Kompas.com - 18/03/2015, 23:00 WIB
Antrean warga yang hendak mengurus perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan di bus pelayanan STNK keliling di Polda Metro Jaya, JAkarta Selatan, Kamis (19/5/2011). Penggunaan bus keliling tersebut dilakukan setelah lantai 3 kantor Samsat Jakarta Selatan di komplek Polda Metro Jaya terbakar. KOMPAS/WISNU WIDIANTORO Antrean warga yang hendak mengurus perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan di bus pelayanan STNK keliling di Polda Metro Jaya, JAkarta Selatan, Kamis (19/5/2011). Penggunaan bus keliling tersebut dilakukan setelah lantai 3 kantor Samsat Jakarta Selatan di komplek Polda Metro Jaya terbakar.
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Penangkapan IS, pelaku pemalsuan dokumen kendaraan bermotor, oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (16/3/2015), membuktikan bahwa banyak dokumen palsu yang beredar di masyarakat.

Agar warga tidak terkecoh, polisi menjelaskan perbedaan antara dokumen asli dan palsu pada kendaraan bermotor. Secara kasatmata, perbedaan itu tidak signifikan dan harus dilihat dengan sinar X.

"Kalau dilihat secara kasat mata, sangat mirip. Namun setelah melalui X-ray oleh alat kami di Polda Metro Jaya, tidak terlihat garis air di STNK tersebut, sama juga dengan BPKB," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ajun Komisaris Ari Cahya Nugraha kepada Kompas.com, Rabu (18/3/2015).

Garis air yang dimaksud merupakan benang pengaman yang sulit untuk dipalsukan. Biasanya, bentuk pengaman STNK yang palsu adalah cetakan, bukan jahitan.

"Bisa dilihat kok, hologram milik Polda dan Dispenda sangat terlihat sekali bedanya pada yang palsu," kata Ari. [Baca: Mudahnya Dokumen Palsu Kendaraan Bermotor Dibuat]

Selain itu, Ari juga mengatakan bahwa perbedaan selanjutnya ada pada bahan yang dipakai oleh pelaku. Menurut Ari, STNK dan BPKB asli tidak akan pudar jika terkena air.

"Kalau STNK kena air, enggak akan pudar. Kemudian, kalau BPKB palsu, fakturnya lebih tebal daripada yang asli," ujarnya.

Supaya lebih jelas, Ari menyarankan masyarakat untuk melakukan pengecekan ke kantor polisi guna mendapat keterangan lebih lanjut. Selain itu, ia juga mengimbau untuk tidak tergiur dengan biaya murah dalam pembuatan STNK dan BPKB.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Artis Rio Reifan yang Berkali-kali Terjerat Narkoba, Ditangkap 4 Kali dalam Kurun 6 Tahun

Artis Rio Reifan yang Berkali-kali Terjerat Narkoba, Ditangkap 4 Kali dalam Kurun 6 Tahun

Megapolitan
Anies Pastikan Kebutuhan Warga Korban Kebakaran Taman Sari Terpenuhi

Anies Pastikan Kebutuhan Warga Korban Kebakaran Taman Sari Terpenuhi

Megapolitan
MRT Jakarta Teken Kontrak Proyek Fase 2A Bundaran HI-Kota Senilai Rp 4,6 Triliun

MRT Jakarta Teken Kontrak Proyek Fase 2A Bundaran HI-Kota Senilai Rp 4,6 Triliun

Megapolitan
Tepergok Curi Motor di Pinggir Jalan, Dua Manusia Silver Ditangkap

Tepergok Curi Motor di Pinggir Jalan, Dua Manusia Silver Ditangkap

Megapolitan
Update 20 April: 1.488 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Wisma Atlet

Update 20 April: 1.488 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Wisma Atlet

Megapolitan
Antrean Warga Membeludak, Satpol PP Bubarkan Pembagian BLT UMKM di Kota Bogor

Antrean Warga Membeludak, Satpol PP Bubarkan Pembagian BLT UMKM di Kota Bogor

Megapolitan
Korban Kebakaran Taman Sari Berharap Bantuan Pemerintah untuk Bangun Kembali Rumah

Korban Kebakaran Taman Sari Berharap Bantuan Pemerintah untuk Bangun Kembali Rumah

Megapolitan
Polisi Bantah Isu Kebakaran di Taman Sari Dipicu Pertengkaran Suami Istri

Polisi Bantah Isu Kebakaran di Taman Sari Dipicu Pertengkaran Suami Istri

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bekasi Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bekasi Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Depok Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Depok Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Jakarta Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Jakarta Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Tangerang Raya Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Tangerang Raya Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Perpaduan Islam dan Indonesia di Setiap Lekuk Masjid Istiqlal...

Perpaduan Islam dan Indonesia di Setiap Lekuk Masjid Istiqlal...

Megapolitan
Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Jogja Kelas Ekonomi Terbaru Tahun 2021

Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Jogja Kelas Ekonomi Terbaru Tahun 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X