Kompas.com - 20/05/2015, 14:02 WIB
Pengunjung memadati Plaza Fatahillah di Kawasan Kota Tua, Jakarta, Sabtu (16/5/2015). KOMPAS.COM/MENTARI CHAIRUNISAPengunjung memadati Plaza Fatahillah di Kawasan Kota Tua, Jakarta, Sabtu (16/5/2015).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Car free day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) rutin digelar di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, dari bulan Mei ini. Pelaksanaannya tidak sebanyak HBKB seperti di Bundaran HI dan sekitarnya.

HBKB di Kota Tua baru digelar satu kali dalam satu bulan. "Kita sekarang adakan hari bebas kendaraan bermotor di Kota Tua setiap hari Minggu di pekan ke dua tiap bulannya," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Barat Mirza Aryadi kepada Kompas.com, Rabu (20/5/2015).

Pada tanggal 17 Mei 2015 kemarin, telah digelar HBKB yang diisi dengan berbagai kegiatan dan dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Barat Anas Efendi.

Tujuan dari pelaksanaan HBKB di Kota Tua hampir sama dengan HBKB di tempat lain, yakni meningkatkan kualitas udara yang tingkat polusi udaranya tinggi pada hari-hari biasanya.

Dasar hukum yang digunakan untuk menggelar HBKB di Kota Tua yaitu Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara (Pasal 27) dan Peraturan Gubernur Nomor 119 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor.

Dalam Peraturan Gubernur itu disebutkan lima wilayah di Jakarta harus mengadakan HBKB. Di Jakarta Barat, yang memenuhi kriteria untuk melaksanakan HBKB adalah kawasan Kota Tua.

Kriteria yang dimaksud di antaranya berada di tempat pusat bisnis dan perkantoran, merupakan jalan utama dan dilalui oleh angkutan umum, serta dilewati angkutan umum berbahan bakar ramah lingkungan, yakni bus transjakarta dengan bahan bakar gas.

Dalam pelaksanaan HBKB 17 Mei 2015, Mirza bersama perwakilan Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah DKI Jakarta memantau kualitas udara menggunakan mobil pemantau menggunakan alat tertentu.

Hasilnya, tingkat kualitas udara jauh lebih baik dibanding saat banyak kendaraan yang beroperasi. Pelaksanaan HBKB di Kota Tua akan berlangsung sampai bulan Desember 2015.

Selama pelaksanaan HBKB, Pemerintah Kota Jakarta Barat akan terus memantau dan mengevaluasi hasil setiap minggunya.

Kegiatan HBKB ini akan diisi oleh berbagai kegiatan bermanfaat dari Dinas Olahraga dan Kepemudaan DKI dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI.

"Jamnya seperti biasa, dari pukul 06.00 WIB sampai jam 11.00 WIB," ucap Mirza. Adapun jalan yang ditutup selama pelaksanaan HBKB Kota Tua adalah Jalan Kali Besar Barat dan Kali Besar Timur serta Jalan Kunir.

Kantong-kantong parkir yang disediakan bagi masyarakat yang mau ke HBKB ada di gedung Bank BNI, Bank Mandiri, dan jalan di dekat Stasiun Beos.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disdik DKI Akan Lakukan Sosialisasi PPDB 2021 Pekan Ini

Disdik DKI Akan Lakukan Sosialisasi PPDB 2021 Pekan Ini

Megapolitan
Kisah Bintarti, Perempuan di Balik Perawatan Puluhan Ribu Taksi Blue Bird

Kisah Bintarti, Perempuan di Balik Perawatan Puluhan Ribu Taksi Blue Bird

Megapolitan
Wali Kota Pastikan Bioskop di Tangerang Akan Segera Kembali Dibuka

Wali Kota Pastikan Bioskop di Tangerang Akan Segera Kembali Dibuka

Megapolitan
Saksi Sebut Nus Kei Janji Temui John Kei Bahas Masalah Utang Rp 1 Miliar, tapi Tak Ditepati

Saksi Sebut Nus Kei Janji Temui John Kei Bahas Masalah Utang Rp 1 Miliar, tapi Tak Ditepati

Megapolitan
Petugas Perempuan KAI Peringati Hari Kartini, Pakai Kebaya hingga Bagi Bunga ke Penumpang

Petugas Perempuan KAI Peringati Hari Kartini, Pakai Kebaya hingga Bagi Bunga ke Penumpang

Megapolitan
Sidang Kasus Tes Usap Rizieq Shihab Dilanjutkan Rabu Pekan Depan, Agenda Pemeriksaan Saksi

Sidang Kasus Tes Usap Rizieq Shihab Dilanjutkan Rabu Pekan Depan, Agenda Pemeriksaan Saksi

Megapolitan
4 Kali Ditangkap karena Narkoba, Rio Reifan Tak Pernah Direhabilitasi

4 Kali Ditangkap karena Narkoba, Rio Reifan Tak Pernah Direhabilitasi

Megapolitan
Irene Iskandar: Olahraga Catur Bisa Jadi Karier Menjanjikan untuk Perempuan

Irene Iskandar: Olahraga Catur Bisa Jadi Karier Menjanjikan untuk Perempuan

Megapolitan
Rio Reifan: Saya Ingin Sembuh, Capek Seperti Ini Terus

Rio Reifan: Saya Ingin Sembuh, Capek Seperti Ini Terus

Megapolitan
Ungkap Alasan Pulang dari RS Ummi Lebih Cepat, Rizieq Shihab: Dirutnya Dipidanakan, Saya Malu

Ungkap Alasan Pulang dari RS Ummi Lebih Cepat, Rizieq Shihab: Dirutnya Dipidanakan, Saya Malu

Megapolitan
Polisi Akan Panggil Anak Anggota DPRD Bekasi yang Diduga Perkosa dan Jual Remaja

Polisi Akan Panggil Anak Anggota DPRD Bekasi yang Diduga Perkosa dan Jual Remaja

Megapolitan
Ibu yang Dianiaya Suami di Serpong Dilarang Bertemu Bayinya, KPAI: Pelanggaran Hak Anak

Ibu yang Dianiaya Suami di Serpong Dilarang Bertemu Bayinya, KPAI: Pelanggaran Hak Anak

Megapolitan
Anak John Kei Cerita Penggerebekan Polisi: Kayak Diserang, Didobrak, Dor, Dor, Dor...

Anak John Kei Cerita Penggerebekan Polisi: Kayak Diserang, Didobrak, Dor, Dor, Dor...

Megapolitan
Cerita Irene Sukandar Tanding Catur dari Pasar ke Pasar untuk Latih Mental

Cerita Irene Sukandar Tanding Catur dari Pasar ke Pasar untuk Latih Mental

Megapolitan
Polisi Masih Dalami Pemasok Narkoba ke Rio Reifan

Polisi Masih Dalami Pemasok Narkoba ke Rio Reifan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X