Massa Buruh Mulai Memenuhi Gelora Bung Karno

Kompas.com - 01/05/2015, 16:05 WIB
Puluhan bus yang ingin masuk ke Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta melalui pintu 5, sedikit terhambat, sehingga menyebabkan macet yang cukup panjang, Jumat (1/5/2015). Kompas.com/Tangguh Sipria RiangPuluhan bus yang ingin masuk ke Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta melalui pintu 5, sedikit terhambat, sehingga menyebabkan macet yang cukup panjang, Jumat (1/5/2015).
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan bus yang mengangkut para buruh berdatangan ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2015) sore. Tampak antrean panjang bus yang hendak memasuki stadion tersebut.

"Intensitas bus paling padat terpantau di pintu 5. Untungnya pas lagi libur, jadi antrean panjang pus yang akan masuk lewat pintu 5 tidak terlalu mengganggu pengguna jalan lain," kata Shariel, petugas keamanan GBK.

Pantauan Kompas.com, pengguna jalan di kawasan Sudirman, tepatnya di depan SUGBK, cukup lengang karena memang dilakukan penutupan di ruas jalan tersebut. Antrean panjang bus yang akan masuk melalui pintu lima, bahkan memakan dua lajur jalan di jalur cepat.

"Untuk acara May Day ini, ada empat pintu yang dibuka. Selain pintu 5, pintu lain yang dibuka adalah pintu 1, 7, dan 8," terang Shariel.

Sementara itu, beberapa bus sempat diminta mundur agar masuk lewat pintu satu yang berada di depan hotel atlet. Pasalnya, antrean bus via pintu lima masih belum bergerak masuk.

"Ayo, mundur aja, Pak. Mumpung kosong. Terus, terus," seru seorang memandu sopir bus untuk mundur.

Saat ini, ribuan buruh telah berkumpul di tribun SUGBK untuk mendengarkan aspirasi, deklarasi dan menikmati hiburan yang ada.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Megapolitan
Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contra Flow Diberlakukan di KM 47

Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contra Flow Diberlakukan di KM 47

Megapolitan
Ini Sketsa Wajah 2 Pelaku Penembakan Pengusaha di Kelapa Gading

Ini Sketsa Wajah 2 Pelaku Penembakan Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Mengenang Peristiwa Pembakaran Bekasi dari Tugu Perjuangan...

Mengenang Peristiwa Pembakaran Bekasi dari Tugu Perjuangan...

Megapolitan
Polisi Buat Sketsa Pembunuh Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi Buat Sketsa Pembunuh Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Tujuh Sumur Tua di Kranggan Resmi Dijadikan Cagar Budaya

Tujuh Sumur Tua di Kranggan Resmi Dijadikan Cagar Budaya

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21, Kasus Covid-19 di Bekasi Capai 703

UPDATE: Tambah 21, Kasus Covid-19 di Bekasi Capai 703

Megapolitan
Pemkot Depok Pastikan Tempat Tidur Bagi Pasien Covid-19 Masih Tersedia

Pemkot Depok Pastikan Tempat Tidur Bagi Pasien Covid-19 Masih Tersedia

Megapolitan
Giant Margo City Belum Ditetapkan Jadi Klaster Covid-19, Ini Sebabnya

Giant Margo City Belum Ditetapkan Jadi Klaster Covid-19, Ini Sebabnya

Megapolitan
Pegawai Positif Covid-19, Giant Extra Margo City Ditutup Sementara

Pegawai Positif Covid-19, Giant Extra Margo City Ditutup Sementara

Megapolitan
Kerinduan Idris Si Manusia Patung, Kenang Ramainya HUT RI di Kota Tua Sebelum Pandemi...

Kerinduan Idris Si Manusia Patung, Kenang Ramainya HUT RI di Kota Tua Sebelum Pandemi...

Megapolitan
Simak, Ini Prakiraan Cuaca BMKG di Jabodetabek 15 Agustus 2020

Simak, Ini Prakiraan Cuaca BMKG di Jabodetabek 15 Agustus 2020

Megapolitan
UPDATE 14 Agutstus: Bertambah 11, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 678

UPDATE 14 Agutstus: Bertambah 11, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 678

Megapolitan
Selain Bom Molotov, Polisi Sita Bendera Anarko dari Gerombolan yang Ingin Susupi Demo di DPR

Selain Bom Molotov, Polisi Sita Bendera Anarko dari Gerombolan yang Ingin Susupi Demo di DPR

Megapolitan
Alun-alun Bekasi Menyimpan Kisah Tuntutan Rakyat Pisahkan Diri dari Batavia

Alun-alun Bekasi Menyimpan Kisah Tuntutan Rakyat Pisahkan Diri dari Batavia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X