Menteri Nasir Siap jika Ada Somasi dari STIE Adhy Niaga - Kompas.com

Menteri Nasir Siap jika Ada Somasi dari STIE Adhy Niaga

Kompas.com - 26/05/2015, 18:25 WIB
TRIBUN NEWS / DANY PERMANA Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M Nasir diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengaku siap jika pihak Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Adhy Niaga melakukan somasi terhadap dirinya. Ia pun malah mempersilakan perguruan tinggi tersebut untuk melakukan somasi terkait ketidakpuasan sidak yang dilakukan Kemenristek Dikti, Kamis (21/5) kemarin.

"Tentang somasi, silakan," kata Nasir di Kemenristek Dikti, Jakarta, Selasa (26/5/2015).

Nasir menyebut pihaknya sudah menyiapkan data-data terkait perguruan tinggi yang berada di Bekasi tersebut. Selain itu, dokumen pendukung lainnya juga sudah siap untuk menjawab rencana somasi dari STIE Adhy Niaga.

"Kami akan siapkan semua data dan dokumen terkait hal tersebut," ucap Nasir.

Sekarang ini, kata Nasir, pihaknya tengah membentuk tim audit khusus STIE Adhy Niaga. Tim yang berjumlah 7 orang tersebut sudah melakukan inspeksi lagi pada Senin (25/5) kemarin.

"Hari Jumat, kami lakukan inspeksi lagi, tapi kantornya tutup. Senin kemarin sudah jalan," kata Nasir.

Pihaknya juga memastikan status dari perguruan tinggi tersebut setelah melakukan audit. Rencananya audit akan dilakukan selama 3 - 4 hari. "Setelah audit 3-4 hari kita bisa putuskan," ucap Nasir.

Dalam sidak yang dilakukan Menteri Nasir, Kamis (21/5) kemarin di STIE Adhy Niaga, ditemukan beberapa kejanggalan, salah satunya pihak kampus tidak bisa memberikan data para mahasiswanya. Selain itu, sidak tersebut juga dilakukan karena ada laporan dari masyarakat yang menyebutkan mahasiswa STIE Adhy Niaga bisa mendapatkan ijazah tanpa harus menempuh kuliah.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorHindra Liauw

Terkini Lainnya

Pidato di Depan Ribuan Wisudawan Unpas, Sandiaga Berharap Lulusan Baru Ciptakan Lapangan Kerja

Pidato di Depan Ribuan Wisudawan Unpas, Sandiaga Berharap Lulusan Baru Ciptakan Lapangan Kerja

Regional
Sepasang Suami Istri di Kediri Berbagi Peran Mencuri

Sepasang Suami Istri di Kediri Berbagi Peran Mencuri

Regional
BNN Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu dan 30.000 Ekstasi dari Malaysia

BNN Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu dan 30.000 Ekstasi dari Malaysia

Nasional
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual saat KKN UGM: Viral Lewat Balairungpress, Tuntutan DO Pelaku, hingga Upaya Penyelesaian

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual saat KKN UGM: Viral Lewat Balairungpress, Tuntutan DO Pelaku, hingga Upaya Penyelesaian

Regional
Curhat PKL soal 'Skybridge', Senang Ada Lapak dan Takut Dagangan Sepi

Curhat PKL soal "Skybridge", Senang Ada Lapak dan Takut Dagangan Sepi

Megapolitan
Polisi Gerebek Pesta Mabuk Lem Anak-anak di Surabaya

Polisi Gerebek Pesta Mabuk Lem Anak-anak di Surabaya

Regional
Bawaslu: KPU Belum Terjun ke Sulteng untuk Perbaikan Daftar Pemilih

Bawaslu: KPU Belum Terjun ke Sulteng untuk Perbaikan Daftar Pemilih

Nasional
Pemprov Jabar Tetapkan Status Siaga Bencana Banjir dan Longsor

Pemprov Jabar Tetapkan Status Siaga Bencana Banjir dan Longsor

Regional
Korban Tewas akibat Pagar Tembok SD Tiba-tiba Roboh Jadi 2 Orang

Korban Tewas akibat Pagar Tembok SD Tiba-tiba Roboh Jadi 2 Orang

Regional
Kasus Suap Meikarta, 64 Orang Diperiksa sebagai Saksi

Kasus Suap Meikarta, 64 Orang Diperiksa sebagai Saksi

Regional
SEA Umumkan Penerima Beasiswa untuk Kembangkan Ekonomi Digital

SEA Umumkan Penerima Beasiswa untuk Kembangkan Ekonomi Digital

Edukasi
Wapres Kalla Minta Pembahasan RTRW Rehabilitasi Sulteng Pasca-bencana Dipercepat

Wapres Kalla Minta Pembahasan RTRW Rehabilitasi Sulteng Pasca-bencana Dipercepat

Nasional
Lewat eSIKLA, Pasien Tak Perlu Antre Lama untuk Berobat

Lewat eSIKLA, Pasien Tak Perlu Antre Lama untuk Berobat

Regional
Camat Menteng Usul PKL Sabang Direlokasi ke 'Park and Ride' Thamrin 10

Camat Menteng Usul PKL Sabang Direlokasi ke "Park and Ride" Thamrin 10

Megapolitan
Melania Trump Minta Wakil Penasihat Keamanan Nasional Dipecat

Melania Trump Minta Wakil Penasihat Keamanan Nasional Dipecat

Internasional

Close Ads X