Serikat Buruh Sambut "Car Free Day" Saat "May Day" bila...

Kompas.com - 29/04/2015, 14:55 WIB
Suasana demo buruh di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2014). KOMPAS.COM/UNO KARTIKASuasana demo buruh di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2014).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyambut baik rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akan menggelar hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di sepanjang Jalan Sudirman dan Bundaran HoteI Indonesia pada Hari Buruh, Jumat (1/5/2015) mendatang.

Namun, hingga Rabu (29/4/2015) ini, KSPI belum menerima penjelasan langsung dari Pemprov terkait rencana tersebut.

"Kita belum tahu pasti kejelasan CFD yang akan dilakukan itu seperti apa. Belum ada penjelasan resminya yang kami terima. Jadi, rencana long march kami tidak berpatokan dengan ada atau tidaknya CFD," kata Sekretaris Jenderal KSPI Muhammad Rusdi saat ditemui Kompas.com pada Rabu siang di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut Rusdi, rencana Ahok, sapaan Basuki, itu akan diterima para buruh jika terbukti membantu kelancaran aksi mereka di Jakarta pada Jumat nanti. [Baca: "Car Free Day" Saat Hari Buruh Berlangsung Pukul 06.00-13.00]

Sebaliknya, mereka akan mengecam Ahok jika pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor saat May Day justru membuat aksi mereka berantakan.

"Kami sambut baik kalau memang untuk membantu aksi kami. Tetapi, kami mengecam kalau CFD dijadikan sebagai penghambat aksi kami. Kalau CFD kayak biasa kan bakal orang di luar massa kami yang ikut beraktivitas di sepanjang Jalan Sudirman-HI. Itu kan bisa menghalangi kami masuk ke jalan yang telah direncanakan," ucap Rusdi.

Dia menjelaskan, rencananya para buruh akan dikumpulkan di kawasan Bundaran HI mulai pukul 07.30 WIB hingga pukul 10.00 WIB.

Setelah berkumpul, mereka akan bergerak ke Istana Negara di kawasan Jalan Veteran, Jakarta Pusat. Rusdi memperkirakan akan ada 150.000 buruh yang datang dari berbagai kota di Jakarta dan Jawa Barat untuk mengikuti aksi itu.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies: Isolasi Mandiri Bisa Dilakukan Sendiri atau Lewat Fasilitas Pemerintah

Anies: Isolasi Mandiri Bisa Dilakukan Sendiri atau Lewat Fasilitas Pemerintah

Megapolitan
Polisi Cekal dan Blokir KTP Cai Changpan yang Kabur dari Lapas Tangerang

Polisi Cekal dan Blokir KTP Cai Changpan yang Kabur dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Pesawat Kembali karena Gangguan Teknis, Lion Air Minta Maaf

Pesawat Kembali karena Gangguan Teknis, Lion Air Minta Maaf

Megapolitan
Wagub DKI: Jangan Hanya Lihat Penyebaran Kasus Covid-19, Lihat Juga Angka Kesembuhan

Wagub DKI: Jangan Hanya Lihat Penyebaran Kasus Covid-19, Lihat Juga Angka Kesembuhan

Megapolitan
Bisnis Gelap Lomba Lari Liar, Kucing-Kucingan dengan Polisi hingga Bongkar 'Rahasia Dapur'

Bisnis Gelap Lomba Lari Liar, Kucing-Kucingan dengan Polisi hingga Bongkar "Rahasia Dapur"

Megapolitan
Polisi Lengkapi Berkas Perkara Kasus Pesta Seks Sejenis di Apartemen

Polisi Lengkapi Berkas Perkara Kasus Pesta Seks Sejenis di Apartemen

Megapolitan
89 Persen Kelurahan di Depok Zona Merah, Ini Datanya

89 Persen Kelurahan di Depok Zona Merah, Ini Datanya

Megapolitan
Tersisa 22 Persen Tempat Tidur Isolasi dan 19 Persen Tempat Tidur ICU bagi Pasien Covid-19 di Jakarta

Tersisa 22 Persen Tempat Tidur Isolasi dan 19 Persen Tempat Tidur ICU bagi Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Bahaya di Balik Manisnya Bola-bola Boba | Kabur dari Lapas, Cai Changpan Sempat ke Rumahnya

[POPULER JABODETABEK] Bahaya di Balik Manisnya Bola-bola Boba | Kabur dari Lapas, Cai Changpan Sempat ke Rumahnya

Megapolitan
Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Megapolitan
Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Megapolitan
Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X