Polda Metro Jaya Dukung Gerakan #PulangKonvoi

Kompas.com - 04/03/2015, 16:37 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Maraknya pencurian dengan kekerasan terhadap kendaraan bermotor atau dikenal dengan istilah begal meresahkan masyarakat. Namun, hal tersebut disikapi positif oleh para netizen dengan membentu gerakan #PulangKonvoi. Polda Metro Jaya pun mengapreasi hal ini.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, kepolisian mendukung gerakan yang tengah ramai dibicarakan di media sosial Twitter tersebut.

"Warga memiliki potensi dan kekuatan untuk mencegah dan menangkal kejahatan. Ini tentu harus kita dukung," kata Martinus di Mapolda Metro Jaya, Rabu (4/3/2015).

Bahkan, kata dia, gerakan pencegahan kejahatan itu bukan hanya untuk kasus perampasan kendaraan bermotor, melainkan kejahatan-kejahatan lainnya. Misalnya, pencurian rumah kosong.

"Agar rumah kosong tidak jadi sasaran pencurian, tentu warga sekitarnya turut serta untuk membantu pemilik rumah. Ini karena warga sekitarlah yang paling dekat untuk mencegah kejahatan," kata dia.

Martinus menjelaskan, antisipasi kejahatan dapat dilakukan melalui cara preventif, yakni bimbingan dan penyuluhan supaya warga dapat bertindak untuk melindungi diri sendiri dan lingkungan. Karena itu, gerakan inisiatif warga yang bertujuan menangkal kejahatan dinilai positif.

Seperti diketahui, #PulangKonvoi merupakan gerakan inisiatif dari netizen untuk mengajak pengendara sepeda motor pulang bersama-sama pada malam hari. Tujuannya agar pengendara sepeda motor tidak takut bila harus pulang malam. Caranya dengan koordinasi terlebih dulu melalui Twitter untuk mengetahui jurusan, waktu, dan tempat berkumpul. Hal ini dinilai efektif untuk mencegah pengguna sepeda motor menjadi korban begal.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Megapolitan
Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Megapolitan
Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Megapolitan
Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Megapolitan
Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Megapolitan
Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Megapolitan
Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Megapolitan
Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Megapolitan
Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Megapolitan
Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Megapolitan
Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Megapolitan
Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Megapolitan
Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Megapolitan
Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X