Kompas.com - 27/04/2015, 16:19 WIB
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Majelis hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menolak nota keberatan (eksepsi) mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono, yang didakwa melakukan korupsi dalam pengadaan bus transjakarta tahun 2012 dan 2013, menerima gratifikasi, serta melakukan pencucian uang.

"Memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan perkara atas nama Udar Pristono," kata Ketua Majelis Hakim Artha Theresia dalam sidang pada Senin (27/4/2015).

Majelis hakim yang terdiri atas Artha Theresia, Ibnu Basuki Wibowo, Sinung Hermawan, Anwar dan Joko Subagyo menilai dakwaan jaksa sudah memenuhi syarat formal.

"Dakwaan sudah memenuhi syarat formil dalam surat dakwaan, alasan eksepsi yang diajukan sudah masuk ke pokok perkara sehingga harus dipertimbangkan dalam alasan pokok perkara," kata Hakim Artha.

Udar didakwa melakukan tindak pidana korupsi dalam pengadaan bus Transjakarta periode 2012 dan 2013 sehingga merugikan keuangan negara hingga Rp63,9 miliar.

Jaksa juga mendakwa Udar menerima gratifikasi hingga Rp6,519 miliar dari sejumlah pihak termasuk perusahaan rekanan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Selain itu jaksa mendakwa Udar melakukan tindak pidana pencucian uang sejak 3 Januari 2011-4 Februari 2014.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Tangkap Penadah Curanmor di Tangerang, 2 Polisi dan 2 Warga Ditusuk Pelaku

Hendak Tangkap Penadah Curanmor di Tangerang, 2 Polisi dan 2 Warga Ditusuk Pelaku

Megapolitan
Jenis Kamar, Harga, dan Fasilitas di Alaspadu Cove Sky Cilandak, Indekos Dekat Stasiun MRT Cipete

Jenis Kamar, Harga, dan Fasilitas di Alaspadu Cove Sky Cilandak, Indekos Dekat Stasiun MRT Cipete

Megapolitan
Siswa Berkebutuhan Khusus Lompat dari Lantai 3 Gedung SMPN 52 Jakarta, Kepsek Pastikan Tak Ada Perundungan

Siswa Berkebutuhan Khusus Lompat dari Lantai 3 Gedung SMPN 52 Jakarta, Kepsek Pastikan Tak Ada Perundungan

Megapolitan
Selidiki Penembakan di Bank Swasta Kawasan Cengkareng, Polisi Periksa 4 Saksi

Selidiki Penembakan di Bank Swasta Kawasan Cengkareng, Polisi Periksa 4 Saksi

Megapolitan
Siswa SMPN 52 Jakarta Lompat dari Lantai 3 Gedung Sekolah, Kepalanya Bocor

Siswa SMPN 52 Jakarta Lompat dari Lantai 3 Gedung Sekolah, Kepalanya Bocor

Megapolitan
Maling Motor yang Tepergok Korbannya di Sanggar Senam Depok Jadi Tersangka

Maling Motor yang Tepergok Korbannya di Sanggar Senam Depok Jadi Tersangka

Megapolitan
Tarif Sewa dan Fasilitas Alaspadu Rukita Jack's House Melawai, Rumah Kos Dekat Stasiun MRT Blok M

Tarif Sewa dan Fasilitas Alaspadu Rukita Jack's House Melawai, Rumah Kos Dekat Stasiun MRT Blok M

Megapolitan
Suasana Rumah Pribadi Istri Ferdy Sambo Usai Ditetapkan sebagai Tersangka dalam Kasus Brigadir J

Suasana Rumah Pribadi Istri Ferdy Sambo Usai Ditetapkan sebagai Tersangka dalam Kasus Brigadir J

Megapolitan
Alaspadu Milik Pemprov DKI, Kos-kosan Strategis di Kawasan Stasiun MRT

Alaspadu Milik Pemprov DKI, Kos-kosan Strategis di Kawasan Stasiun MRT

Megapolitan
Bank Swasta di Cengkareng Diduga Diteror, 'Rolling Door' dan Kaca Ditembaki hingga Pecah

Bank Swasta di Cengkareng Diduga Diteror, "Rolling Door" dan Kaca Ditembaki hingga Pecah

Megapolitan
Jenis Kamar, Harga, dan Fasilitas di Alaspadu Kudus Menteng, Indekos di Kawasan TOD

Jenis Kamar, Harga, dan Fasilitas di Alaspadu Kudus Menteng, Indekos di Kawasan TOD

Megapolitan
Halte Transjakarta GBK Disebut Lebih Nyaman Setelah Direvitalisasi, Warga: Kalau Bisa Semua Halte Diperbaiki

Halte Transjakarta GBK Disebut Lebih Nyaman Setelah Direvitalisasi, Warga: Kalau Bisa Semua Halte Diperbaiki

Megapolitan
Pelaku yang Hendak Curi Motor di Sanggar Senam Depok Sempat Dikejar Warga Setelah Tepergok

Pelaku yang Hendak Curi Motor di Sanggar Senam Depok Sempat Dikejar Warga Setelah Tepergok

Megapolitan
Beda Alaspadu, Rumahpadu, dan Rusunawa yang Baru Diresmikan Anies

Beda Alaspadu, Rumahpadu, dan Rusunawa yang Baru Diresmikan Anies

Megapolitan
Pria Tewas Tenggelam di Kali Angke Tangerang, Polisi: Dia Bunuh Diri, Lompat dari Jembatan

Pria Tewas Tenggelam di Kali Angke Tangerang, Polisi: Dia Bunuh Diri, Lompat dari Jembatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.