Warga Bantaran Kali Ancol Pinangsia Histeris Lihat Rumahnya Diratakan - Kompas.com

Warga Bantaran Kali Ancol Pinangsia Histeris Lihat Rumahnya Diratakan

Kompas.com - 27/05/2015, 10:18 WIB
Kahfi Dirga Cahya/KOMPAS.com Salah seorang warga pingsan melihat rumahnya digusur di Jalan Kunir, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com — Ratusan warga yang tinggal bantaran Kali Ancol, Jalan Kunir, RT 04 RW 06, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, histeris saat melihat alat berat meratakan rumahnya.

Mereka tak kuasa menahan tangis dan berlari-lari kebingungan. Sambil menangis, mereka menyaksikan rumahnya digusur. Beberapa orang yang masih terlihat tegar tampak mencoba menenangkan warga lainnya.

Selain itu, salah seorang warga juga tampak jatuh pingsan. Ia langsung dibopong ke tempat yang aman untuk dilakukan pertolongan. Warga yang histeris kebanyakan dari perempuan. Selain itu, anak-anak juga tampak kebingungan melihat ibu mereka menangis.

"Ya ampun... habis sudah," kata salah seorang warga yang histeris.

Mereka menangis karena tidak memiliki tempat tinggal lagi. Selain itu, mereka menyebut tidak mendapat relokasi atau ganti rugi. "Enggak tahu lagi habis ini ke mana," ucap salah seorang warga sambil duduk di dekat barang-barangnya.


Pantauan Kompas.com, dua alat berat terus meratakan bangunan yang berada di bantaran Kali Ancol. Polisi dan Satpol PP yang berada di lokasi juga tampak masih menjaga penggusuran.

EditorKistyarini
Komentar

Terkini Lainnya

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional
Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Regional
Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Megapolitan
Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Internasional
Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Nasional
Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, 'Lu Lagi Lu Lagi'

Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, "Lu Lagi Lu Lagi"

Megapolitan

Close Ads X