Ada 329 Pedagang yang Ditempatkan di Lokasi Lenggang Jakarta

Kompas.com - 20/05/2015, 12:46 WIB
Program penertiban pedagang kaki lima (PKL) Monas Kompas.com/Kurnia Sari AzizaProgram penertiban pedagang kaki lima (PKL) Monas "Lenggang Jakarta". Program ini merupakan program CSR Rekso Group yang bekerjasama dengan Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Tim pelatihan pedagang Lenggang Jakarta menyatakan pelatihan terhadap para pedagang kuliner di lokasi tersebut berjalan dengan sukses. Sebab para pedagang sudah memiliki keterampilan memasak yang baik dan benar.

Bahkan para pedagang yang sebelumnya bukan berdagang makanan pun saat ini sudah dapat menyajikan makanan yang menarik.

"Yang sebelumnya jadi penjual kopi, sudah bisa masak nasi goreng yang enak. Yang tadinya menyewakan sepeda, sekarang sudah bisa masak soto tangkar," kata Ketua tim pelatihan Lenggang Jakarta, Diki Pracoyo saat ditemui di sela-sela kunjungan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di lokasi tersebut, Rabu (20/5/2015).

Menurut Diki, pelatihan terhadap para pedagang Lenggang Jakarta didanai oleh sejumlah pihak, mulai dari Rekso Group, Sosro, Bank Mandiri, Telkom, dan Bank DKI. Proses pelatihannya dilakukan sejak Desember 2014.

"Desember mulai tahapan training. Trainingnya dilakukan berkesinambungan. Jadi berkelanjutan secara terus menerus, traning seminggu, praktik seminggu, begitu terus sampai akhirnya mereka bisa," ujar Diki.

Lenggang Jakarta adalah lokasi binaan yang diperuntukan untuk pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Monas.

Ada sekitar 329 pedagang yang nantinya akan menempati lokasi tersebut, tidak hanya pedagang kuliner, tetapi juga pedagang souvenir.

Transaksi pembayaran di Lenggang Jakarta nantinya akan sepenuhnya menggunakan sistem non cash melalui kartu e-money.

Nantinya di semua kios pedagang di Lenggang Jakarta akan dilengkapi mesin electronic data capture (EDC). Untuk jam operasional, Lenggang Jakarta nantinya akan beroperasi dari pukul 06.00-23.00 pada hari biasa, dan 24 jam saat akhir pekan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Megapolitan
Video Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Video Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Megapolitan
Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Megapolitan
DPRD DKI Hapus Anggaran untuk Rehabilitasi Rumah Dinas Lurah

DPRD DKI Hapus Anggaran untuk Rehabilitasi Rumah Dinas Lurah

Megapolitan
Bantah Tebang Pilih, Kuasa Hukum Kemenag Klaim Akan Ratakan Seluruh Bangunan di Lahan Proyek UIII

Bantah Tebang Pilih, Kuasa Hukum Kemenag Klaim Akan Ratakan Seluruh Bangunan di Lahan Proyek UIII

Megapolitan
JPO Akan Dipasang Alat yang Menonaktifkan Skuter Listrik Secara Otomatis

JPO Akan Dipasang Alat yang Menonaktifkan Skuter Listrik Secara Otomatis

Megapolitan
Rumah Aparat Lolos Penertiban Lahan untuk UIII, Warga Minta Keadilan

Rumah Aparat Lolos Penertiban Lahan untuk UIII, Warga Minta Keadilan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Tolak Prioritaskan Pegawai Honorer dalam Pendaftaran CPNS

Pemkot Tangsel Tolak Prioritaskan Pegawai Honorer dalam Pendaftaran CPNS

Megapolitan
Penertiban Kampung Bulak, Warga: Bongkar Juga RS Sentra Medika!

Penertiban Kampung Bulak, Warga: Bongkar Juga RS Sentra Medika!

Megapolitan
Polemik Penebangan Pohon Angsana di Trotoar, Dianggap Rusak Drainase dan Diganti Tabebuya

Polemik Penebangan Pohon Angsana di Trotoar, Dianggap Rusak Drainase dan Diganti Tabebuya

Megapolitan
Pembuatan SKCK untuk CPNS di Polres Jakbar Naik Tiga Kali Lipat

Pembuatan SKCK untuk CPNS di Polres Jakbar Naik Tiga Kali Lipat

Megapolitan
220 Pelamar di Kota Bogor Sudah Mendaftar CPNS pada Hari Pertama

220 Pelamar di Kota Bogor Sudah Mendaftar CPNS pada Hari Pertama

Megapolitan
Diduga Mengantuk, Pengendara Motor Kecelakaan Tunggal di Klender

Diduga Mengantuk, Pengendara Motor Kecelakaan Tunggal di Klender

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X