Keluarga Anggap Musibah, Kasus Bocah Tersedot Pipa Kolam Renang Tak Dilanjutkan

Kompas.com - 30/04/2015, 14:45 WIB
Saluran air kolam renang GOR Grogol Jakarta Barat Kahfi Dirga Cahya/KOMPAS.comSaluran air kolam renang GOR Grogol Jakarta Barat
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian menyatakan tidak melanjutkan kasus anak yang tewas tersedot pipa pengisian air kolam renang GOR Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Sebab, orangtua korban Abdul Latif (12) tidak membuat laporan polisi terkait kasus tersebut.

"Kasusnya tidak diteruskan karena tidak ada laporan polisi yang dibuat keluarga korban. Keluarga sudah menerima dan menganggap itu musibah," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren Ajun Komisaris Maryadi saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2015).

Maryadi menjelaskan, antara pihak pengelola dan keluarga korban sudah ada kesepakatan damai. Pihak pengelola, kata dia, membayar sejumlah uang duka dan santunan.

"Polisi sudah terima salinannya," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Humas Polres Jakarta Barat Komisaris Heru Julianto membenarkan hal tersebut.

Polisi juga menganjurkan pihak pengelola pasang pintu saluran air permanen. "Supaya tidak terulang lagi, pengelola harus memasang saluran air permanen," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Latif ditemukan tewas di gorong-gorong, Senin (27/4/2015) pada pukul 07.30, setelah tersedot mesin pengisian kolam di GOR Grogol Petamburan, Minggu (26/4/2015) kemarin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Polisi Tangkap Seorang Terduga Teroris di Depok yang Pernah Berkunjung ke Suriah

Megapolitan
Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Megapolitan
Video Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Video Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Megapolitan
Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Megapolitan
DPRD DKI Hapus Anggaran untuk Rehabilitasi Rumah Dinas Lurah

DPRD DKI Hapus Anggaran untuk Rehabilitasi Rumah Dinas Lurah

Megapolitan
Bantah Tebang Pilih, Kuasa Hukum Kemenag Klaim Akan Ratakan Seluruh Bangunan di Lahan Proyek UIII

Bantah Tebang Pilih, Kuasa Hukum Kemenag Klaim Akan Ratakan Seluruh Bangunan di Lahan Proyek UIII

Megapolitan
JPO Akan Dipasang Alat yang Menonaktifkan Skuter Listrik Secara Otomatis

JPO Akan Dipasang Alat yang Menonaktifkan Skuter Listrik Secara Otomatis

Megapolitan
Rumah Aparat Lolos Penertiban Lahan untuk UIII, Warga Minta Keadilan

Rumah Aparat Lolos Penertiban Lahan untuk UIII, Warga Minta Keadilan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Tolak Prioritaskan Pegawai Honorer dalam Pendaftaran CPNS

Pemkot Tangsel Tolak Prioritaskan Pegawai Honorer dalam Pendaftaran CPNS

Megapolitan
Penertiban Kampung Bulak, Warga: Bongkar Juga RS Sentra Medika!

Penertiban Kampung Bulak, Warga: Bongkar Juga RS Sentra Medika!

Megapolitan
Polemik Penebangan Pohon Angsana di Trotoar, Dianggap Rusak Drainase dan Diganti Tabebuya

Polemik Penebangan Pohon Angsana di Trotoar, Dianggap Rusak Drainase dan Diganti Tabebuya

Megapolitan
Pembuatan SKCK untuk CPNS di Polres Jakbar Naik Tiga Kali Lipat

Pembuatan SKCK untuk CPNS di Polres Jakbar Naik Tiga Kali Lipat

Megapolitan
220 Pelamar di Kota Bogor Sudah Mendaftar CPNS pada Hari Pertama

220 Pelamar di Kota Bogor Sudah Mendaftar CPNS pada Hari Pertama

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X