Kompas.com - 02/03/2015, 19:59 WIB
Operasi Zebra di Jalan Prof. dr. Satrio, Jakarta Selatan, Minggu (7/12/2014) pagi. RADIO SONORA/ S JUMAR SUDIYANAOperasi Zebra di Jalan Prof. dr. Satrio, Jakarta Selatan, Minggu (7/12/2014) pagi.
Penulis Nur Azizah
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com  - Aksi pencurian kendaraan bermotor dengan tindak kekerasan semakin marak terjadi di wilayah Jabodetabek. Aksi yang lebih dikenal dengan sebutan begal itu pun semakin meresahkan warga.

Puncak ketakutan warga terjadi ketika komplotan begal di Pondok Aren dengan tega mengayunkan samurai ke kedua korbannya. Tak sampai di situ, aksi begal juga terjadi di wilayah Jakarta Barat.

Kepolisian Jakarta Barat pun dengan sigap menggelar operasi dan membentuk tim khusus untuk memburu palaku pembegalan. Operasi dan tim tersebut dinamai Anti Begal.

Wakapolres Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Bachtiar Ujang Purnama mengatakan, meski tim khusus sudah dibentuk dan operasi anti begal sudah dilakukan, namun kepolisian tetap butuh bantuan masyarakat dalam memburu pelaku kejahatan.

"Polisi dan masyarakat harus bekerjasama untuk menangkap begal," kata Ujang di Polres Jakarta Barat, Senin (2/3/2015).

Ujang mengatakan, tugas masyarakat dalam membantu polisi menangkap begal yakni dengan tidak menerima atau menjualbelikan kendaraan bermotor yang tidak memiliki surat-surat kepemilikan.

Selain itu, Ujang berharap masyarakat tidak menghakimi sendiri apalagi hingga menyebabkan pelaku tewas.

"Kalau seperti itu akan menyulitkan polisi untuk bekerja. Kalau ada yang mencurigakan atau ada yang menangkap pelaku segera hubungi polisi," kata Ujang.

Dihubungi secara terpisah, Kanitreskrim Kalideres, Ajun Komisaris Andika Urasyidin mengatakan masyarakat juga seharusnya bisa berkerjasama saat kepolisian menggelar razia lalu lintas.

"Kalau ada razia di ujung jalan, pengendara malah kasih tahu ke pengendara lainnya kalau di depan ada razia. Lalu banyak yang putar arah, siapa tahu aja yang putar arah itu pelaku begal," kata Andika.

Andika mengatakan tujuan razia lalu lintas untuk mengecek kelengkapan Surat Tanda Nomor Kendaraan dan Surat Izin Mengemudi. Jika tidak memiliki STNK, kata Andika, pengendara bisa diselidiki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel, Jaktim, dan Bodebek

Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel, Jaktim, dan Bodebek

Megapolitan
Pemkot Tangsel Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Hepatitis Akut

Pemkot Tangsel Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Hepatitis Akut

Megapolitan
Ocean Park BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

Ocean Park BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

Megapolitan
Cara Ke Tebet Eco Park Naik KRL, Transjakarta, dan Mikrotrans

Cara Ke Tebet Eco Park Naik KRL, Transjakarta, dan Mikrotrans

Megapolitan
Branchsto BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

Branchsto BSD: Harga Tiket dan Cara ke Sana

Megapolitan
Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Awalnya Korban Tutupi Kejadian yang Dialaminya

Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Awalnya Korban Tutupi Kejadian yang Dialaminya

Megapolitan
Cegah Pohon Lain Tumbang, Camat Larangan Akan Pangkas Daun di Pohon Berdaun Lebat

Cegah Pohon Lain Tumbang, Camat Larangan Akan Pangkas Daun di Pohon Berdaun Lebat

Megapolitan
Cerita Peserta UTBK di UI, Kaget Soal Berbeda dengan Materi yang Dipelajari

Cerita Peserta UTBK di UI, Kaget Soal Berbeda dengan Materi yang Dipelajari

Megapolitan
Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 29

Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 29

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Aktif Sosialisasikan PPDB 2022 agar Orangtua Calon Siswa Tak Bingung

Pemprov DKI Diminta Aktif Sosialisasikan PPDB 2022 agar Orangtua Calon Siswa Tak Bingung

Megapolitan
Terpeleset ke Selokan Larangan Tangerang Saat Bermain Air, Bocah 3,5 Tahun Meninggal

Terpeleset ke Selokan Larangan Tangerang Saat Bermain Air, Bocah 3,5 Tahun Meninggal

Megapolitan
Resah karena Diancam dan Diintimidasi oleh Ormas, Warga Kranji Lapor Polisi

Resah karena Diancam dan Diintimidasi oleh Ormas, Warga Kranji Lapor Polisi

Megapolitan
Satu Lagi Pohon Tumbang di Larangan Tangerang, Kali Ini Timpa Truk

Satu Lagi Pohon Tumbang di Larangan Tangerang, Kali Ini Timpa Truk

Megapolitan
Penumpang KA yang Baru Divaksin Dosis Satu Wajib Tunjukkan Hasil Tes Covid-19

Penumpang KA yang Baru Divaksin Dosis Satu Wajib Tunjukkan Hasil Tes Covid-19

Megapolitan
Polres Tangsel Tangkap 4 Pelaku Kekerasan terhadap Anak yang Videonya Viral

Polres Tangsel Tangkap 4 Pelaku Kekerasan terhadap Anak yang Videonya Viral

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.