Kompas.com - 29/05/2015, 11:51 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Kurnia Sari Aziza/Kompas.comGubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke taman di sepanjang Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Selasa (26/5/2015).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Proyek betonisasi sejumlah ruas jalan di Jakarta akan segera dimulai. Betonisasi dilakukan tidak hanya di lajur jalan reguler, tetapi juga lajur bus transjakarta.

Data di Dinas Bina Marga menyebutkan, sejumlah jalan yang akan dibeton meliputi Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Raya Abdul Muis, Jalan Majapahit, Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk, Jalan Kebon Jeruk di depan kantor RCTI, Jalan Cengkareng, Jalan Duren Sawit, Jalan Bekasi Timur, serta Jalan Cipinang Raya lajur Kanal Banjir Timur (KBT).

"Tahun ini kami akan tingkatkan sejumlah ruas jalan dan busway dari yang tadinya aspal menjadi beton. Betonisasi jalan dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan struktur base ruas jalan hingga memiliki tingkat kepadatan lebih tinggi," kata Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Yudi Febriyadi, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (29/5/2015).

Menurut Yudi, jalan-jalan yang akan dibeton adalah yang saat ini berada dalam kondisi rusak, baik yang hanya sekadar bergelombang maupun sudah dalam tahap berlubang. Kerusakan disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari terlalu sering menahan beban kendaraan berat hingga karena tergenang banjir.

"Di kawasan Cengkareng Green itu jalannya kan rusak setelah ada sheetpile (turap beton) di proyek Ciliwung-Cisadane. Itu yang akan kita beton dari Daan Mogot ke Pantai Indah Kapuk," jelas dia.

Yudi menjelaskan, betonisasi jalan akan menggunakan dua metode. Pembetonan lajur reguler akan menggunakan metode Cold Miling Recyling With Foam Bitumen (CMRFB), sedangkan pembetonan jalur bus transjakarta menggunakan speed create dari Holcim yang bersifat lentur dan cepat kering.

"Jalan biasa nanti akan kita kerok base-nya, lalu dibeton pakai metode CMRFB seperti di jalur pantura dan Jagorawi. Jadi base-nya kita buat tinggi, kepadatannya juga harus lebih dari 80 persen dari California Bearing Ratio (CBR)-nya supaya kuat," papar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sedangkan pembetonan lajur transjakarta kita pakai metode speed create dari Holcim. Jadi malam kita beton, paginya bisa langsung open traffic. Umur jalan bisa sampai 20 tahun. Jalannya juga akan lebih nyaman karena lebih lentur dan tidak keras seperti aspal," tutur Yudi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bakal Sediakan Arena Balap, Kapolda Metro: Pembalap Liar Akan Saya Fasilitasi, Bukan Dimusuhi

Bakal Sediakan Arena Balap, Kapolda Metro: Pembalap Liar Akan Saya Fasilitasi, Bukan Dimusuhi

Megapolitan
APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2022 Ditetapkan Rp 6,39 Triliun

APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2022 Ditetapkan Rp 6,39 Triliun

Megapolitan
Tutup Sumur Resapan di Lebak Bulus Ambles, padahal Baru Selesai Dibangun Bulan Lalu

Tutup Sumur Resapan di Lebak Bulus Ambles, padahal Baru Selesai Dibangun Bulan Lalu

Megapolitan
Polisi Pertimbangkan Penyakit Demensia Pengemudi Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR

Polisi Pertimbangkan Penyakit Demensia Pengemudi Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR

Megapolitan
PTM Terbatas di SMPN 2 Depok Kembali Digelar, Ini Protokol Kesehatannya

PTM Terbatas di SMPN 2 Depok Kembali Digelar, Ini Protokol Kesehatannya

Megapolitan
Jakarta Kembali Berstatus PPKM Level 2, Kapasitas Tempat Wisata Turun Drastis

Jakarta Kembali Berstatus PPKM Level 2, Kapasitas Tempat Wisata Turun Drastis

Megapolitan
Jakarta City 4.0, Kolaborasi Pemprov DKI dan Warga Tuntaskan Masalah Kota

Jakarta City 4.0, Kolaborasi Pemprov DKI dan Warga Tuntaskan Masalah Kota

Megapolitan
Satpol PP Depok Bongkar Bangunan Ilegal dan Tertibkan Parkir Liar di Kolong Flyover Arif Rahman Hakim

Satpol PP Depok Bongkar Bangunan Ilegal dan Tertibkan Parkir Liar di Kolong Flyover Arif Rahman Hakim

Megapolitan
Haikal Hassan: Jangan Berbondong-bondong ke Jakarta! Kalau Kasus Covid-19 Tinggi, Reuni 212 Disalahin...

Haikal Hassan: Jangan Berbondong-bondong ke Jakarta! Kalau Kasus Covid-19 Tinggi, Reuni 212 Disalahin...

Megapolitan
Besi Penutup Proyek Crossing di Pintu Air Jagakarsa Hilang

Besi Penutup Proyek Crossing di Pintu Air Jagakarsa Hilang

Megapolitan
Sopir Mercy yang Lawan Arah lalu Tabrak 2 Mobil di Tol JORR Ditetapkan Jadi Tersangka

Sopir Mercy yang Lawan Arah lalu Tabrak 2 Mobil di Tol JORR Ditetapkan Jadi Tersangka

Megapolitan
Turap Saluran di Jalan Pluit Sakti Raya Longsor, Perbaikan Ditargetkan Rampung dalam 2 Minggu

Turap Saluran di Jalan Pluit Sakti Raya Longsor, Perbaikan Ditargetkan Rampung dalam 2 Minggu

Megapolitan
Warga Joglo Bisa Setor Minyak Jelantah ke PKK RW, Tiap Liter Dihargai Rp 3.300

Warga Joglo Bisa Setor Minyak Jelantah ke PKK RW, Tiap Liter Dihargai Rp 3.300

Megapolitan
Wakil Wali Kota Depok Pertanyakan Data Kejaksaan soal Kenaikan Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak

Wakil Wali Kota Depok Pertanyakan Data Kejaksaan soal Kenaikan Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak

Megapolitan
Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat Revisi PP yang Bikin UMP Hanya Naik Sedikit

Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat Revisi PP yang Bikin UMP Hanya Naik Sedikit

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.