Kompas.com - 01/06/2015, 12:03 WIB
Kondisi rumah kos yang pernah ditinggali mendiang Deudeuh Alfisahrin alias Tata Chubby di Jalan Tebet Utara I Rt 007/10, No 15C, Tebet, Jakarta Selatan, setelah dibongkar dan dijebol dindingnya, Minggu (31/5/2015). KOMPAS.com/Tangguh SRKondisi rumah kos yang pernah ditinggali mendiang Deudeuh Alfisahrin alias Tata Chubby di Jalan Tebet Utara I Rt 007/10, No 15C, Tebet, Jakarta Selatan, setelah dibongkar dan dijebol dindingnya, Minggu (31/5/2015).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas pemerintahan kota (Pemkot) Jakarta Selatan menyerahkan Surat Peringatan (SP) 2 terkait pembongkaran rumah kos yang pernah ditinggali mendiang Deudeuh Alfisahrin alias Tata Chubby di Jalan Tebet Utara I, Tebet, Jaksel, Senin (1/6/2015).

"Iya benar. Itu SP 2. SP 1 sudah diserahkan seminggu lalu," ujar Camat Tebet, Mahludin, saat dihubungi Kompas.com, Senin (1/6/2015).

Seorang pria berpakaian dinas PNS datang ke rumah kos yang populer dengan sebutan "Boarding House" tersebut, sekitar pukul 10.15 WIB. Petugas tersebut membawa sebuah map berwarna merah yang berisi SP 2 terkait pembongkaran bangunan. Petugas diterima penjaga kos yang diketahui bernama Ana.

Lima menit berselang, petugas meninggalkan rumah kos tersebut dan menolak memberikan keterangan. Sementara Ana terlihat langsung menggembok gerbang kos dan menghilang di balik lorong tanpa mengatakan sepatah kata pun.

Menurut Mahludin, petugas tersebut memang dari instansinya. Namun, SP yang diserahkan merupakan surat langsung dari Suku Dinas Tata Ruang Pemkot Jaksel.

"Petugasnya dari seksi penatakotaan kecamatan. Suratnya tanda tangan langsung dari Kasudin. Kita (kecamatan) hanya tembusan saja dan membantu menyampaikan," ujarnya.

Sejak kasus Alfi mencuat, Gubernur DKI Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama menginstruksikan pihak Pemkot untuk membongkar rumah kos berkedok prostitusi, khususnya "Boarding House".

Udin (16), salah satu penjaga warung kopi (warkop) di sebelah "Boarding House", mengakui jika pembongkaran sudah sejak enam hari terakhir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Terima 2.189 Permohonan SIKM, Lebih dari Setengahnya Ditolak

Pemprov DKI Terima 2.189 Permohonan SIKM, Lebih dari Setengahnya Ditolak

Megapolitan
Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa TNI di Jakarta Utara

Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa TNI di Jakarta Utara

Megapolitan
Kadisdik: PPDB DKI 2021 Jalur Prestasi Tidak Menggunakan Batas Usia

Kadisdik: PPDB DKI 2021 Jalur Prestasi Tidak Menggunakan Batas Usia

Megapolitan
Lebih dari Seribu Permohonan SIKM di Jakarta Ditolak Karena Alasan Ini

Lebih dari Seribu Permohonan SIKM di Jakarta Ditolak Karena Alasan Ini

Megapolitan
Hari Keempat Larangan Mudik, 100 Kendaraan Diputar Balik di Posko Penyekatan Kota Tangerang

Hari Keempat Larangan Mudik, 100 Kendaraan Diputar Balik di Posko Penyekatan Kota Tangerang

Megapolitan
Polisi Bubarkan Antrean Pengunjung Mal BTM Bogor yang Mengular hingga Jalan

Polisi Bubarkan Antrean Pengunjung Mal BTM Bogor yang Mengular hingga Jalan

Megapolitan
Cara Baru Penentuan Zonasi PPDB DKI Jakarta 2021, Ini Penjelasannya

Cara Baru Penentuan Zonasi PPDB DKI Jakarta 2021, Ini Penjelasannya

Megapolitan
Kodam Jaya Pastikan Kawal Proses Hukum Kasus Pengadangan Babinsa oleh Debt Collector

Kodam Jaya Pastikan Kawal Proses Hukum Kasus Pengadangan Babinsa oleh Debt Collector

Megapolitan
Jelang Lebaran, Ini Siasat Pemkot Jakpus Hadapi Lonjakan Pengunjung di Pasar Tanah Abang

Jelang Lebaran, Ini Siasat Pemkot Jakpus Hadapi Lonjakan Pengunjung di Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Mudik Lebaran Dilarang, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Drastis hingga 90 Persen

Mudik Lebaran Dilarang, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Drastis hingga 90 Persen

Megapolitan
Polisi Buru Satu Buronan Terkait Kepemilikan Senjata Api di Kampung Ambon

Polisi Buru Satu Buronan Terkait Kepemilikan Senjata Api di Kampung Ambon

Megapolitan
Penggerebekan Kampung Ambon, Polisi Telusuri Kepemilikan Senpi hingga Peran Para Tersangka

Penggerebekan Kampung Ambon, Polisi Telusuri Kepemilikan Senpi hingga Peran Para Tersangka

Megapolitan
DKI Jakarta Masuk Zona Oranye, Warga Berpotensi Tak Bisa Shalat Id di Masjid dan Lapangan

DKI Jakarta Masuk Zona Oranye, Warga Berpotensi Tak Bisa Shalat Id di Masjid dan Lapangan

Megapolitan
400 Rumah di Kapuk Muara Terbakar, Warga Diungsikan ke Lapangan Bola

400 Rumah di Kapuk Muara Terbakar, Warga Diungsikan ke Lapangan Bola

Megapolitan
Bertahan dari Kebijakan Larangan Mudik, Maskapai Penerbangan Banting Setir Jadi Angkutan Kargo

Bertahan dari Kebijakan Larangan Mudik, Maskapai Penerbangan Banting Setir Jadi Angkutan Kargo

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X