Kompas.com - 17/04/2015, 16:01 WIB
Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (16/4). Dalam 10 tahun terakhir, Tebet tumbuh sebagai salah satu pusat kuliner dan bisnis. Hal ini memicu munculnya tempat-tempat usaha dan rumah kos berikut segala ekses sosialnya. KOMPAS/RADITYA HELABUMIKawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (16/4). Dalam 10 tahun terakhir, Tebet tumbuh sebagai salah satu pusat kuliner dan bisnis. Hal ini memicu munculnya tempat-tempat usaha dan rumah kos berikut segala ekses sosialnya.
EditorKistyarini
Oleh: DENTY PIAWAI NASTITIE

JAKARTA, KOMPAS - Dalam lima hingga sepuluh tahun terakhir, wilayah Tebet, Jakarta Selatan, berkembang dari daerah hunian menjadi pusat bisnis dan kuliner. Sejumlah kos-kosan, hotel, pusat perbelanjaan, rumah makan, salon, dan kafe tumbuh menjamur. Tebet belakangan menyita perhatian publik menyusul kasus kematian tragis Deudeuh Alfisahrin (27) di kamar kosnya.

Asisten Perekonomian Wali Kota Jakarta Selatan Ruslan menuturkan, Tebet berkembang sejak tahun 1960-an. Kala itu, pemerintah menyiapkan pembangunan Pesta Olahraga Negara-negara Berkembang atau Games of the New Emerging Forces (Ganefo) sebagai tandingan Olimpiade. Untuk menunjang perhelatan akbar itu, pemerintah membangun gedung olahraga dan perkampungan atlet di daerah Senayan. Saat itulah, penduduk Senayan dipindahkan ke Tebet.

Sebagai tempat pemukiman baru, pemerintah membangun rumah, jalan, taman, dan fasilitas umum lainnya. Meski pada awalnya banyak orang enggan tinggal di Tebet, kini daerah itu berkembang menjadi kawasan hunian, bisnis, dan pendidikan.

Kecamatan Tebet terdiri dari tujuh kelurahan, yaitu Tebet Barat, Tebet Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Manggarai, Manggarai Selatan, dan Menteng Dalam. Kecamatan ini tergolong strategis karena berbatasan dengan Sungai Ciliwung dan jalan raya, seperti Jalan MT Haryono dan Jalan Cassablanca. Selain itu, kecamatan ini juga berdekatan dengan Stasiun dan Terminal Terintegrasi Manggarai, Stasiun Tebet, dan Stasiun Cawang. Kemudahan akses itulah mendorong pesatnya perkembangan Tebet. Warga bisa dengan mudah naik angkutan umum dalam kota, bus transjakarta, atau kereta rel listrik.

Pengurus Lembaga Musyawarah Kelurahan Tebet Timur Jajang Yayat mengatakan, daerah tempat tinggalnya berkembang dalam 5-10 tahun terakhir. Perkembangan itu dipicu hadirnya gedung-gedung pencakar langit, seperti hotel, apartemen, dan mal di kawasan Kuningan, Kasablanka, Gatir Subroto-Saharjo, hingga Manggarai.

Sejumlah warga Ibu Kota kerap menjadikan Tebet sebagai meeting point. Mereka mengadakan pertemuan dengan teman atau rekan bisnis di kafe atau restoran yang bertebaran di sana. Berbagai sisi positif Tebet inilah yang mendorong banyak penduduk asal luar Kota Jakarta menyewa kamar kontrakan atau kos-kosan di wilayah Tebet untuk tempat tinggal.

Tebet kemudian menjadi tempat hunian warga dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, pelajar, mahasiswa, pekerja kantoran, termasuk pekerja seksual.

Deudeuh yang menjadi korban pembunuhan di kamar kosnya, Sabtu (11/4) malam lalu adalah salah satunya. Dia menghuni rumah kos di Tebet sejak tiga tahun lalu. Perempuan asal Pancoran Mas, Depok, ini menyewa kamar berukuran 3 x 4 meter seharga Rp 2 juta per bulan. Kamar itu dilengkapi pendingin udara, kamar mandi dalam, springbed, dan lemari.

Saat ditemukan, ibu satu anak ini dalam kondisi terjerat lehernya dengan kabel dan mulutnya tersumpal kaus kaki hitam. Empat hari setelah jenazah ditemukan, polisi menangkap pelaku pembunuhan itu. Dia adalah MPS (24), pria teman kencannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Jabalurrahmah, Tetap Berdiri Kokoh Diterjang Dahsyatnya Bencana Tanggul Situ Gintung Jebol

Masjid Jabalurrahmah, Tetap Berdiri Kokoh Diterjang Dahsyatnya Bencana Tanggul Situ Gintung Jebol

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 9 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 9 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya, Minggu 9 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya, Minggu 9 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 9 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 9 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 9 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 9 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 9 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 9 Mei 2021

Megapolitan
Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 3 Pasien Meninggal

Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 3 Pasien Meninggal

Megapolitan
Ada 732 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 24 Pasien Meninggal dalam Sehari

Ada 732 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 24 Pasien Meninggal dalam Sehari

Megapolitan
Viral 2 Pengemudi Ojek Online Masuk Tol Angke 1, Polisi: Ngakunya Tersasar, Sudah Ditilang

Viral 2 Pengemudi Ojek Online Masuk Tol Angke 1, Polisi: Ngakunya Tersasar, Sudah Ditilang

Megapolitan
Loloskan Kendaraan di Check Point Cikarang Barat, Polisi: Pasti Terjaring di Penyekatan Berikutnya

Loloskan Kendaraan di Check Point Cikarang Barat, Polisi: Pasti Terjaring di Penyekatan Berikutnya

Megapolitan
Nekat Mudik Naik Truk Pengangkut Motor, 10 Pemudik Terjaring Razia di GT Cikupa

Nekat Mudik Naik Truk Pengangkut Motor, 10 Pemudik Terjaring Razia di GT Cikupa

Megapolitan
Acara Kelulusan SMAN 81 di Balai Sudirman Dibubarkan Satpol PP, Panitia Diberi Teguran Tertulis

Acara Kelulusan SMAN 81 di Balai Sudirman Dibubarkan Satpol PP, Panitia Diberi Teguran Tertulis

Megapolitan
Polisi Gerebek Kampung Ambon Jakbar, 45 Orang Ditangkap, Senjata hingga Miras Diamankan

Polisi Gerebek Kampung Ambon Jakbar, 45 Orang Ditangkap, Senjata hingga Miras Diamankan

Megapolitan
Wakil Wali Kota Bogor Ingatkan Pengelola Mal Perketat Protokol Kesehatan Jelang Lebaran

Wakil Wali Kota Bogor Ingatkan Pengelola Mal Perketat Protokol Kesehatan Jelang Lebaran

Megapolitan
Bangunan TK di Cipete Selatan Terbakar, Diduga akibat Warga Bakar Sampah

Bangunan TK di Cipete Selatan Terbakar, Diduga akibat Warga Bakar Sampah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X