuaca BMKG: Jaksel dan Jaktim Berpotensi Hujan Petir Disertai Angin Kencang pada Rabu Sore

Megapolitan
10 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Jakarta

10 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Jakarta

Megapolitan
Sebut Warga Lebih Senang Menonton, Wagub DKI: Perlu Ada Kampanye Membaca sejak Kecil

Sebut Warga Lebih Senang Menonton, Wagub DKI: Perlu Ada Kampanye Membaca sejak Kecil

Megapolitan
DPRD Depok Ajukan Interpelasi soal KDS, Wakil Wali Kota: Kami Siap Beri Keterangan

DPRD Depok Ajukan Interpelasi soal KDS, Wakil Wali Kota: Kami Siap Beri Keterangan

Megapolitan
Pemkot Tangerang Tengah Siapkan Situs PPDB Jenjang SD dan SMP

Pemkot Tangerang Tengah Siapkan Situs PPDB Jenjang SD dan SMP

Megapolitan
Upaya Pemprov DKI Cegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Ternak di Jakarta

Upaya Pemprov DKI Cegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Ternak di Jakarta

Megapolitan
Bocah Laki-laki Hilang Terbawa Arus Saat Berenang di Kali Perumahan Antilop Pondok Gede Bekasi

Bocah Laki-laki Hilang Terbawa Arus Saat Berenang di Kali Perumahan Antilop Pondok Gede Bekasi

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Tunggu SE Kemendagri Sebelum Buat Aturan Penggunaan Masker

Wali Kota Tangerang Tunggu SE Kemendagri Sebelum Buat Aturan Penggunaan Masker

Megapolitan
Sudah Berdamai, Sekuriti yang Dianiaya Pacar Nindy Ayunda Cabut Laporan di Polsek Mampang

Sudah Berdamai, Sekuriti yang Dianiaya Pacar Nindy Ayunda Cabut Laporan di Polsek Mampang

Megapolitan
Permohonan Pembangunan JPO Cilenggang Disetujui, Desain Sedang Diproses

Permohonan Pembangunan JPO Cilenggang Disetujui, Desain Sedang Diproses

Megapolitan
Aktris Wanda Hamidah Dilaporkan Mantan Suaminya ke Polres Metro Depok...

Aktris Wanda Hamidah Dilaporkan Mantan Suaminya ke Polres Metro Depok...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.