Ini Tuntutan BEM SI soal Pemerintahan Jokowi

Kompas.com - 20/05/2015, 11:29 WIB
BEM SI melakukan konferensi pers terkait unjuk rasa yang akan dilakukan besok, Kamis (21/5/2015). Kahfi Dirga Cahya/KOMPAS.comBEM SI melakukan konferensi pers terkait unjuk rasa yang akan dilakukan besok, Kamis (21/5/2015).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyampaikan pandangannya mengenai Pemerintah Indonesia di Bundaran Hotel Indonesia, Rabu (20/5/2015). Mereka menuntut pemerintah mencabut mekanisme bahan bakar minyak (BBM) yang mengikuti pasar bebas.

"Juga segera mencabut Blok Mahakam dan Freeport dari pihak asing dan dikembalikan lagi ke Pemerintah Indonesia," kata Presiden BEM SI Ahmad Hairudin Syam, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2015).

BEM SI menyebut aksi mekanisme BBM mengikuti pasar bebas merupakan bentuk liberalisasi, apalagi soal Blok Minyak dan Gas Bumi dikuasai asing yang semakin mencekik rakyat.

"Jokowi mengingkari dengan meneken Perpres 191 Tahun 2014 Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM," kata Ahmad.

Kendati demikian, BEM SI memaklumi belum ada perubahan signifikan dalam pemerintahan yang dipimpin Joko Widodo. Sebab, pemerintahan tersebut masih seumur jagung.

Meski menyampaikan tuntutannya kepada pemerintahan Jokowi, BEM SI memastikan mereka tidak melakukan unjuk rasa hari ini. Mereka akan melakukan unjuk rasa pada Kamis (21/5/2015), sesuai dengan momentum reformasi.

"Aksi hari ini hanya konferensi pers untuk aksi unjuk rasa besar-besaran besok sesuai dengan momentum reformasi," kata Ahmad.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gerindra Kini di Koalisi Jokowi, Cawagub DKI dari PKS Diyakini Bakal Terjungkal

Gerindra Kini di Koalisi Jokowi, Cawagub DKI dari PKS Diyakini Bakal Terjungkal

Megapolitan
Fraksi PSI: Kontraktor Revitalisasi Monas Kurang Meyakinkan

Fraksi PSI: Kontraktor Revitalisasi Monas Kurang Meyakinkan

Megapolitan
Warga Harapan Mulya Bekasi Kebanjiran karena Gorong-gorong Mampet

Warga Harapan Mulya Bekasi Kebanjiran karena Gorong-gorong Mampet

Megapolitan
Diduga Tersambar Kereta, Mayat Tergeletak Dekat Stasiun Taman Kota

Diduga Tersambar Kereta, Mayat Tergeletak Dekat Stasiun Taman Kota

Megapolitan
Dua Calon Baru Diajukan, DPRD Janji Kebut Pemilihan Wagub DKI

Dua Calon Baru Diajukan, DPRD Janji Kebut Pemilihan Wagub DKI

Megapolitan
Polisi Periksa Orangtua hingga Guru Siswi SMP yang Lompat dari Lantai 4 Sekolah

Polisi Periksa Orangtua hingga Guru Siswi SMP yang Lompat dari Lantai 4 Sekolah

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemilik Klinik Suntik Stem Cell Ilegal di Kebayoran Lama

Polisi Tangkap Pemilik Klinik Suntik Stem Cell Ilegal di Kebayoran Lama

Megapolitan
Gerindra dan PKS Serahkan Nama Dua Calon Wagub DKI ke Gubernur Anies

Gerindra dan PKS Serahkan Nama Dua Calon Wagub DKI ke Gubernur Anies

Megapolitan
Polisi Sebut Motor Pengemudi Ojol yang Dirampas 10 Debt Collector Belum Sampai di Gudang Leasing

Polisi Sebut Motor Pengemudi Ojol yang Dirampas 10 Debt Collector Belum Sampai di Gudang Leasing

Megapolitan
Hujan 3 Jam, Perumahan di Harapan Mulya Bekasi Kebanjiran

Hujan 3 Jam, Perumahan di Harapan Mulya Bekasi Kebanjiran

Megapolitan
Politisi Gerindra Riza Patria Siap Tinggalkan DPR jika Jadi Calon Wagub DKI

Politisi Gerindra Riza Patria Siap Tinggalkan DPR jika Jadi Calon Wagub DKI

Megapolitan
Kejar 10 Orang yang Rampas Motor Pengemudi Ojol, Polisi Libatkan Pihak Leasing

Kejar 10 Orang yang Rampas Motor Pengemudi Ojol, Polisi Libatkan Pihak Leasing

Megapolitan
Pelecehan Seksual di Jatinegara Terekam CCTV, Mondar-mandir Cari Mangsa di Gang Rawan Kriminal

Pelecehan Seksual di Jatinegara Terekam CCTV, Mondar-mandir Cari Mangsa di Gang Rawan Kriminal

Megapolitan
Ribet Banget Drama Gerindra dan PKS Pilih Wagub DKI

Ribet Banget Drama Gerindra dan PKS Pilih Wagub DKI

Megapolitan
Siwi Sidi Laporkan Akun @digeeembok, Polisi akan Periksa 11 Saksi Termasuk Staf Garuda Indonesia

Siwi Sidi Laporkan Akun @digeeembok, Polisi akan Periksa 11 Saksi Termasuk Staf Garuda Indonesia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X