Mahasiswa yang Tewas di Danau UI Bunuh Diri atau Dibunuh?

Kompas.com - 06/04/2015, 19:04 WIB

Kapolsek Beji Komisaris Gusti Ayu Supiati di lokasi penemuan mayat di Danau Kenanga, Universitas Indonesia, Depok. Kamis (26/3/2015). Kompas.com/Robertus Belarminus Kapolsek Beji Komisaris Gusti Ayu Supiati di lokasi penemuan mayat di Danau Kenanga, Universitas Indonesia, Depok. Kamis (26/3/2015).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga kini, motif tewasnya Akseyna Ahad Dori (19), mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia masih menjadi teka-teki. Sebab, ada dua dugaan terkait tewasnya pemuda asal Yogyakarta itu.

Kapolresta Depok Komisaris Besar Ahmad Subarkah mengatakan, ada dua dugaan kematian Akseyna, yakni bunuh diri atau dibunuh. Untuk memastikannya, hingga kini polisi masih mengumpulkan barang-barang bukti yang berkaitan dengan tewasnya Akseyna.

Polisi juga telah memeriksa 15 orang saksi. "Kami sudah periksa 15 orang yang terdiri dari teman-teman kampus, teman-teman kos, orangtua, serta orang yang menemukan jasadnya," ujar Ahmad di Mapolda Metro Jaya, Senin (6/4/2015).

Dugaan bunuh diri mencuat karena Akseyna meninggalkan sebuah surat yang berisi keterangan ia akan pergi jauh dan tidak perlu dicari. Ia juga meminta maaf dalam surat yang ditemukan di kamar indekosnya.

Sementara itu, polisi memiliki dugaan Akseyna dibunuh karena ditemukan sejumlah batu berukuran besar di tas yang ikut tenggelam bersama jasadnya.

Jika ia bunuh diri, cara itu dinilai terlalu aneh. Polisi pun, kata Ahmad, merencanakan gelar perkara pada malam ini. Tujuannya untuk menganalisis bukti-bukti yang sudah dikumpulkan.

"Jadi harap sabar, kami baru akan gelar perkara. Nanti kalau sudah menemukan titik cerah baru kami beri tahu. Penyelidikan membutuhkan waktu," tutur Ahmad.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, Akseyna merupakan mahasiswa yang dikenal pintar dan berprestasi. Namun, kata dia, Akseyna pendiam dan penyendiri.

Saat menginjak semester tiga, prestasi Akseyna dikabarkan menurun. "Namun ia dikenal baik dan tidak memiliki musuh," ucapnya.

Akseyna ditemukan tak bernyawa di Danau Kenanga, Balairung UI, Kamis (26/3/2015). Penemuan jasadnya yaitu sekitar pukul 09.00 WIB.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketahuan Hendak Jual Motor Kerabat, Seorang Pria Coba Kabur lalu Babak Belur Dihajar Massa

Ketahuan Hendak Jual Motor Kerabat, Seorang Pria Coba Kabur lalu Babak Belur Dihajar Massa

Megapolitan
Jasad Perempuan Ditemukan Mengambang di Kali di Jalan Daan Mogot

Jasad Perempuan Ditemukan Mengambang di Kali di Jalan Daan Mogot

Megapolitan
Kasus Pengancaman Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Tersangka Jerinx Sambangi Mapolda Metro Jaya

Kasus Pengancaman Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Tersangka Jerinx Sambangi Mapolda Metro Jaya

Megapolitan
Sidang Terorisme di PN Jaktim, Kubu Munarman Minta Digelar Offline

Sidang Terorisme di PN Jaktim, Kubu Munarman Minta Digelar Offline

Megapolitan
Duduk Perkara Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro, Pelakunya Polantas yang Dapat Laporan Warga Dibuntuti

Duduk Perkara Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro, Pelakunya Polantas yang Dapat Laporan Warga Dibuntuti

Megapolitan
Didesak Bubarkan Menwa, UPN Veteran Jakarta Minta Mahasiswa Buat Kajian Akademis

Didesak Bubarkan Menwa, UPN Veteran Jakarta Minta Mahasiswa Buat Kajian Akademis

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Izinkan Reuni 212 di Patung Kuda

Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Izinkan Reuni 212 di Patung Kuda

Megapolitan
Syarat Terbaru Keluar Masuk Jakarta Saat PPKM Level 2 dan Nataru

Syarat Terbaru Keluar Masuk Jakarta Saat PPKM Level 2 dan Nataru

Megapolitan
Akan Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta, Panitia: Tidak Perlu Izin Polisi

Akan Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta, Panitia: Tidak Perlu Izin Polisi

Megapolitan
Pemkot Jaktim Bakal Lanjutkan Penataan RW Kumuh Tahun Depan

Pemkot Jaktim Bakal Lanjutkan Penataan RW Kumuh Tahun Depan

Megapolitan
Aturan Terbaru Makan di Warteg hingga Restoran di Jakarta Saat PPKM Level 2

Aturan Terbaru Makan di Warteg hingga Restoran di Jakarta Saat PPKM Level 2

Megapolitan
Pemprov DKI Larang Pegawai Cuti dan Keluar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Pemprov DKI Larang Pegawai Cuti dan Keluar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Megapolitan
Panitia: Reuni 212 Digelar di Dua Tempat, di Patung Kuda Jakarta lalu Lanjut di Sentul

Panitia: Reuni 212 Digelar di Dua Tempat, di Patung Kuda Jakarta lalu Lanjut di Sentul

Megapolitan
Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Depok Meningkat, Ini yang Dilakukan Pemkot

Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Depok Meningkat, Ini yang Dilakukan Pemkot

Megapolitan
Kasus Wafatnya Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa: Diduga Kelelahan, Kegiatan Tak Berizin

Kasus Wafatnya Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa: Diduga Kelelahan, Kegiatan Tak Berizin

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.