Anggota Denjaka yang Jatuh di Mabes TNI Dioperasi Siang Ini

Kompas.com - 17/04/2015, 11:23 WIB
Wakil Kepala Staf TNI AL (Wakasal), Laksmana Madya Widodo, saat membesuk Serma Ilyas Hasan, di RSPAD Gatot Subroto, Kamis (16/4/2015) malam. Tangguh Sipria Riang/Kompas.comWakil Kepala Staf TNI AL (Wakasal), Laksmana Madya Widodo, saat membesuk Serma Ilyas Hasan, di RSPAD Gatot Subroto, Kamis (16/4/2015) malam.
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota kesatuan elite antiteror TNI Angkatan Laut, Detasemen Jala Mangkara (Denjaka), Sersan Satu (MAR), Ilyas Hasan (28), akan menjalani operasi patah tulang, Jumat (17/4/2015) siang.

Ilyas mengalami kecelakaan saat melakukan atraksi menuruni Gedung Plaza Mabes TNI dengan seutas tali atau rappelling, Kamis (16/4/2015) pagi. "Siang ini (dioperasi). Habis Jumatan," ungkap Wakil Kepala Staf TNI AL Laksamana Madya Widodo melalui pesan singkat elektronik kepada Kompas.com, Jumat (16/4/2015).

Saat ini kondisi anggota Ilyas diketahui sudah membaik sejak pertama kali dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, Kamis siang. Ia dirawat di Instalasi Rawat Inap Bedah di lantai 6.

"Kondisinya (Ilyas) Alhamdulillah baik. Pokoknya aman terkendali dan siapa menjalani operasi," kata Widodo.

Sebelumnya, seorang tetangga Ilyas yang ditemui Kompas.com di RSPAD, Ana, mengatakan, luka Ilyas cukup parah. "Patahnya di bagian sebelah kiri semua. Kaki dan tangan sih yang saya lihat. Kepalanya juga sempat mengalami benturan, masih belum bisa ngomong," ungkapnya saat sedang menunggu istri korban di lorong lantai enam RSPAD, Kamis 916/4/2015) malam.

Kecelakaan yang menimpa Ilyas terjadi dalam rangkaian upacara pengukuhan Presiden Joko Widodo sebagai warga kehormatan pasukan khusus TNI di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/4/2015).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Begal Remaja di Depok Anggota Geng Motor, Mengaku Akan Balas Dendam Tawuran

7 Begal Remaja di Depok Anggota Geng Motor, Mengaku Akan Balas Dendam Tawuran

Megapolitan
Banjir Kembali Kepung Jakarta, Anies Kerahkan Tim Gabungan

Banjir Kembali Kepung Jakarta, Anies Kerahkan Tim Gabungan

Megapolitan
Siswa SMP dan SMK Jadi Tersangka Pembegalan di Depok

Siswa SMP dan SMK Jadi Tersangka Pembegalan di Depok

Megapolitan
Sejumlah Arus Lalin Dialihkan akibat Banjir Periuk Kota Tangerang

Sejumlah Arus Lalin Dialihkan akibat Banjir Periuk Kota Tangerang

Megapolitan
Wanita yang Tewas Tertabrak KRL Dekat Stasiun Cawang Teridentifikasi

Wanita yang Tewas Tertabrak KRL Dekat Stasiun Cawang Teridentifikasi

Megapolitan
Batan hingga Gegana Periksa Rumah di Batan Indah, Garis Peringatan Dipasang

Batan hingga Gegana Periksa Rumah di Batan Indah, Garis Peringatan Dipasang

Megapolitan
[VIDEO] Hari Kedua Jalan Cakung-Cilincing Terendam Banjir

[VIDEO] Hari Kedua Jalan Cakung-Cilincing Terendam Banjir

Megapolitan
Diguyur Hujan Sejak Pagi, Sejumlah Titik di Bogor Alami Tanah Longsor

Diguyur Hujan Sejak Pagi, Sejumlah Titik di Bogor Alami Tanah Longsor

Megapolitan
Jalan Cakung Cilincing Raya Masih Tenggelam, Hanya Truk yang Bisa Melintas

Jalan Cakung Cilincing Raya Masih Tenggelam, Hanya Truk yang Bisa Melintas

Megapolitan
Laptop, Komputer hingga Buku di Perpustakaan SMAN 10 Bekasi Rusak akibat Banjir

Laptop, Komputer hingga Buku di Perpustakaan SMAN 10 Bekasi Rusak akibat Banjir

Megapolitan
Ribuan Warga Terdampak Banjir di Periuk Tangerang

Ribuan Warga Terdampak Banjir di Periuk Tangerang

Megapolitan
7 Alat Medis di RSCM Terendam Banjir, Salah Satunya Alat Canggih Tomoterapi

7 Alat Medis di RSCM Terendam Banjir, Salah Satunya Alat Canggih Tomoterapi

Megapolitan
Kakek di Depok Diduga Cabuli 5 Bocah SD di Masjid

Kakek di Depok Diduga Cabuli 5 Bocah SD di Masjid

Megapolitan
Selain Bapeten, Pihak RSCM dan Kemenkes Turut Periksa Mesin di Ruang Radiologi yang Terendam Air

Selain Bapeten, Pihak RSCM dan Kemenkes Turut Periksa Mesin di Ruang Radiologi yang Terendam Air

Megapolitan
Cerita Tukang Gali Kubur di Bekasi, Lawan Takut Demi Hidupi Keluarga, Kini Bisa Cicil Rumah

Cerita Tukang Gali Kubur di Bekasi, Lawan Takut Demi Hidupi Keluarga, Kini Bisa Cicil Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X