Kata Siswa SMAN 3 Setiabudi soal Kepala Sekolah yang "Keluyuran" Saat UN

Kompas.com - 20/04/2015, 15:33 WIB
Suasana SMAN 3 Jakarta sepi setelah siswa kelas X IPA bernama Padian, Kamis (3/7/2014) dini hari meniggal setelah mengikuti kegiatan pecinta alama Sabhawana. WARTA KOTA/WAHYU TRI LAKSONOSuasana SMAN 3 Jakarta sepi setelah siswa kelas X IPA bernama Padian, Kamis (3/7/2014) dini hari meniggal setelah mengikuti kegiatan pecinta alama Sabhawana.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketika ujian nasional (UN) berlangsung di SMA Negeri 3 Setiabudi, Jakarta Selatan, sang Kepala Sekolah, Retno Lestyarti, justru ditemukan "keluyuran" keluar sekolah. Lantas, apa tanggapan siswa sekolah tersebut?

Menurut para murid, Retno seharusnya tidak melakukan hal tersebut. Saat ujian, Retno, menurut mereka, seharusnya berada di sekolah untuk melakukan pendampingan.

"Seharusnya tugas dia kan di sini, perhatiin siswa di sini saat ujian. Menurut saya, memang dia enggak boleh keluar. Artinya, perbuatannya kurang tepat," kata murid kelas X berinisial H, kepada Kompas.com, di halaman sekolah, Senin (20/4/2015).

H mengatakan, kabar mengenai Retno "keluyuran" ini sudah diketahuinya dari media massa. Retno, lanjutnya, berkunjung ke SMAN 2, yang saat itu ada Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sedang memantau pelaksanaan UN.

"Saya baca dari berita jadi pas anak kelas XII UN, dia ke SMAN 2, di sana ada Presiden dan Ahok juga, jadi dia ke situ enggak tahu ngapain, yang saya tahu tentang itu," ujar H, sambil menambahkan bahwa perbuatan sang kepala sekolah tidak tepat.

D, siswa kelas X lainnya, juga mengungkapkan hal senada bahwa perbuatan kepala sekolahnya itu tidak tepat. "Enggak tepat tindakannya. Seharusnya jaga ngawas. Meninggalkan sekolah itu kalau ada keperluan sih enggak apa-apa," ujarnya. 

Sementara itu, mengenai kepemimpinan Retno, murid di sana mengatakan, belum banyak kebijakan yang terlihat menonjol. Hanya soal pemberlakuan jam tutup sekolah yang baru diluncurkan Retno.

"Jadi, sekarang jam pulang sekolahnya teratur. Kalau Senin sampai Rabu, pulang pukul 16.00. Kalau Kamis sampai Jumat, pulang pukul setengah lima (16.30). Kalau Sabtu, itu buat ekskul pukul 08.00 sampai pukul 12.00," ujar D.

Siswa lainnya mengatakan, Retno cukup tegas dan disiplin soal menghilangkan bullying di sekolah tersebut. Pada pidato upacara sekolah, misalnya, Retno meminta agar senior-senior di sekolah tersebut tidak melakukan bullyling terhadap adik kelasnya. Meski begitu, siswa jurusan IPA itu enggan mengomentari soal kinerja, apakah Retno baik atau tidak dalam memimpin. Sebab, Retno baru memimpin sekolah itu selama tiga bulan. Namun, ia ikut menyayangkan soal kasus "keluyuran" Retno tersebut.

"Sebenarnya sih sayang saja gitu, kenapa sebenarnya soal UN malah ngurusin sekolah lain," ujar siswa yang menolak disebutkan identitasnya itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Depok Melonjak, RS Diminta Siapkan Tambahan Tempat Tidur Perawatan

Kasus Covid-19 di Depok Melonjak, RS Diminta Siapkan Tambahan Tempat Tidur Perawatan

Megapolitan
Anies: Jangan Pernah Matikan Kritik

Anies: Jangan Pernah Matikan Kritik

Megapolitan
Kejaksaan Periksa 5 Saksi Kasus Dugaan Pemerasan oleh Pegawai Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta

Kejaksaan Periksa 5 Saksi Kasus Dugaan Pemerasan oleh Pegawai Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Empat Pelajar di Bekasi Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel Jaringan WiFi

Empat Pelajar di Bekasi Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel Jaringan WiFi

Megapolitan
Transjakarta Berikan Apresiasi ke Sopir Bus yang Berhasil Cegah Perempuan Bunuh Diri

Transjakarta Berikan Apresiasi ke Sopir Bus yang Berhasil Cegah Perempuan Bunuh Diri

Megapolitan
Penularan Covid-19 pada Anak Rendah Jadi Alasan Pemprov DKI Lanjutkan PTM 100 Persen

Penularan Covid-19 pada Anak Rendah Jadi Alasan Pemprov DKI Lanjutkan PTM 100 Persen

Megapolitan
Polisi Akan Selidiki Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Polisi Akan Selidiki Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Megapolitan
Sopir Transjakarta Selamatkan Warga yang Hendak Bunuh Diri di Jembatan Dua Jakarta Barat

Sopir Transjakarta Selamatkan Warga yang Hendak Bunuh Diri di Jembatan Dua Jakarta Barat

Megapolitan
Anies Baswedan Berharap Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Berskala Global

Anies Baswedan Berharap Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Berskala Global

Megapolitan
Banyak Pasien Covid-19 Tak Bergejala Berat, Wali Kota Tangerang: Vaksinasi Sangat Membantu

Banyak Pasien Covid-19 Tak Bergejala Berat, Wali Kota Tangerang: Vaksinasi Sangat Membantu

Megapolitan
Pesepeda Meninggal di Jalan Raya Pasar Minggu, Diduga Korban Tabrak Lari

Pesepeda Meninggal di Jalan Raya Pasar Minggu, Diduga Korban Tabrak Lari

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Daftar 21 Rumah Sakit Rujukan di Depok

Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Daftar 21 Rumah Sakit Rujukan di Depok

Megapolitan
Ruko di Cengkareng Kebakaran, 70 Personel Berupaya Padamkan Api

Ruko di Cengkareng Kebakaran, 70 Personel Berupaya Padamkan Api

Megapolitan
Polisi Minta Pedagang Tak Takut Melaporkan Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Polisi Minta Pedagang Tak Takut Melaporkan Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Megapolitan
Pedagang di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Kerap Ditarik Pungli oleh Preman

Pedagang di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Kerap Ditarik Pungli oleh Preman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.