Polisi Bantah soal Artis SB Terkait Kasus Prostitusi

Kompas.com - 03/06/2015, 14:19 WIB
Kuasa Hukum Mucikari RA, Pieter Ell saat melakukan konferensi pers di Gokana Teppan, Jakarta, Selasa (2/6/2015). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaKuasa Hukum Mucikari RA, Pieter Ell saat melakukan konferensi pers di Gokana Teppan, Jakarta, Selasa (2/6/2015).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Aswin membantah keterangan mengenai inisial nama-nama artis yang dikeluarkan dari kuasa hukum mucikari RA, termasuk terkait artis berinisal SB.

"Itu kan cuma dugaan-dugaan yang berkembang di masyarakat. Sejauh ini tidak ada dari tim penyelidik mengenai itu. SB juga tidak ada jadwal (pemeriksaan)," kata Aswin di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu  (3/6/2015).

Aswin mengatakan, penyidik sudah memasuki tahap akhir penyelidikan kasus prostitusi tersebut. Berbagai keterangan dari saksi-saksi dan bukti-bukti yang dibutuhkan untuk membawa kasus itu ke pengadilan pun sudah diperoleh.

"Sejauh ini, berkas dinilai tim penyidik sudah cukup, belum perlu lagi (saksi). Dalam minggu ini akan dilimpahkan ke Kejari (Kejaksaan Negeri). Kalau dua saksi sudah dirasa cukup, mengapa harus memanggil semuanya," kata dia lagi.

Kasus prostitusi yang diduga melibatkan artis dan model ini terkuak pada Mei 2015 lalu. Saat itu, mucikari yang berinisial RA tertangkap tengah bertransaksi di salah satu hotel berbintang di kawasan Jakarta Selatan. Bersama RA, polisi juga menangkap seorang perempuan penjaja seks berinisial AA yang diduga bekerja sebagai artis.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Megapolitan
Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Megapolitan
Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Megapolitan
Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Megapolitan
Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Megapolitan
Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Megapolitan
Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Megapolitan
Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Megapolitan
Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

Megapolitan
Siap Jadi Wagub DKI, Nurmansjah Lubis: Pindahkan Bully-nya Bang Anies ke Ane

Siap Jadi Wagub DKI, Nurmansjah Lubis: Pindahkan Bully-nya Bang Anies ke Ane

Megapolitan
Meriahkan Imlek 2571, Bandara Soetta Bagi-bagi Angpau sampai Akhir Bulan

Meriahkan Imlek 2571, Bandara Soetta Bagi-bagi Angpau sampai Akhir Bulan

Megapolitan
Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Diperkirakan Kering Nanti Malam

Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Diperkirakan Kering Nanti Malam

Megapolitan
Cawagub DKI Riza Patria: Tidak Ada Lobi Khusus kepada Anggota DPRD

Cawagub DKI Riza Patria: Tidak Ada Lobi Khusus kepada Anggota DPRD

Megapolitan
Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Tersisa 1 Meter

Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Tersisa 1 Meter

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X