Pengadaan Bus Transjakarta, Udar Pristono Dijerat Tiga Dakwaan

Kompas.com - 13/04/2015, 19:18 WIB
Mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (13/4/2015). Ambaranie Nadia K.MMantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (13/4/2015).
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Udar Pristono dijerat tiga dakwaan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bus transjakarta tahun anggaran 2012-2013. Dalam proyek ini, Udar merupakan pengguna anggaran pada Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Dalam dakwaan pertama, Pristono diduga bersama-sama melakukan korupsi dengan kuasa pengguna anggaran sekaligus pejabat pembuat komitmen (PPK) tahun 2012 Hasbi Hasibuan, Ketua Panitia Pengadaan armada bus transjakarta Gusti Ngurah Wirawan, dan Direktur PT Saptaguna Daya Prima bernama Gunawan selaku penyedia transjakarta.

Selain itu ada juga Direktur Pusat Teknologi Industri dan Sistem Transportasi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Prawoto, kuasa pengguna anggaran sekaligus PPK Dishub tahun 2013 Drajad Adhyaksa, Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Bidang Konstruksi I Dishub DKI Jakarta tahun 2013 Setiyo Tuhu, Direktur Utama PT Korindo Motors Chen Chong Kyeong, Dirut PT Mobilindo Armada Cemerlang Budi Susanto, dan Direktur PT Ifani Dewi Agus Sudiarso.

Berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah Dishub DKI Jakarta tahun 2012, anggaran untuk pengadaan bus transjakarta sebesar Rp 152 miliar. Kemudian, diubah berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran menjadi Rp 137 miliar.

Dalam dakwaan, Udar disebut menerima hasil pekerjaan perencanaan pengadaan Transjakarta Paket I dan II dari tim BPPT dan menyerahkannya kepada Hasbi selaku PPK.

"Udar menyerahkan tanpa memberikan petunjuk untuk dikaji ulang, padahal Udar mengetahui yang berwenang membuat dan menyusun spesifikasi, HPS, serta dokumen pengadaan oleh PPK yaitu Hasbi," ujar Jaksa Victor Antonius di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (13/4/2015).

Victor mengatakan, pada tanggal 14 Mei 2012 dilakukan lelang pengadaan bus transjakarta paket I sebanyak 18 unit. Kemudian dilakukan lagi pelelangan pengadaan transjakarta Paket II sebanyak 18 unit yang pada akhirnya dimenangkan oleh PT Saptaguna Daya Prima.

Meskipun 18 unit bus transjakarta yang disediakan PT Saptaguna Daya Prima tidak memenuhi spesifikasi teknis, Pristono tetap menyetujui melakukan pembayaran lunas sebesar Rp 59.876.500.000.

Namun, terdapat selisih antara pembayaran yang diterima perusahaan tersebut dengan realisasi biaya untuk pengadaan bus transjakarta sebesar Rp 8.573.454.000. Sementara itu, dalam pengadaan transjakarta tahun 2013, Udar dianggap merugikan keuangan negara sebesar Rp 392 miliar.

Sama seperti yang dilakukan dalam pengadaan bus transjakarta tahun sebelumnya, Udar tetap menyetujui pembayaran sejumlah paket pengadaan meski pun ia mengetahui bahwa bus-bus tersebut tidak memenuhi spesifikasi teknis.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan

Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan

Megapolitan
Giring-Anies Saling Sindir, Pengamat: Hanya untuk Menyenangkan Masing-masing Pendukungnya

Giring-Anies Saling Sindir, Pengamat: Hanya untuk Menyenangkan Masing-masing Pendukungnya

Megapolitan
Apresiasi Kinerja KPK Tetapkan Rahmat Effendi Tersangka, Warga Bekasi Utara Cukur Gundul

Apresiasi Kinerja KPK Tetapkan Rahmat Effendi Tersangka, Warga Bekasi Utara Cukur Gundul

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Disarankan Terus Gencarkan Vaksinasi Booster Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Disarankan Terus Gencarkan Vaksinasi Booster Covid-19

Megapolitan
Antusiasnya Warga Kunjungi Alun-alun Depok dan Nasib Skatepark yang Dijadikan Perosotan

Antusiasnya Warga Kunjungi Alun-alun Depok dan Nasib Skatepark yang Dijadikan Perosotan

Megapolitan
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Saluran Air Kampung Tambun Bekasi

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Saluran Air Kampung Tambun Bekasi

Megapolitan
Pengendara Mobil Diteriaki Maling dan Dipukuli hingga Tewas di Cakung, padahal Bukan Pencuri

Pengendara Mobil Diteriaki Maling dan Dipukuli hingga Tewas di Cakung, padahal Bukan Pencuri

Megapolitan
Konvoi Mobil Mewah yang Berhenti di Tol untuk Berfoto Tidak Ditilang, Hanya Ditegur Polisi

Konvoi Mobil Mewah yang Berhenti di Tol untuk Berfoto Tidak Ditilang, Hanya Ditegur Polisi

Megapolitan
2 Pasien Omicron Meninggal Dunia, Dinkes DKI: Kita Tidak Boleh Anggap Enteng

2 Pasien Omicron Meninggal Dunia, Dinkes DKI: Kita Tidak Boleh Anggap Enteng

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Penularan Covid-19 di Sekolah Sedikit, Ahli: Pelacakannya Harus Cermat

Wagub DKI Sebut Penularan Covid-19 di Sekolah Sedikit, Ahli: Pelacakannya Harus Cermat

Megapolitan
Resmi, Street Race Kabupaten Bekasi di Meikarta Akan Digelar Februari

Resmi, Street Race Kabupaten Bekasi di Meikarta Akan Digelar Februari

Megapolitan
Konvoi Mobil Mewah Berhenti di Tol untuk Sesi Dokumentasi, Langsung Ditegur Polisi

Konvoi Mobil Mewah Berhenti di Tol untuk Sesi Dokumentasi, Langsung Ditegur Polisi

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan 2 Truk di Depan Balai Kartini yang Tewaskan 1 Sopir...

Kronologi Kecelakaan 2 Truk di Depan Balai Kartini yang Tewaskan 1 Sopir...

Megapolitan
Dua Orang Awak Angkut Bandara Asal China Diperiksa Usai Bawa Kargo Tanpa Pemberitahuan

Dua Orang Awak Angkut Bandara Asal China Diperiksa Usai Bawa Kargo Tanpa Pemberitahuan

Megapolitan
Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster di DKI Jakarta

Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster di DKI Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.