Ini Titik Rawan Tawuran di Jakarta

Kompas.com - 01/06/2015, 05:38 WIB
Tawuran warga di Jalan Tambak, Manggarai Jakarta Selatan, Minggu (30/11/2014) FATHUR ROCHMANTawuran warga di Jalan Tambak, Manggarai Jakarta Selatan, Minggu (30/11/2014)
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya mendata beberapa titik di DKI Jakarta yang rawan terjadi tawuran. Titik-titik itu tersebar di lima wilayah di Jakarta.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal mengatakan, kepolisian akan mengoptimalkan penjagaan di titik-titik tersebut. Bahkan menjelang berlangsungnya bulan Ramadan, polisi akan terus melakukan patroli besar-besaran untuk mengamankan situasi.

"Kami akan meningkatkan patroli besar di seluruh wilayah Jakarta," kata Iqbal, saat dihubungi, Minggu (31/5/2015).

Selain tindakan preventif seperti melakukan patroli, penjagaan situasi yang kondusif juga perlu dimulai dari tindakan preemptive (pencegahan). Sehingga, pengoptimalan fungsi tiga pilar harus tetap dilakukan.

"Kita utamakan tiga pilar seperti program unggulan dari Kapolda Metro Jaya. Tiga pilar itu adalah Babinkamtibnas, Babinsa dan Lurah," ujar Iqbal.

Pengoptimalan tiga pilar merupakan upaya pencegahan tindakan tawuran. Sebab, tiga pilar tersebut merupakan elemen yang terdekat dengan masyarakat.

Sehingga bisa langsung mengetahui masalah-masalah di masyarakat dan mencegah terciptanya konflik yang berlarut-larut.

Berikut titik-titik rawan tawuran di Jakarta:

Wilayah Jakarta Utara: Kali Baru dan Cilincing.

Wilayah Jakarta Pusat: Menteng Tenggulun.

Wilayah Jakarta Selatan: Manggarai, Pasar Rumput, dan Tebet.

Wilayah Jakarta Barat: Tambora.

Wilayah Jakarta Timur: Pasar Rebo dan Cawang.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

Megapolitan
Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

Megapolitan
Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Megapolitan
BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

Megapolitan
Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Megapolitan
Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Megapolitan
Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Megapolitan
Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Megapolitan
Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Megapolitan
Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Megapolitan
Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Megapolitan
Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Megapolitan
Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Megapolitan
Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X