DPRD Tayangkan Video Singkat Berisi Kumpulan Berita Ucapan Kasar Ahok

Kompas.com - 06/04/2015, 16:28 WIB
Cuplikan video wawancara Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dengan Kompas TV yang diperlihatkan dalam rapat paripurna penyampaian laporan panitia hak angket, di Gedung DPRD DKI, Senin (6/4/2015). Dalam video tersebut, Basuki sempat melontarkan kata-kata yang dianggap kasar. Kompas.com/Alsadad RudiCuplikan video wawancara Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dengan Kompas TV yang diperlihatkan dalam rapat paripurna penyampaian laporan panitia hak angket, di Gedung DPRD DKI, Senin (6/4/2015). Dalam video tersebut, Basuki sempat melontarkan kata-kata yang dianggap kasar.
Penulis Jessi Carina
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi membuka sidang paripurna pelaporan hasil penyelidikan angket terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Sebelum pembacaan laporan, DPRD DKI menayangkan video singkat terlebih dahulu.

"Sebelum kita mulai mari kita saksikan tayangan singkat tentang penyelidikan angket," ujar Prasetio di Gedung DPRD DKI, Senin (6/4/2015). Video singkat tersebut berisi cuplikan berita yang ada di media online, cetak, dan elektronik.

Berita-berita itu memiliki judul kutipan ucapan Ahok, sapaan Basuki yang memiliki makna kasar. Beberapa contoh judul berita yang ditayangkan adalah "Ahok : Jangan Bego Gitu Lho" dan "Ahok : Semuanya Di Sini Memang Berengsek".

Selain menayangkan judul berita online, video tersebut juga memuat cuplikan-cuplikan video yang berisi rekaman gambar Basuki yang sedang berucap kasar. Salah satunya adalah perseteruan Ahok dengan seorang nenek di Balai Kota.

Pantauan Kompas.com, tiap kali rekaman video tersebut menampilkan ucapan Basuki yang kasar, anggota DPRD tertawa terbahak-bahak dan bertepuk tangan.

Terakhir, dalam video tersebut juga menampilkan cuplikan wawancara Basuki dengan Aiman Witjaksono dalam program acara di Kompas TV.

Ketika itu, Basuki memang mengucapkan bahasa toilet. Anggota DPRD pun kembali bertepuk tangan setelah pemutaran video itu selesai.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Jaya Diminta Gelar Street Race untuk Pebalap Mobil Liar

Polda Metro Jaya Diminta Gelar Street Race untuk Pebalap Mobil Liar

Megapolitan
Ayu Thalia Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik terhadap Nicholas Sean Purnama

Ayu Thalia Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik terhadap Nicholas Sean Purnama

Megapolitan
Anies Klaim Banjir di Jakarta Cepat Surut, Faktanya Banjir Meluas dan Ratusan Orang Mengungsi

Anies Klaim Banjir di Jakarta Cepat Surut, Faktanya Banjir Meluas dan Ratusan Orang Mengungsi

Megapolitan
Pemkot Jaksel Bantah Ada PNS yang Terlibat dalam Pembongkaran Trotoar di Cilandak

Pemkot Jaksel Bantah Ada PNS yang Terlibat dalam Pembongkaran Trotoar di Cilandak

Megapolitan
Saksi dalam Sidang Munarman: Sebagian Orang yang Saya Transfer ke ISIS Itu Orang FPI

Saksi dalam Sidang Munarman: Sebagian Orang yang Saya Transfer ke ISIS Itu Orang FPI

Megapolitan
Pelaku Penusukan Anggota TNI AD Ditangkap di Tempat Kerja

Pelaku Penusukan Anggota TNI AD Ditangkap di Tempat Kerja

Megapolitan
Polda Metro Klaim Tak Ada Laporan Balap Liar Sejak Wacanakan Street Race

Polda Metro Klaim Tak Ada Laporan Balap Liar Sejak Wacanakan Street Race

Megapolitan
Terungkapnya Baiat ISIS yang Dihadiri Munarman di UIN Ciputat...

Terungkapnya Baiat ISIS yang Dihadiri Munarman di UIN Ciputat...

Megapolitan
Banjir di Jalan Prima Dalam Tegal Alur Tak Kunjung Surut, 85 Rumah Warga Terendam sejak Kemarin

Banjir di Jalan Prima Dalam Tegal Alur Tak Kunjung Surut, 85 Rumah Warga Terendam sejak Kemarin

Megapolitan
Sidak ke Zentrum, Bima Arya: Tak Ada Manfaatnya Tempat Ini!

Sidak ke Zentrum, Bima Arya: Tak Ada Manfaatnya Tempat Ini!

Megapolitan
Saksi Sebut Munarman Sempat Hendak Diusir dari Pembaiatan Anggota ISIS di UIN

Saksi Sebut Munarman Sempat Hendak Diusir dari Pembaiatan Anggota ISIS di UIN

Megapolitan
Sempat Melarikan Diri, Pelaku Utama Pengeroyokan Anggota TNI AD Ditangkap di Muara Baru

Sempat Melarikan Diri, Pelaku Utama Pengeroyokan Anggota TNI AD Ditangkap di Muara Baru

Megapolitan
Kadin DKI Jakarta Nilai Apindo Tak Perlu Gugat Anies soal Kenaikan UMP

Kadin DKI Jakarta Nilai Apindo Tak Perlu Gugat Anies soal Kenaikan UMP

Megapolitan
Tersangka Kasus Korupsi Damkar Depok Tak Kunjung Ditahan, Begini Perkembangan Kasusnya

Tersangka Kasus Korupsi Damkar Depok Tak Kunjung Ditahan, Begini Perkembangan Kasusnya

Megapolitan
Pemakaman di Cengkareng Langganan Banjir Selama 20 Tahun, Camat: Lokasi di Cekungan

Pemakaman di Cengkareng Langganan Banjir Selama 20 Tahun, Camat: Lokasi di Cekungan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.