Kompas.com - 21/05/2015, 14:05 WIB
Surat Keputusan (SK) pemberhentian Retno Listyarti, telah diterima bagian Tata Usaha SMAN 13, Jakarta Utara, Senin (18/5/2015), meski belum ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan DKI, Arie Budhiman. Kompas.com/Tangguh SRSurat Keputusan (SK) pemberhentian Retno Listyarti, telah diterima bagian Tata Usaha SMAN 13, Jakarta Utara, Senin (18/5/2015), meski belum ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan DKI, Arie Budhiman.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Dinas Pendidikan DKI Arie Budiman membantah bahwa surat keputusan (SK) pemberhentian Retno Listyarti tanpa tanda tangannya. Arie mengaku telah menandatangani SK tersebut.

"Itulah salah satu hal yang sering dipelesetin. Yang namanya SK itu saya tanda tangani. Tapi di setiap SK ada yang namanya lampiran atau petikan," kata Arie saat ditemui di SMKN 56 Jakarta Utara (Jakut), Kamis (21/5/2015).

Khusus petikan SK, kata Arie, memang tidak diperlukan tanda tangan dirinya. Kepala dinas sifatnya hanya mengetahui tanpa harus ikut menandatangani petikan SK.

"Namanya petikan memang bukan saya yang menandatangani. Yang menandatangani kepala bidang SDM. Saya di situ hanya tertanda. Jadi, ketentuannya memang seperti itu," ujar Arie dengan nada meninggi.

Menurut Arie, Retno seharusnya tidak perlu menghebohkan SK tersebut. Sebab, tidak ada ketentuan seorang kadis harus memberikan tanda tangan pada lampiran SK.

"Istilahnya enggak pantas kalau sok heboh. Semuanya sudah sesuai prosedur, kok," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, SK pemberhentian Retno telah diterima bagian Tata Usaha SMAN 13, Jakarta Utara, Jumat (15/5/2015). Namun, dalam lampiran SK diketahui tanpa tanda tangan Kepala Disdik DKI Arie Budiman.

Pantauan Kompas.com, SK tertanggal 7 Mei 2015 Nomor 355 Tahun 2015 itu hanya ditandatangani Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (Kabid SDM) Disdik DKI Posma Marbun. Dalam kolom keterangan SK itu juga disebutkan bahwa tunjangan jabatan tambahan Retno diberhentikan, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ternyata, yang ditunjukkan itu hanya lampiran SK.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Bantah Twit yang Sebut 2 Orang Tewas Ditabrak Sopir Taksi Online Bukan Jambret

Polisi Bantah Twit yang Sebut 2 Orang Tewas Ditabrak Sopir Taksi Online Bukan Jambret

Megapolitan
Sejumlah Sekolah di Kota Tangerang Sempat Batalkan PTM Usai Temuan Kasus Covid-19

Sejumlah Sekolah di Kota Tangerang Sempat Batalkan PTM Usai Temuan Kasus Covid-19

Megapolitan
Kembali Belajar Daring, Kesehatan dan Keselamatan Siswa di Kota Tangerang Jadi Prioritas

Kembali Belajar Daring, Kesehatan dan Keselamatan Siswa di Kota Tangerang Jadi Prioritas

Megapolitan
Detik-detik Pramudi Transjakarta Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Gerak Cepat Usai Gagal Membujuk

Detik-detik Pramudi Transjakarta Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Gerak Cepat Usai Gagal Membujuk

Megapolitan
Wagub DKI: Bukan Menggampangkan, Bangun Sirkuit Formula E Bisa Cepat

Wagub DKI: Bukan Menggampangkan, Bangun Sirkuit Formula E Bisa Cepat

Megapolitan
Saat Pemprov DKI Sebut Gerebek Lumpur Sama dengan Normalisasi Sungai, 'Kenapa Harus Dibedakan?'

Saat Pemprov DKI Sebut Gerebek Lumpur Sama dengan Normalisasi Sungai, "Kenapa Harus Dibedakan?"

Megapolitan
Sarankan PTM 100 Persen di Jakarta Dihentikan, Epidemiolog: Lindungi Anak-anak Sebelum Terlambat

Sarankan PTM 100 Persen di Jakarta Dihentikan, Epidemiolog: Lindungi Anak-anak Sebelum Terlambat

Megapolitan
Menyusuri Vihara Bahtera Bhakti di Ancol, Ada Makam Muslim Tionghoa di Dalamnya

Menyusuri Vihara Bahtera Bhakti di Ancol, Ada Makam Muslim Tionghoa di Dalamnya

Megapolitan
Pemkot Jakbar Bakal Gelar Operasi Pasar, Antisipasi Kelangkaan Minyak Goreng Kemasan Murah

Pemkot Jakbar Bakal Gelar Operasi Pasar, Antisipasi Kelangkaan Minyak Goreng Kemasan Murah

Megapolitan
Ini Profil Pemilik Gedung Tertinggi di Indonesia, Sempat Jatuh Bangun di Industri Tekstil

Ini Profil Pemilik Gedung Tertinggi di Indonesia, Sempat Jatuh Bangun di Industri Tekstil

Megapolitan
Menengok Pencakar Langit Tertinggi di Indonesia, Autograph Tower Masuk Kategori “Supertall”

Menengok Pencakar Langit Tertinggi di Indonesia, Autograph Tower Masuk Kategori “Supertall”

Megapolitan
Satgas Depok Rekomendasikan PTM Dibagi 2 Sesi, Kapasitas Masing-masing 50 Persen

Satgas Depok Rekomendasikan PTM Dibagi 2 Sesi, Kapasitas Masing-masing 50 Persen

Megapolitan
Ada 93 Kasus Omicron di Jaksel, Terbanyak di Kebayoran Baru

Ada 93 Kasus Omicron di Jaksel, Terbanyak di Kebayoran Baru

Megapolitan
Detik-detik Aksi Heroik Sopir Transjakarta Selamatkan Perempuan yang Hendak Bunuh Diri

Detik-detik Aksi Heroik Sopir Transjakarta Selamatkan Perempuan yang Hendak Bunuh Diri

Megapolitan
Warga Dengar Suara Ledakan dalam Kebakaran di Sawah Baru

Warga Dengar Suara Ledakan dalam Kebakaran di Sawah Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.