Soal Pencairan APBD, Dua Pejabat DKI Berbeda dengan Ahok

Kompas.com - 20/04/2015, 15:52 WIB
Rapat input e-budgeting pembahasan bersama TAPD Pemprov dan Banggar DPRD, hasil dari evaluasi Kemendagri terhadap RAPBD DKI Jakarta 2015, di Balai Kota, Kamis (19/3/2015) Alsadad RudiRapat input e-budgeting pembahasan bersama TAPD Pemprov dan Banggar DPRD, hasil dari evaluasi Kemendagri terhadap RAPBD DKI Jakarta 2015, di Balai Kota, Kamis (19/3/2015)
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua pejabat DKI yang tergabung dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), yakni Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Heru Budi Hartono, mengungkapkan pandangan yang berbeda perihal pencairan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) DKI 2015.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memastikan APBD dicairkan pada Senin (20/4/2015) ini.

"Hari ini (APBD) sudah ditandatangani Pak Gubernur, perbal (proses administrasi) APBD-nya, dan hari ini selesai. Besok APBD-nya sudah bisa (cair). Lelang-lelang juga sudah bisa, totalnya Rp 69,286 triliun," kata Saefullah, di Balai Kota. 

Ada beberapa program yang dipangkas, yakni sosialisasi SKPD/UKPD, pengadaan tanah, hibah dan bantuan sosial (bansos), serta tunjangan kinerja daerah (TKD) dipangkas Rp 300 miliar. Sementara itu pemberian hibah dan bantuan keuangan ke daerah mitra tidak diubah alokasi anggarannya.

Tak hanya itu, program prioritas untuk Dinas Bina Marga, Tata Air, Kebersihan, Perumahan dan Gedung Pemda, Pendidikan, Kesehatan, juga tidak dipangkas. 

Berbeda dengan Saefullah, Heru mengatakan pencairan APBD baru dapat dilakukan pekan ini. Namun bukan esok hari, seperti yang Saefullah ungkap. Pada pukul 14.00 ini pihaknya menyelenggarakan rapat pembuatan perbal Pergub APBD 2015. Pasal per pasal dalam pergub itu akan kembali dibahas. Kemudian diteken oleh Gubernur dan Kemendagri.

"Misalnya pasal ini bunyinya begini, koreksinya begini, Biro Hukum paraf, masuk perbalnya ke Pak Gubernur, dia oke angkanya, eksekusi, dan jadilah Pergub. Mungkin butuh satu minggu untuk proses surat pencairan dana (SPD), uangnya sih sudah standby tinggal masing-masing unit (SKPD) ajukan SPD," kata Heru.

Sebelumnya, Basuki memastikan APBD DKI 2015 cair hari Senin ini (20/4/2015). Meskipun ia masih tak habis pikir mengapa Kemendagri mengesahkan pagu anggaran senilai Rp 69,286 triliun bukanlah Rp 72,9 triliun seperti yang tertera pada Rapergub APBD 2015. [Baca: APBD DKI Cair, Ahok Masih Saja Protes Kemendagri]

"Iya dong (hari ini cair), daripada saya ribut lagi, mendingan cair," kata Basuki.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

14 dari 47 Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi di RSD Stadion Patriot Sembuh

14 dari 47 Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi di RSD Stadion Patriot Sembuh

Megapolitan
Fraksi PKS Minta Perda Penanganan Covid-19 Memuat Standardisasi Kegiatan Selama PSBB

Fraksi PKS Minta Perda Penanganan Covid-19 Memuat Standardisasi Kegiatan Selama PSBB

Megapolitan
PSBB Bogor, Depok, Bekasi Diperpajang sampai 27 Oktober, Belum Singgung soal Pengetatan

PSBB Bogor, Depok, Bekasi Diperpajang sampai 27 Oktober, Belum Singgung soal Pengetatan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Acara Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Ade Irma Suryani Ditiadakan

Pandemi Covid-19, Acara Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Ade Irma Suryani Ditiadakan

Megapolitan
Mengenang Ahmad Yani, Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S

Mengenang Ahmad Yani, Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S

Megapolitan
Jelang Hari Kesaktian Pancasila, Bendera Setengah Tiang Dikibarkan di Kantor Wali Kota Jaksel

Jelang Hari Kesaktian Pancasila, Bendera Setengah Tiang Dikibarkan di Kantor Wali Kota Jaksel

Megapolitan
Cegah Kerumunan, Pemprov DKI Akan Dirikan Banyak Tenda Pengungsian jika Terjadi Banjir

Cegah Kerumunan, Pemprov DKI Akan Dirikan Banyak Tenda Pengungsian jika Terjadi Banjir

Megapolitan
Depok Curhat, Pemprov Jabar Minim Intervensi saat Kasus Covid-19 Melonjak di Bodebek

Depok Curhat, Pemprov Jabar Minim Intervensi saat Kasus Covid-19 Melonjak di Bodebek

Megapolitan
Pemilik Bimbel Jualan Pepes Ikan demi 400 Pengajarnya yang Dirumahkan

Pemilik Bimbel Jualan Pepes Ikan demi 400 Pengajarnya yang Dirumahkan

Megapolitan
Dokter yang Jadi Tersangka Praktik Aborsi Ilegal di Raden Saleh Meninggal

Dokter yang Jadi Tersangka Praktik Aborsi Ilegal di Raden Saleh Meninggal

Megapolitan
Walkot Sebut Satu Hotel di Bekasi Sudah Disetujui BNPB Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Walkot Sebut Satu Hotel di Bekasi Sudah Disetujui BNPB Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
5 Wilayah Jakarta Catat Kasus Kematian akibat Covid-19 Lebih dari 100 Orang, Ini Sebarannya

5 Wilayah Jakarta Catat Kasus Kematian akibat Covid-19 Lebih dari 100 Orang, Ini Sebarannya

Megapolitan
Sebelumnya Rp 32 Miliar, KPU Akan Koreksi Batas Maksimal Dana Kampanye Paslon Pilkada Tangsel

Sebelumnya Rp 32 Miliar, KPU Akan Koreksi Batas Maksimal Dana Kampanye Paslon Pilkada Tangsel

Megapolitan
Ridwan Kamil Mau Tinjau Langsung Penanganan Covid-19 Bodebek, Depok: Selama Ini Kami Tunggu-tunggu

Ridwan Kamil Mau Tinjau Langsung Penanganan Covid-19 Bodebek, Depok: Selama Ini Kami Tunggu-tunggu

Megapolitan
Benyamin-Pilar Setor Rp 526 Juta sebagai Dana Awal Kampanye Pilkada Tangsel

Benyamin-Pilar Setor Rp 526 Juta sebagai Dana Awal Kampanye Pilkada Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X